Malaysia Lockdown Hari ini, Driver Pengantar Makanan Tambah Sibuk

Dany Garjito, Rifan Aditya

Rabu, 18 Maret 2020 | 16:42 WIB
Malaysia Lockdown Hari ini, Driver Pengantar Makanan Tambah Sibuk
Ilustrasi gofood, food delivery, pesan antar makanan [shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Malaysia memberlakukan penguncian alias lockdown mulai hari ini, Rabu (18/3/) hingga 31 Maret 2020.

Situasi ini justru membuat para pengantar makanan atau driver delivery semakin sibuk. Seorang driver mengaku mendapat 10 pesanan dalam waktu setengah jam saja.

Dilaporkan The Star, Rabu (18/3/2020), para pengantar makanan berbondong-bondong mengambil pesanan di daerah Bukit Bintang sebelum tengah hari.

Sejak lockdown, hanya beberapa restoran yang masih buka. Para driver tampak sibuk melayani permintaan pemesanan makanan dan layanan pengiriman.

"Saya mulai bekerja sekitar jam 10 pagi, dan saya sudah menerima 10 pesanan makanan dalam waktu setengah jam," kata seorang driver yang hanya ingin dikenal sebagai Johan.

"Pada hari normal, saya hanya bisa mendapatkan angka-angka semacam ini dalam beberapa jam," imbuhnya.

Dia mengatakan sebagian besar pesanan berasal dari kantor di sekitar daerah itu.

Driver lain mengatakan waktu tunggu menjadi lebih lama karena hanya ada beberapa restoran yang beroperasi.

“Tidak semua restoran yang memiliki layanan pengiriman beroperasi, jadi ada lebih sedikit pilihan. Dari yang tersedia, tentu saja akan ada lebih banyak pesanan dari restoran-restoran ini," katanya.

Salah satu restoran di pusat perbelanjaan Pavilion, setidaknya tujuh driver terlihat menunggu untuk mengambil pesanan.

Restoran yang memilih tidak beroperasi mengambil kesempatan untuk melakukan pembersihan menyeluruh di kedainya.

Untuk diketahui, Malaysia resmi menutup seluruh jalur menuju Negeri Jiran itu atau melakukan lockdown sejak Rabu (18/3/2020) sebagai imbas dari wabah virus corona atau Covid-19. Kebijakan ini berlaku selama dua pekan ke depan.

Dilaporkan National Post, beberapa jam sebelum pengumuman penguncian seluruh negeri, warga Malaysia berbondong-bondong ke supermarket untuk membeli barang-barang pokok seperti mi instan.

Jaringan supermarket besar seperti Mydin melakukan tindakan termasuk slot belanja khusus dan jalur kasir untuk orang tua dan orang cacat dan membatasi pembelian bahan pokok seperti beras, tepung, minyak goreng, pembersih tangan dan desinfektan.

"Orang-orang yang datang dan bergegas masih akan melihat penyebaran penyakit," kata Ahmad Fauzi, 60, yang sudah bangun pagi-pagi untuk berbelanja untuk menghindari keramaian. "Mereka seharusnya lebih tenang."

Malaysia melaporkan dua kematian pertama akibat virus korona pada hari Selasa, termasuk seorang pria yang menghadiri pertemuan Muslim massal yang terkait dengan hampir dua pertiga dari 673 infeksi di negara itu.

Direktur Pelaksana Mydin Ameer Ali Mydin mengatakan kepada Reuters bahwa pasokan cukup di rantai tokonya tetapi "orang harus mengerti bahwa mereka tidak boleh terlalu selektif."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laboratorium Jakarta Bisa Uji Corona, Pengumuman Pasien Positif Hanya Pusat

Laboratorium Jakarta Bisa Uji Corona, Pengumuman Pasien Positif Hanya Pusat

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 16:03 WIB

Bikin Sedih, Gus Miftah Beri Pesan Menyentuh Soal Dampak Virus Corona

Bikin Sedih, Gus Miftah Beri Pesan Menyentuh Soal Dampak Virus Corona

Jogja | Rabu, 18 Maret 2020 | 16:03 WIB

Pegawai WFH karena Corona, KPK: Jika Ada Panggilan Harus Segera ke Kantor

Pegawai WFH karena Corona, KPK: Jika Ada Panggilan Harus Segera ke Kantor

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 16:00 WIB

Keluarkan Surat Edaran Cegah COVID-19, Walkot Jogja Beri 4 Imbauan Ini

Keluarkan Surat Edaran Cegah COVID-19, Walkot Jogja Beri 4 Imbauan Ini

Jogja | Rabu, 18 Maret 2020 | 16:00 WIB

Pemerintah: Protokol Transportasi Publik Mampu Putus Rantai Virus Corona

Pemerintah: Protokol Transportasi Publik Mampu Putus Rantai Virus Corona

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06 WIB

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:03 WIB

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong

Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:46 WIB

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:40 WIB