Angka Kasus Rendah, Begini Cara Taiwan Melawan Virus Corona

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 12 Maret 2020 | 16:17 WIB
Angka Kasus Rendah, Begini Cara Taiwan Melawan Virus Corona
Ilustrasi penanganan pasien virus corona (ANTARA/REUTERS/Andrew Kelly/tm)

Suara.com - Taiwan merupakan salah satu negara yang berlokasi paling dekat dengan China, pusat penyebaran virus corona baru Covid-19.

Meski hanya berjarak 80 mil, Taiwan sukses menekan penyebaran virus corona di negaranya.

Dikutip dari laman Worldometers.info, hingga Kamis (12/3/2020), total kasus virus corona di negara itu tercatat ada 48 kasus dengan jumlah pasien meninggal satu orang dan 17 pasien dinyatakan telah sembuh. Masih tersisa 30 orang lagi yang menjalani perawatan isolasi.

Jumlah itu jauh lebih kecil dibandingkan negara tetangga China lainnya seperti Korea Selatan yang memiliki lebih dari 7.500 kasus dan Jepang dengan 530 kasus.

Angka kasus Taiwan juga jauh lebih baik dibandingkan negara yang jauh dari China, salah satunya Amerika Serikat yang telah memiliki lebih dari 700 kasus.

Sebagai negara dengan angka kunjungan warga China yang cukup tinggi, Taiwan sukses mencegah penyebaran virus corona di negaranya.

Berikut cara Taiwan dalam mengendalikan virus corona yang bisa dijadikan pelajaran untuk negara lainnya, seperti dialihbahasakan dari NBC News.

1. Tetap Waspada dan Proaktif
Pada 31 Desember 2019, dihari yang sama dengan pengumuman temuan pneumonia berat di Wuhan, China, Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan langsung melakukan inspeksi penumpang maskapai yang tiba di Taiwan dari Wuhan.

Selanjutnya, Taiwan mendapatkan izin untuk mengirim tim ahli mereka ke China dalam misi pencarian fakta pada 12 Januari. Setelah kembali, Taiwan memerintahkan semua rumah sakit melakukan pengujian dan melaporkan adanya temuan kasus.

baca juga

Hal itu dilakukan untuk mengidentifikasi mereka yang terinfeksi, melacak kontak mereka, mengisolasi orang yang terlibat hisehingga mencegah virus menyebar ke masyarakat.

Semua itu dilakukan sebelum Taiwan mengonfirmasi kasus virus corona pertama mereka pada 21 Januari.

2. Menyiapkan Pusat Komando
Pada 20 Januari 2020, Taiwan mengaktifkan Pusat Komando Epidemi untuk melakukan serangkaian pengendalian epidemi. Pusat komando itu dipimpin oleh Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung.

Mereka menyelidiki kasus yang dicurigai, melakukan koordinasi dari kementerian dengan pemerintah daerah, mengalokasikan dana, memobilisasi personel hingga memberikan sosialisasi disinfeksi ke sekolah-sekolah.

Pada 26 Januari setelah ditemukan kasus pertama, Taiwan langsung menolak kedatangan warga Wuhan. Langkah ini diberlakukan lebih awal dibanding negara manapun di dunia.

3. Mendeteksi dan Melacak Kasus dengan Teknologi
Taiwan mengerahkan monitor suhu di bandara, sama seperti penanganan wabah SARS pada 2003. Penumpang juga akan dipindai kode QR dan melaporkan riwayat perjalanan dan kesehatan untuk dikirim langsung ke Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan.

Penumpang yang berasal dari daerah terdampak wajib dikarantina selama 14 hari, bahkan jika mereka tidak sakit sekalipun. Lalu, akan dilakukan pelacakan lokasi yang dikunjungi melalui ponsel.

Jika mereka tidak melaporkan gejala, maka akan diberikan denda berat sebesar 10 ribu dolar AS.

"Mereka juga proaktif dalam menemukan kasus baru dengan menguji ulang mereka yang dinyatakan negatif saat dites," kata profesor pediatri dari Kebijakan Kesehatan Stanford, Jason Wang.

4. Memastikan Ketersediaan Masker
Pemerintah Taiwan melarang produsen masker mengeskpor produknya. Mereka juga menetapkan sistem penjatahan dengan harga yang telah ditetapkan sebesar 16 sen.

Pemerintah juga turun tangan langsung mengatur jalur produksi, mengirimkan aparat berwajib di perusahaan produksi masker dan meningkatkan produksi masker.

5. Mengedukasi Masyarakat
Pemerintah meminta kantor berita televisi, online hingga radio untuk menyiarkan pengumuman layanan publik setiap jam. Pengumuman tersebut berisi cara mencuci tangan yang benar, petunjuk penggunaan masker, penjelasan mengenai virus corona.

"Kami berpikir, ketika masyarakat mendapatkan informasi yang memadai maka ketakutan mereka akan berkurang," kata juru bicara pemerintah, Kolas.

6. Peran Aktif Masyarakat
Pemerintah taiwan juga meminta kerjasama dengan masyarakat dalam memerangi virus tersebut. Salah satunya seperti pemeriksaan suhu tubuh secara berkala di rumah masing-masing dan melaporkannya ke sekolah sebelum anak tiba.

"Terlepas dari apa yang telah dilakukan oleh pemerintah, setiap orang memiliki tanggungjawab atas kesehatan mereka sendiri," ujar seorang kepala sekolah Tu Chen-yang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Pasien Negatif Corona Belum Dipulangkan, RSPI: Tunggu Hasil Lab Kedua

Dua Pasien Negatif Corona Belum Dipulangkan, RSPI: Tunggu Hasil Lab Kedua

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 15:44 WIB

Sebut Rumah Pasien Corona Dekat Stasiun, Pemprov DKI: Kita Perlu Waspada

Sebut Rumah Pasien Corona Dekat Stasiun, Pemprov DKI: Kita Perlu Waspada

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 15:43 WIB

Pandemi Virus Corona Covid-19 Meluas ke Amerika Selatan hingga Eropa Timur

Pandemi Virus Corona Covid-19 Meluas ke Amerika Selatan hingga Eropa Timur

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 15:37 WIB

Sudah Membaik, Satu PDP Corona di RSPI Sulianti Saroso Dipulangkan Sore Ini

Sudah Membaik, Satu PDP Corona di RSPI Sulianti Saroso Dipulangkan Sore Ini

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 15:10 WIB

Saran dari Ahli Gizi, 5 Tips Jaga Kekebalan Tubuh saat Corona Covid-19

Saran dari Ahli Gizi, 5 Tips Jaga Kekebalan Tubuh saat Corona Covid-19

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 15:19 WIB

CEK FAKTA: Anies Baswedan Pulangkan Imigran China ke Negaranya?

CEK FAKTA: Anies Baswedan Pulangkan Imigran China ke Negaranya?

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:44 WIB

Wajahnya Penuh Memar, Perawat Pasien Covid-19: Saya Takut Pergi Kerja

Wajahnya Penuh Memar, Perawat Pasien Covid-19: Saya Takut Pergi Kerja

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:37 WIB

Mandi Pakai Dettol Bisa Lawan Virus Corona Covid-19, Benarkah?

Mandi Pakai Dettol Bisa Lawan Virus Corona Covid-19, Benarkah?

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:59 WIB

Viral Berita Kokain Dapat Sembuhkan Pasien Corona, Hoaks?

Viral Berita Kokain Dapat Sembuhkan Pasien Corona, Hoaks?

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:42 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×