Nasdem Usulkan Ambang Batas Parlemen 7 Persen, PKS Tak Sepakat

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 10 Maret 2020 | 12:48 WIB
Nasdem Usulkan Ambang Batas Parlemen 7 Persen, PKS Tak Sepakat
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak sepakat atas usulan Partai Nasdem mengenai kenaikkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dari empat persen menjadi tujuh persen. Diketahui, usulan tersebut kemudian juga disepakati oleh Partai Golkar.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid menilai kenaikkan ambang batas parlemen menjadi tujuh persen masih terlalu tinggi.

"Kami setuju untuk dinaikkan, tetapi kalau tujuh persen akan terlalu banyak rakyat yang tidak terwakili sehingga wajar, dan kalau rakyat tidak terwakili. Nama DPR, Dewan Perwakilan Rakyat tidak jadi tepat, mengapa? Tidak terwakili karena akan terlalu banyak partai yang tidak mencapai. Jangankan tujuh persen, enam persen saja masih sulit," kata Hidayat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Sehingga nantinya akan banyak partai yang tidak lolos. Akibatnya keterwakilan masyarakat terhadap calon legislatifnya melalui masing-masing partai politik menjadi tidak maksimal.

"Kalau melihat fakta pemilu 2019 yang mencapai tujuh persen itu kan hanya tiga partai, selebihnya dibawah tujuh persen. Jadi menurut saya akan, dan menurut saya tiga dan empat partai itu belum mewakili realita tentang pengelompokan politik di masyarakat," kata Hidayat.

"Jadi menurut saya hendaknya para politikus juga bijak untuk menegaskan kembali bahwa wakil rakyat itu nanti adalah wakil rakyat, itu rakyat Indonesia itu terdiri dari begitu banyak pluralitasnya ragam suku, ragam budaya, ragam afiliasi politik, ragam ormas," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Ailangga Hartarto mengungkapkan adanya usulan dari Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh untuk menaikkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dari 4 persen menjadi 7 persen.

Hal itu disampaikan Airlangga usai melangsungkan pertemuan antara Partai Golkar dan Partai Nasdem di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

"Terkait undang-undang politik, terkait dengan parliamentary threshold ada usulan dari pak Surya bahwa parliamentary threshold 7 persen," ujar Arilangga di Kantor DPP Partai Golkar, Senin (9/3/2020).

baca juga

Airlangga mengatakan, Surya Paloh hanya sebatas mengusulkan kenaikkan ambang batas parlemen. Namun, untuk ambang batas presiden (presidential threshold) tetap 20 persen.

Kendati begitu, Airlangga mengatakan bahwa Partai Golkar sepakat dengan usulan Nasdem.

"Partai Golkar juga lihat ini suatu yang bagus dan Partai Golkar akan mendukung konsep tersebut dan juga terkait dengan presidential treshold yang tetap presidential threshold 20 persen dan ada tambahan usulan Pak Surya bahwa 7 persen ini berlaku secara nasional," kata Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasdem Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 7 Persen, Golkar?

Nasdem Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 7 Persen, Golkar?

News | Senin, 09 Maret 2020 | 18:04 WIB

PAN Kritisi Rekomendasi PDIP Soal Kenaikan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

PAN Kritisi Rekomendasi PDIP Soal Kenaikan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:58 WIB

Balas Sindiran OSO, Wiranto: Kesalahan Saya Tunjuk OSO Jadi Ketum

Balas Sindiran OSO, Wiranto: Kesalahan Saya Tunjuk OSO Jadi Ketum

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 14:59 WIB

Quick Count: 7 Partai Politik Tak Lolos Parlemen, PKPI Paling Buncit

Quick Count: 7 Partai Politik Tak Lolos Parlemen, PKPI Paling Buncit

News | Kamis, 18 April 2019 | 08:34 WIB

Tragis! Hanura Diprediksi Tak Lolos ke Parlemen karena Pecah

Tragis! Hanura Diprediksi Tak Lolos ke Parlemen karena Pecah

News | Kamis, 18 April 2019 | 07:06 WIB

Hanif Dhakiri Targetkan PKB Dapat 100 Kursi DPR dan 10 DPRD Kota Depok

Hanif Dhakiri Targetkan PKB Dapat 100 Kursi DPR dan 10 DPRD Kota Depok

Jabar | Jum'at, 12 April 2019 | 19:27 WIB

Survei Voxpol Center: Hanya Tujuh Parpol Lolos Parlemen

Survei Voxpol Center: Hanya Tujuh Parpol Lolos Parlemen

News | Selasa, 09 April 2019 | 17:30 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×