Tragis! Hanura Diprediksi Tak Lolos ke Parlemen karena Pecah

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 18 April 2019 | 07:06 WIB
Tragis! Hanura Diprediksi Tak Lolos ke Parlemen karena Pecah
Ratusan kader Partai Hanura melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor KPU Pusat, Jakarta, Kamis (20/12). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Partai bentukan Menteri Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Hanura diprediksi tak lolos masuk parlemen karena tak tembus parliamentary threshold. Ada 6 partai lainnya yang tak lolos parliamentary threshold.

Salah satunya lagi Partai Solidaritas Indonesia atau PSI. PSI mendapatkan suara sebanyak 2,14 persen. Ada lagi Berkarya 1,97 persen, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 2,75 persen, Partai Garuda 0,53 persen, Hanura 1,68 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) 1,03 persen, PKPI 0,27 persen.

"Berdasarkan hasil sementara hitung cepat Charta Politika hingga pukul 21.50 WIB, data yang masuk sudah mencapai persen 85,05 persen," ujar Direktur Riset Charta Politika Muslimin di Hotel Grandhika Iskandarsyah Jakarta, Rabu (18/4/2019) malam.

PDIP menjadi partai yang memperoleh suara terbanyak dengan 19,89 persen, diikuti Gerindra 12,66 persen, Golkar 11,05 persen, PKB 9,63 persen, dan PKS 9,01 persen. Kemudian Nasdem 7,84 persen, Demokrat 7,83 persen, PAN 6,96 persen, dan PPP 4,74 persen.

"Ritmenya sebaran data sudah cukup merata dan stabil sehingga kita bisa menyimpulkan walaupun data 85 persen agak susah pergeseran angka cukup signifikan," tutur Muslimin.

Dari hasil analisis Charta Politika, kemungkinan besar hanya sembilan partai yang bisa melenggang ke parlemen. Kondisi ini berbeda dibanding Pemilu 2014 yang mampu meloloskan 10 partai. Satu partai yang terlempar yakni Hanura.

"Hanura terpental. Bagaimana pun pecahnya Hanura sebagai partai yang belum mapan secara infrastruktur kemudian dilanda badai di internal, itu mengakibatkan Hanura secara infrastruktur hingga ke bawah tidak solid," ucapnya.

Sementara analisis bagi partai baru seperti PSI, Berkarya, Perindo, dan Partai Garuda serta PKPI belum bisa menggaet suara karena basis massa di akar rumput belum kuat.

Namun, hal yang patut diapresiasi, katanya, PSI, Perindo, kecuali Garuda mampu memperoleh suara hingga dua persen untuk seukuran partai baru.

baca juga

"Saya kira ini, misalnya, PSI sebagai partai anak muda, saya kira cukup menyedot suara walaupun di kalangan anak muda. Berkarya dan Perindo cukup signifikan karena dari hasil survei sebelumnya kurang dari satu persen," kata dia.

Perolehan mengejutkan juga dialami Gerindra. Charta Politika sebelumnya memprediksi partai besutan Prabowo Subianto ini mampu meraih suara 15 persen, tapi hanya mendapat 12,66 persen.

"Meskipun memilih Prabowo di Pilpres, tapi tidak untuk partai atau caleg. Polarisasinya ke PKS dan PAN," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi - Maruf Menang di Korea Utara, Prabowo - Sandi Cuma Dikasih 3 Suara

Jokowi - Maruf Menang di Korea Utara, Prabowo - Sandi Cuma Dikasih 3 Suara

News | Kamis, 18 April 2019 | 06:56 WIB

Jokowi - Maruf Menang Telak di Bulgaria, Makedonia Utara, dan Albania

Jokowi - Maruf Menang Telak di Bulgaria, Makedonia Utara, dan Albania

News | Kamis, 18 April 2019 | 06:50 WIB

Ini Peta Kekuatan Paslon Capres dan Cawapres Berdasar Quick Count

Ini Peta Kekuatan Paslon Capres dan Cawapres Berdasar Quick Count

News | Kamis, 18 April 2019 | 06:30 WIB

Di TPS Bekas Lokalisasi Dolly, Jokowi - Maruf Amin Menang Telak

Di TPS Bekas Lokalisasi Dolly, Jokowi - Maruf Amin Menang Telak

Jatim | Kamis, 18 April 2019 | 06:20 WIB

Di Rejang Lebong, Prabowo - Sandiaga Unggul di Sejumlah TPS

Di Rejang Lebong, Prabowo - Sandiaga Unggul di Sejumlah TPS

News | Kamis, 18 April 2019 | 04:30 WIB

Terkini

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×