Kirim Video Terompet Sangkakala, Lia Eden: Corona Tanda Penghakiman Tuhan

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Senin, 16 Maret 2020 | 20:44 WIB
Kirim Video Terompet Sangkakala, Lia Eden: Corona Tanda Penghakiman Tuhan
[Net]

Suara.com - Pemimpin sekte Eden yang juga mengaku rasul, Lia Aminudin atau Lia Eden mengklaim virus corona (COVID-19) sebagai tanda pengadilan dan penghakiman Tuhan.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (16/3/2020) Lia juga menyoroti pemimpin negara yang tidak bijak.

Iapun mengirim tautan YouTube dari lagu berjudul Terompet Sangkakala. Lagu itu diklaim menjadi sajian lagu surga.

"Pemimpin negara yang tidak bijak melainkan semena-mena membuat kebijakan buruk menjadi baku sebagai aturan hukum, hingga telah menjadi peraturan yang menindas sesama manusia, mereka itulah yang berubah kodrat menjadi virus yang ganas, sebagaimana virus Corona yang menakutkan tapi sangat nista, karena ia menjadi hama ganas yang membuat banyak kematian di dunia," tulis Lia.

Ia menyebut bahwa Tuhan menggunakan virus dan wabah sebagai tanda Pengadilan dan Penghakiman Tuhan untuk semua orang di dunia. Lia mengklaim bahwa virus itu adalah reinkarnasi dari ruh-ruh kotor.

"Bahwa dunia sedang dirundung oleh bahaya ruh-ruh jahat yang sedang merajai dunia. Dan bahwa itu adalah Petunjuk Tuhan yang ingin memperlihatkan banyaknya ruh-ruh jahat yang gentayangan di dunia," tulis Lia.

Ia menambahkan, "Keterangan kami ini berdasarkan perguliran sistem hukum regulasi ruh, bahwa Neraka itu berada di alur pergantian kodrat yang memburuk menurut hukum regulasi ruh".

Wanita yang mengaku nabi ini juga menyampaikan pernyataan kontroversial. Ia menyebut virus corona ini sebagai fenomena hari kiamat.

"Dari singgasana Tahta Suci Kerajaan Tuhan, kami mencatat dan menyanyikan kejadian-kejadian besar yang tertampilkan sekarang ini sebagai fenomena Hari Kiamat," klaimnya.

Ia berkata, "Kami hanya mencatat dan mencoba menampilkannya untuk publik yang sedang kacau perasaannya. Maka beginilah perjuangan kami, hanya melalui lagu dan kata-kata untuk menyampaikan Kehendak Tuhan bagi publik dunia."

baca juga

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bekerja Risiko Tinggi Tangani Corona, Anies Beri Insentif ke Petugas Medis

Bekerja Risiko Tinggi Tangani Corona, Anies Beri Insentif ke Petugas Medis

News | Senin, 16 Maret 2020 | 20:12 WIB

Kasus Corona Melonjak, Kevin Cs Tak Boleh Keluar Pelatnas PBSI, Kecuali...

Kasus Corona Melonjak, Kevin Cs Tak Boleh Keluar Pelatnas PBSI, Kecuali...

Sport | Senin, 16 Maret 2020 | 20:12 WIB

Kasus Corona Melonjak, Pelatih Persija Jakarta Dukung Penundaan Liga 1 2020

Kasus Corona Melonjak, Pelatih Persija Jakarta Dukung Penundaan Liga 1 2020

Bola | Senin, 16 Maret 2020 | 20:07 WIB

Hadapi Virus Corona, Pemprov Banten Pertimbangkan Lockdown

Hadapi Virus Corona, Pemprov Banten Pertimbangkan Lockdown

Banten | Senin, 16 Maret 2020 | 20:07 WIB

Situasi COVID-19 Di Indonesia, Mengalami Peningkatan Drastis

Situasi COVID-19 Di Indonesia, Mengalami Peningkatan Drastis

Your Say | Senin, 16 Maret 2020 | 20:03 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×