Tompi Curhat: Gara-gara Bersin, Ada Ibu-ibu yang Menatap Kesal

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 10 Maret 2020 | 16:44 WIB
Tompi Curhat: Gara-gara Bersin, Ada Ibu-ibu yang Menatap Kesal
Tompi [Suara.com/Yuliani]

Suara.com - Virus corona Covid-19 dapat menular melalui droplet yang dihasilkan saat bersin dan batuk. Sehingga dianjurkan untuk memakai masker atau menutup mulut ketika bersin atau batuk.

Meskipun demikian, dalam situasi seperti ini tampaknya orang-orang telah menaruh curiga yang berlebihan terhadap orang yang batuk atau bersin.

Hal seperti itu dialami oleh Ahli bedah kulit, dr. Tompi. Ia menerima perlakuan tidak mengenakkan ketika sedang makan di restoran baru-baru ini.

Tompi tidak demam atau flu. Ia bersin karena bau merica yang menyengat.

Namun ibu-ibu yang ada di dekatnya langsung menatap dengan pandangan menghakimi.

Kejadian ini diceritakan dr. Tompi melalui cuitan yang diunggah ke akun Twitter priadinya, Selasa (10/3/2020).

"Semalam makan di resto, gue bersin dengan posisi menutup pakai tissue, karena emang gak tahan sama bau merica/yang nyengat-nyegat lain. No demam , no flu," cerita Tompi.

Ia melanjutkan, "Terus ada ibu-ibu di seberang meja sekitar 2-3 meter dari gue, melihat gue dengan tatapan KESEL dan menghukum. Pengen gue samperin terus teriakin: 'AMAN'".

Cerita Tompi saat bersin dan ditatap dengan pandangan kesal (twitter/@dr_tompi)
Cerita Tompi saat bersin dan ditatap dengan pandangan kesal (twitter/@dr_tompi)

Cerita dr. Tompi ini mendapatkan banyak respon warganet. Mereka memberikan lebih dari 1.400 likes dan 290 retweet di sana.

baca juga

Beberapa orang mengaku pernah mengalami hal yang sama. Seperti yang diungkapkan oleh pemilik akun Twitter @ajiWR berikut ini.

"I feel u Mas Tompi, hari Minggu kemarin juga ada di kondisi yang sama, saat bersin pun saya sudah menutup mulut dan hidung pakai tissue. Tapi dipandang dengan tatapan tajam sama ibu-ibu. Sekarang bersin kayak haram banget ya hahaha," tulisnya.

"Belum lama nganter ponakan berobat ke RS. Di lift saya bersin. Sontak orang sekeliling bergeser menjauh. Sambil curi-curi pandang," cerita @amettgood.

Sementara warganet lain merasa maklum dengan sikap ibu-ibu yang memandang dr. Tompi dengan tatapan kesal itu.

"Harap maklum dan bijak, karena situasi saat ini membuat orang sensi bahkan phobia kepada orang yang bersin dan batuk," tulis @yohnes49.

"Hahaha orang iIndonesia panik benar sama corona dok, coba buat video statement dong biar gak pada lebay," komentar @MerdianaMeigi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikarantina Karena Corona, Asmara Abigail Ungkap Kondisi Terkini Italia

Dikarantina Karena Corona, Asmara Abigail Ungkap Kondisi Terkini Italia

Entertainment | Selasa, 10 Maret 2020 | 16:15 WIB

Presiden Trump Dikabarkan Kena Corona Covid-19, Gedung Putih Angkat Bicara

Presiden Trump Dikabarkan Kena Corona Covid-19, Gedung Putih Angkat Bicara

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 16:09 WIB

Warga Depok Terinfeksi Virus Corona Tertekan, Takut Ditolak Tetangga

Warga Depok Terinfeksi Virus Corona Tertekan, Takut Ditolak Tetangga

Jabar | Selasa, 10 Maret 2020 | 15:57 WIB

2 Pasien Corona Dinyatakan Negatif, Tapi Masih Harus Diperiksa

2 Pasien Corona Dinyatakan Negatif, Tapi Masih Harus Diperiksa

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 15:44 WIB

Redam Epidemi Virus Corona, Irak Terima Bantuan China

Redam Epidemi Virus Corona, Irak Terima Bantuan China

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 15:48 WIB

Terkini

Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi

Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi

Bekaci | Kamis, 24 September 2026 | 11:44 WIB

Awas Konflik Agraria! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Percepatan Sertifikasi Lahan Sawah

Awas Konflik Agraria! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Percepatan Sertifikasi Lahan Sawah

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 11:44 WIB

Kenapa Sepatu Lari On Cloud Punya Sol Berongga? Alasannya Bukan Sekadar Estetika

Kenapa Sepatu Lari On Cloud Punya Sol Berongga? Alasannya Bukan Sekadar Estetika

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:41 WIB

Airlangga Dorong Simpanan Koperasi Dijamin LPS, UU Bakal Diamendemen

Airlangga Dorong Simpanan Koperasi Dijamin LPS, UU Bakal Diamendemen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:38 WIB

Mahasiswi Keperawatan Tewas Misterius di Belakang Kamar Mandi, Badan Bonyok-bonyok

Mahasiswi Keperawatan Tewas Misterius di Belakang Kamar Mandi, Badan Bonyok-bonyok

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:38 WIB

4 Resep Menu Sarapan Praktis, Mudah Dibuat Gak Pake Lama

4 Resep Menu Sarapan Praktis, Mudah Dibuat Gak Pake Lama

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:37 WIB

Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI

Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:37 WIB

Review You Will Die in 6 Hours: Saat Kematian Mengajarkan Kita Cara Menjalani Hidup

Review You Will Die in 6 Hours: Saat Kematian Mengajarkan Kita Cara Menjalani Hidup

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:35 WIB

276 Korban MBG Dirawat, Pemkab Batang Minta SPPG Bertanggung Jawab

276 Korban MBG Dirawat, Pemkab Batang Minta SPPG Bertanggung Jawab

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 11:34 WIB

Tiga Produk Khas Dataran Tinggi Dieng Masuk Pelindungan Indikasi Geografis di Indonesia

Tiga Produk Khas Dataran Tinggi Dieng Masuk Pelindungan Indikasi Geografis di Indonesia

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:31 WIB

×