Lawan Corona, Negara-negara Afrika Tutup Daerah Perbatasan

Bangun Santoso

Senin, 16 Maret 2020 | 11:44 WIB
Lawan Corona, Negara-negara Afrika Tutup Daerah Perbatasan
Ilustrasi peta Afrika. [Shutterstock].

Suara.com - Beberapa negara Afrika pada Minggu (15/3/2020) mulai menutup perbatasan, membatalkan penerbangan dan memberlakukan persyaratan masuk dan karantina yang ketat untuk menahan penyebaran virus corona jenis baru, COVID-19.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengumumkan bencana nasional dan memperingatkan wabah itu memberikan dampak kepada perekonomian negara-negara berkembang di benua Afrika terutama yang sudah dalam kondisi resesi.

Langkah-langkah yang harus diambil oleh negara-negara Afrika termasuk melarang perjalanan ke dan dari negara-negara seperti Italia, Jerman, China dan Amerika Serikat.

"Setiap warga negara asing yang telah mengunjungi negara-negara berisiko tinggi virus corona dalam 20 hari terakhir akan ditolak visanya," katanya, seraya menambahkan bahwa orang Afrika Selatan yang mengunjungi negara-negara itu diharuskan menjalani tes dan karantina ketika kembali ke rumah.

Afrika Selatan, yang telah mencatat 61 kasus, juga akan melarang pertemuan lebih dari 100 orang, kata Ramaphosa.

Presiden Kenya Uhuru Kenyatta mengatakan pemerintahnya menangguhkan perjalanan dari negara mana pun dengan yang melaporkan kasus COVID-19.

"Hanya warga negara Kenya, dan orang asing yang memiliki izin tinggal yang sah akan diizinkan masuk, asalkan mereka melanjutkan untuk melakukan karantina sendiri," katanya dalam pidato yang disiarkan televisi.

Larangan itu mulai berlaku dalam waktu 48 jam dan tetap berlaku setidaknya selama 30 hari, katanya.

Sekolah-sekolah harus segera ditutup dan universitas pada akhir pekan, tambahnya. Warga akan didorong untuk melakukan transaksi tanpa uang tunai untuk mengurangi risiko penanganan uang yang terkontaminasi.

baca juga

Kenya dan Ethiopia sekarang masing-masing telah mencatat tiga dan empat kasus, kata pihak berwenang di masing-masing negara pada hari Minggu, dua hari setelah mereka melaporkan kasus pertama.

Sementara itu, mulai hari Selasa, Ghana akan melarang masuk siapa pun yang pernah berkunjung ke negara dengan lebih dari 200 kasus virus corona dalam 14 hari terakhir, kecuali mereka adalah penduduk resmi atau warga negara Ghana. Ghana telah mencatat enam kasus.

Presiden Nana Akufo-Addo mengatakan dalam pidato Minggu malam yang disiarkan televisi bahwa universitas dan sekolah akan ditutup mulai Senin hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pertemuan publik akan dilarang selama empat minggu, katanya.

Pemakaman pribadi boleh dihadiri kurang dari 25 orang.

Di Afrika bagian selatan, Namibia memerintahkan sekolah untuk tutup selama sebulan setelah melaporkan dua kasus pertamanya pada hari Sabtu.

Selain itu, Djibouti, yang tidak memiliki kasus COVID-19 yang dikonfirmasi, menangguhkan semua penerbangan internasional. Tanzania, yang juga belum memiliki kasus, membatalkan penerbangan ke India dan menangguhkan aktivitas sekolah.

Negara-negara lain juga telah menutup sekolah, membatalkan festival keagamaan dan acara olahraga untuk meminimalkan risiko penularan. Sekitar 156.500 orang di seluruh dunia telah terinfeksi dan hampir 6.000 orang meninggal.

Sumber: Antara/Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Situs untuk Belajar di Rumah Selama Wabah Virus Corona

Ini Situs untuk Belajar di Rumah Selama Wabah Virus Corona

News | Senin, 16 Maret 2020 | 11:42 WIB

Jokowi Imbau Work From Home, Wapres Ma'ruf Tetap Ngantor

Jokowi Imbau Work From Home, Wapres Ma'ruf Tetap Ngantor

News | Senin, 16 Maret 2020 | 11:36 WIB

Bikin Ngakak, Begini Jadinya Jika Wisuda Online

Bikin Ngakak, Begini Jadinya Jika Wisuda Online

Tekno | Senin, 16 Maret 2020 | 11:32 WIB

Murid SMK di Surabaya UNBK Pakai Masker, Cuci Tangan Sebelum Ujian

Murid SMK di Surabaya UNBK Pakai Masker, Cuci Tangan Sebelum Ujian

Jatim | Senin, 16 Maret 2020 | 11:29 WIB

Mantan Menkes Sarankan Rapat Pejabat Dilakukan Lewat Internet

Mantan Menkes Sarankan Rapat Pejabat Dilakukan Lewat Internet

Health | Senin, 16 Maret 2020 | 11:25 WIB

Suasana Jokowi Gelar Ratas Via Teleconference dengan Menteri

Suasana Jokowi Gelar Ratas Via Teleconference dengan Menteri

News | Senin, 16 Maret 2020 | 11:17 WIB

8 Klaim Kontroversial Pejabat soal Corona: Promo Tiket hingga Nasi Kucing

8 Klaim Kontroversial Pejabat soal Corona: Promo Tiket hingga Nasi Kucing

News | Senin, 16 Maret 2020 | 11:20 WIB

Banyak Tamu Tolak Hadiri Resepsi Jessica Iskandar di Bali Karena Corona

Banyak Tamu Tolak Hadiri Resepsi Jessica Iskandar di Bali Karena Corona

Entertainment | Senin, 16 Maret 2020 | 11:13 WIB

Terkini

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

×