Tewas Corona Terbanyak, Anies ke Warga: Jangan Anggap Enteng Meski Sehat

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 20 Maret 2020 | 20:16 WIB
Tewas Corona Terbanyak, Anies ke Warga: Jangan Anggap Enteng Meski Sehat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga di Jakart tak menganggap enteng penularan virus Corona alias COVID-19 yang kini makin merebak di Ibu Kota.

Dia mengimbau agar warga Jakarta untuk mengantisipasi penyebaran Corona dengan tidak beraktivitas di luar rumah. Sebab, menurut Anies, angka kematian akibat Corona di Jakarta sudah mencapai 20 orang.

"Sementara menganggap ini (virus corona) enteng dan tetap berkegiatan di luar meskipun posisinya sehat, maka itu berpotensi menularkan kepada yang lain," kata Anies di Balai Kota DKI Jakart, Jumat (20/3/2020).

Dia menganggap, tinggi kasus corona di Jakarta dikarenakan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona belum sepenuhnya ditaati masyarakat.

"Jakarta selama beberapa Minggu ini kami terus anjurkan, tapi ini tidak bisa berjalan efektif jika semua melaksanakan dengan disiplin. Karena itu saya imbau kepada seluruh warga Jakarta, angka kematian 20 yang hari ini diumumkan adalah angka yang sangat banyak," kata dia. 

"Kita harus menghindari angka ini meningkat dan menghindari itu bukan semata-mata meningkatkan fasilitas kesehatan. Tapi dengan menghentikan penularan."

Sebelumnya, Anies telah mengumumkan status tanggap darurat di Jakarta menyusul meningkat pesat jumlah kasus corona di Jakarta. Data terbaru mencatat total warga positif corona di Jakarta telah mencapai 224 kasus. Angka kematian di Jakarta terkait penularan corona ini sudah menelan 20 nyawa warga.

"Jumlah yang wafat tadi disampaikan cukup banyak dan kami semua berduka menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya bagi keluarga. Kemudian jumlah kasus tadi disampaikan jumlahnya cukup tinggi," kata dia.

Terkait status tanggap darurat ini, Anies juga telah menggandeng pihak-pihak terkait seperti dari unsur TNI dan Polri. Pelibatan ini untuk mendiskusikan pembentuka Satgas penanganan virus Corona.

baca juga

"Karena itu Pemprov DKI Jakarta setelah membicarakan bersama dengan unsur Polda, dengan bapak Kapolda, membahas juga juga bapak Pangdam juga kita mendiskusikannya dengan Ketua Satgas Percepatan Covid-19 di tingkat nasional. Maka hari ini kita menetapkan bahwa Jakarta ditetapkan sebagai tanggap darurat bencana Covid- 19. Ini ditetapkan untuk masa waktu 14 hari ke depan dan bisa diperpanjang menyesuaikan dengan kondisi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Puncak dan Akhir Virus Corona di Indonesia?

Kapan Puncak dan Akhir Virus Corona di Indonesia?

Video | Jum'at, 20 Maret 2020 | 20:13 WIB

Minta Kerja dari Rumah, Anies Akan Beri Bantuan Tunai ke 1,1 Juta Orang

Minta Kerja dari Rumah, Anies Akan Beri Bantuan Tunai ke 1,1 Juta Orang

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 20:10 WIB

Jakarta Tanggap Darurat Bencana, Anies Minta Warga Beraktivitas di Rumah

Jakarta Tanggap Darurat Bencana, Anies Minta Warga Beraktivitas di Rumah

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 20:00 WIB

20 Warga di Jakarta Meninggal karena Corona, Anies: Kami Semua Berduka

20 Warga di Jakarta Meninggal karena Corona, Anies: Kami Semua Berduka

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 19:59 WIB

Corona Merebak di Jakarta, Lalu Zohri Cs Dipulangkan Ke Daerah

Corona Merebak di Jakarta, Lalu Zohri Cs Dipulangkan Ke Daerah

Sport | Jum'at, 20 Maret 2020 | 19:59 WIB

Tetap Gelar Latihan di Tengah Ancaman Corona, Ini Alasan Bhayangkara FC

Tetap Gelar Latihan di Tengah Ancaman Corona, Ini Alasan Bhayangkara FC

Bola | Jum'at, 20 Maret 2020 | 19:50 WIB

Menteri Tjahjo Kumolo Negatif Corona, Tapi Tiga Orang di Dekatnya Positif

Menteri Tjahjo Kumolo Negatif Corona, Tapi Tiga Orang di Dekatnya Positif

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 19:46 WIB

Jakarta Kini Berstatus Tanggap Darurat Bencana Corona, Berlaku 14 Hari

Jakarta Kini Berstatus Tanggap Darurat Bencana Corona, Berlaku 14 Hari

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 19:45 WIB

Sumbang Hasil YouTube untuk Lawan Corona, Atta Halilintar Tuai Pujian

Sumbang Hasil YouTube untuk Lawan Corona, Atta Halilintar Tuai Pujian

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2020 | 20:00 WIB

Kacau! Lelaki Ini Terinfeksi Covid-19 Gara-gara Jalan Bareng Selingkuhan

Kacau! Lelaki Ini Terinfeksi Covid-19 Gara-gara Jalan Bareng Selingkuhan

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2020 | 19:50 WIB

Terkini

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

×