Proyek Roro Jonggrang, Ngabalin Klaim Pemerintah Bisa Bangun RS 3 Minggu

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Minggu, 08 Maret 2020 | 15:37 WIB
Proyek Roro Jonggrang, Ngabalin Klaim Pemerintah Bisa Bangun RS 3 Minggu
Kondisi rumah sakit di komplek Ex-Camp Vietnam di Pulau Galang Kota Batam Kepulauan Riau. [Antara/Naim]

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengklaim, pemerintah bisa segera menyelesaikan rumah sakit khusus penyakit menular termasuk virus corona Covid-19 di Pulau Galang, Provinsi Kepulauan Riau, dalam waktu kurang dari satu bulan.

Untuk diketahui, rencana pemerintah tersebut mirip seperti China yang membangun dua rumah sakit khusus virus corona di Wuhan, yang masing-masing hanya dalam jangka waktu dua minggu.

Keberhasilan pemerintah China membangun rumah sakit dalam waktu singkat bak dongeng Roro Jonggrang itu, banyak dikagumi negara lain.

 “Negara sebesar republik ini jangankan satu bulan, dua atau tiga pekan itu bisa dilakukan oleh negara,” kata Ngabalin dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2020).

Namun, lanjut dia, kebijakan membangun rumah sakit di Pulau Galang masih dalam pertimbangan dan baru akan dirapatkan pada pekan depan. Karenanya, pembangunan RS masih perlu menunggu hasil dari rapat.

"Jadi kalau umpamanya menghadapi corona, saya ingin mengatakan atas nama pemerintah, kita siap melakukan itu. Tinggal kita tunggu hari Rabu untuk kepastian apa yang diperintahkan presiden, termasuk salah satu yang diinginkan adalah di Pulau Galang itu,” kata Ngabalin.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan  Kebudayaaan Muhadjir Effendy mengungkapkan, Presiden Jokowi menginginkan rumah sakit khusus penyakit menular di Pulau Galang, Kepulauan Riau, siap pakai dalam waktu sebulan ke depan.

Muhadjir mengakui, keinginan itu bukan tak mungkin terwujud. Sebab, fasilitas RS yang juga bisa menampung pasien virus corona Covid-19 itu menggunakan gedung lama.

"(Rumah Sakit khusus di) Pulau Galang itu tak membangun ya. Mohon teman-teman dipastikan. Itu tak membangun, itu sudah ada, dan akan kami upgrade," kata Muhadjir di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

baca juga

Mantan Mendikbud itu menyebut, bangunan bakal RS penyakit menular itu sudah ada sejak tahun 1979.

Dulu, fasilitas itu dibangun untuk menampung pengungsi perang Vietnam. Kemudian, sejak 1996, fasilitas itu terbengkalai.

"Dulu adalah dipakai menampung pengungsi dari Vietnam, sehingga itu pulau yang sudah siap," kata dia.

Karenanya, kata dia, Presiden Jokowi dalam instruksinya meminta renovasi rumah sakit tersebut rampung dalam waktu satu bulan sehingga siap digunakan.

Muhadjir menuturkan Rumah sakit khusus  tersebut direnovasi untuk dijadikan alternatif untuk penanganan kasus virus corona selain di Pulau Natuna dan Pulau Sebaru.

"Presiden memberi pengarahan, kurang dari sebulan harus sudah siap digunakan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta 1 Bulan Siap Pakai, Ini Kondisi Bakal RS Khusus Pulau Galang

Jokowi Minta 1 Bulan Siap Pakai, Ini Kondisi Bakal RS Khusus Pulau Galang

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 20:52 WIB

Tampung Pasien Corona, Realisasi RS di Pulau Galang Ditargetkan 1 Bulan

Tampung Pasien Corona, Realisasi RS di Pulau Galang Ditargetkan 1 Bulan

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:19 WIB

Respons Virus Corona, Jokowi Ungkap Bangun RS Khusus di Pulau Galang

Respons Virus Corona, Jokowi Ungkap Bangun RS Khusus di Pulau Galang

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:06 WIB

Cerita Topi Putih, Ngabalin: Simbol Kebesaran Orang Tua dan Agama

Cerita Topi Putih, Ngabalin: Simbol Kebesaran Orang Tua dan Agama

News | Sabtu, 22 Februari 2020 | 19:37 WIB

Agama Musuh Besar Pancasila? MUI ke Ngabalin: Jangan Asal Comot Hadis

Agama Musuh Besar Pancasila? MUI ke Ngabalin: Jangan Asal Comot Hadis

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 11:18 WIB

Ribut Ucapan Kepala BPIP, Ngabalin: Muhammadiyah, NU, MUI Tak Tabayyun

Ribut Ucapan Kepala BPIP, Ngabalin: Muhammadiyah, NU, MUI Tak Tabayyun

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 08:22 WIB

Ngabalin Minta WNI Eks ISIS Setop Bebani Pemerintah dan 4 Populer Lainnya

Ngabalin Minta WNI Eks ISIS Setop Bebani Pemerintah dan 4 Populer Lainnya

News | Senin, 10 Februari 2020 | 06:35 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB