Wabah Corona Makin Meluas, JK Sebut Kemungkinan Indonesia Lakukan Lockdown

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 12 Maret 2020 | 21:14 WIB
Wabah Corona Makin Meluas, JK Sebut Kemungkinan Indonesia Lakukan Lockdown
Eks Wapres RI sekaligus Ketua PMI Jusuf Kalla (JK). (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berpendapat kalau penutupan sebuah negara atau lockdown efektif untuk mengurangi penyebaran virus Corona (COVID-19). Indonesia dikatakannya bisa diinstruksikan itu namun harus melihat dampak terutama kepada perekonomiannya.

JK menuturkan penyebaran wabah COVID-19 bisa dikatakan begitu cepat. Ia mencontohkan penyebaran COVID-19 itu seperti perhitungan deret ukur.

"Pasti perkembangan wabah itu seperti deret ukur, satu kena sebar ke tiga, tiga kena sebar ke tiga lagi, artinya cepat sekali," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020).

Menurut Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu, cepatnya penyebaran wabah COVID-19 tentu harus dilawan dengan persiapan yang matang.

JK menyebut cara lockdown yang dilakukan suatu negara bisa dikatakan efektif untuk memotong penyebaran COVID-19, seperti di China yang sempat lakukan lockdown ketika penyebaran virus itu bergerak cepat.

"China berhasil memperlambat dan tidak mencegah 100 persen karena lockdown itu. Negara yang sangat disiplin yang bisa melaksanakan itu," ujarnya.

Menurutnya cara lockdown itu juga bisa diterapkan oleh pemerintah Indonesia apabila memang sudah ada instruksinya. Namun JK mengingatkan kalau ada dampak-dampak lain yang timbul ketika Indonesia diputuskan harus dilockdown, salah satunya soal perekonomian.

"Kalau diinstruksikan pasti bisa, tapi memang harus siap ekonominya, siap macam-macam. Seperti China saja, dampak perang dagangnya ini puluhan kali lebih hebat dari itu," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Warga Banten Positif Virus Corona Baru Pulang dari Malaysia

4 Warga Banten Positif Virus Corona Baru Pulang dari Malaysia

Banten | Kamis, 12 Maret 2020 | 21:11 WIB

4 Warga Banten Positif Virus Corona Dirawat di Sini

4 Warga Banten Positif Virus Corona Dirawat di Sini

Banten | Kamis, 12 Maret 2020 | 21:03 WIB

Bertambah, 4 Warga Banten Positif Virus Corona

Bertambah, 4 Warga Banten Positif Virus Corona

Banten | Kamis, 12 Maret 2020 | 20:52 WIB

Warga China Baru Injak Kaki di Garut, Langsung Diperiksa Corona

Warga China Baru Injak Kaki di Garut, Langsung Diperiksa Corona

Jabar | Kamis, 12 Maret 2020 | 20:48 WIB

Mengenal Manfaat Lain Kina, Tanaman yang Disebut Obat Corona Covid-19

Mengenal Manfaat Lain Kina, Tanaman yang Disebut Obat Corona Covid-19

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 20:52 WIB

Terkini

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:15 WIB

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

News | Senin, 14 September 2026 | 12:13 WIB

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 12:10 WIB

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

×