Ustaz Zulkifli Sebut Illuminati Adalah Dalang Virus Corona

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 11 Maret 2020 | 17:19 WIB
Ustaz Zulkifli Sebut Illuminati Adalah Dalang Virus Corona
Warganet komentari pernyataan Ustadz Zulkifli yang sebut Illuminati dalang Virus Corona (twitter/@zoelfick dan @AfifFuadS)

Suara.com - Pendakwah Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menyebut bahwa virus corona dibuat oleh illuminati. Pernyataan kontroversial ini lantas menjadi sorotan warganet di media sosial.

Video lengkap ceramah Ustaz Zulkifli ini diunggah dalam video di kanal YouTube Lisan Hamba, pada Selasa (3/3/2020). Video tersebut berjudul "Terbongkar !!! Mereka Adalah Dalang Di Balik Corona Virus | UZMA".

Pada menit ke sebelas di video itu, Zulkifli mengatakan, "Baru kemarin terbongkar, ada seorang doktor Muslim yang soleh berhasil me-ruqyah seseorang yang kesurupan jin. Setan yang ada dalam tubuh orang itu diajak berbicara dan berbicara tentang virus corona".

Ia melanjutkan, "Apa kata kata mereka? Yang membuat virus corona ini adalah illuminati".

Cuplikan berikutnya menayangkan seorang wanita memakai cadar yang diwawancara. Rekaman itu seakan menguatkan pernyataan Zulkifli.

"Mereka yang menciptakannya, dan mereka sudah merancangnya, dan kita sudah tahu semua. Illuminati dan freemason punya program 2022 jumlah populasi manusia di muka bumi ini hanya 500 juta saja boleh yang masih hidup," kata Zulkifli.

Pernyataan Zulkifli yang menyebut dalang virus corona adalah illuminati menjadi sorotan warganet.

Video cuplikan pernyataan Zulkifli diunggah ke Twitter dan mendapat banyak komentar. Seperti anggota GP Ansor, Afif Fuad Saidi.

Melalui cuitan di akun Twitter @AfifFuadS, Rabu (11/3/2020), Afif berkomentar, "Kata setan yang dirukyah. Lah dia malah percaya sama setan".

"Pengajian macam ini sangat berbahaya, statement-statemennya ngawur, dan yang lebih aneh adalah tulisan di backdropnya, memang sangat tepo seliro sepertinya," imbuhnya.

Warganet komentari pernyataan Ustadz Zulkifli yang sebut Illuminati dalang Virus Corona (twitter/@zoelfick dan @AfifFuadS)
Warganet komentari pernyataan Ustadz Zulkifli yang sebut Illuminati dalang Virus Corona (twitter/@zoelfick dan @AfifFuadS)

Video serupa juga diunggah oleh akun @zoelfick. Zulfikar Akbar pun mengkritik ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Zulkifli.

"Kualitas pemuka agama kita saja baru sampai di sini, bagaimana berharap pengikutnya bisa lebih jauh?" tulis @zoelfick.

Sementara itu beberapa warganet lain justru menulis komentar-komentar dengan berkelakar.

"Lho bukannya tentara Allah? Piye toh iki? Saya kuatir, kedepannya isu Covid-19 ini bakal menyerempet ke agenda Flat Earth," komentar @paFrans1000.

Virus Corona Diduga dari Kelelawar

Ilustrasi kelelawar (Shutterstock)
Ilustrasi kelelawar (Shutterstock)

Virus corona Wuhan diduga ditularkan melalui kelelawar buah. Apalagi sup kelelawar merupakan hidangan yang paling populer di Wuhan, China.

Sebuah studi baru dari China Science Bulletin mengklaim bahwa virus corona baru merupakan jenis virus yang biasa ditemukan pada kelelawar.

Sebelumnya, wabah virus mematikan SARS dan ebola juga berasal dari mamalia terbang. Karena itu, ahli menduga kuat kelelawar menjadi penyebab virus corona.

Studi baru yang dilakukan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok dan Institut Pasteur Shanghai pun berusaha mencari tahu bagaimana kelelawar bisa menularkan virus corona ke manusia.

Mereka menemukan bahwa virus ini memiliki ikatan kuat yang mengikat dengan protein manusia, yang disebut ACE2.

Para peneliti mengatakan protein pengikat ini memiliki kemiripan tinggi dengan SARS yang membunuh hampir 800 orang dan menginfeksi 8.000 orang di seluruh dunia pada tahun 2002-2003.

"Penyebab virus corona di Wuhan bisa jadi kelelawar. Tetapi, antara kelelawar dan manusia pasti ada perantaranya," kata seorang peneliti dikutip dari The Sun.

Sementara itu, para ilmuwan di Universitas Peking juga mengklaim bahwa virus corona menular dari kelelawar ke manusia melalui ular yang dijual di pasar terbuka Wuhan.

Para peneliti mengatakan bahwa strain 2019-nCoV baru terdiri dari kombinasi yang mempengaruhi kelelawar dan coronavirus lain.

Mereka menduga bahwa gabungan genetik keduanya menghasilkan protein yang memungkinkan virus mengikat sel inat tertentu, termasuk manusia.

Siapa Orang Pertama Pemicu Virus Corona?

Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Pemerintah China dan para pakar hingga kini belum sepakat mengenai awal mula wabah virus corona.

Dilansir dari BBC Indonesia -- Jaringan Suara.com, terkait orang pertama pemicu virus corona pun pemerintah China dan para pakar pun juga belum satu suara.

Saat terjadi wabah, entah itu karena virus maupun bakteri, orang pertama yang terjangkit biasanya disebut sebagai 'pasien nol'.

Orang pertama pemicu virus corona harus ditemukan

Mengidentifikasi pasien nol sangat penting. Alasannya dengan mengetahui orang pertama pemicu wabah penyakit, akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan penting seperti bagaimana, kapan, dan mengapa suatu wabah bisa terjadi.

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan inilah yang dapat digunakan untuk mencegah orang-orang terkena penyakit dan juga bisa menjadi pembelajaran serta sumber informasi ketika terjadi wabah serupa di masa mendatang.

Hingga kini pasien pertama virus corona belum diketahui.

Awalnya pihak berwenang di China mengatakan kasus pertama virus corona diketahui pada 31 Desember 2019.

Ketika itu, infeksi yang gejalanya mirip dengan pneumonia tersebut diyakini berasal dari pasar dan hewan dan ikan laut di Wuhan, Provinsi Hubei.

Data statistik yang dikumpulkan oleh John Hopkins University di Amerika Serikat menunjukkan hampir 82% dari sekitar 75.000 kasus virus corona berasal dari kawasan ini.

Dengan kata lain, inilah episentrum virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Pastikan Rumah Sakit Milik BUMN Siap Tampung Pasien Corona

Erick Thohir Pastikan Rumah Sakit Milik BUMN Siap Tampung Pasien Corona

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2020 | 16:50 WIB

Termakan Hoaks Corona Covid-19, 44 Orang Meninggal karena Keracunan Alkohol

Termakan Hoaks Corona Covid-19, 44 Orang Meninggal karena Keracunan Alkohol

Health | Rabu, 11 Maret 2020 | 16:25 WIB

Soal Kasus Fahira Idris, Muannas Al Aidid Semprot Faizal Assegaf

Soal Kasus Fahira Idris, Muannas Al Aidid Semprot Faizal Assegaf

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 16:53 WIB

Pasien Positif Corona Meninggal, Penyakit Berat Juga Jadi Faktor Pemicu

Pasien Positif Corona Meninggal, Penyakit Berat Juga Jadi Faktor Pemicu

Health | Rabu, 11 Maret 2020 | 16:21 WIB

Gym Jadi Tempat Paling Rawan Penyebaran Virus Corona, Ini Kata Dokter

Gym Jadi Tempat Paling Rawan Penyebaran Virus Corona, Ini Kata Dokter

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 16:54 WIB

Terkini

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:04 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB