Singapura Tolak Pulangkan Jasad Warganya yang Berstatus PDP Corona di Batam

Chandra Iswinarno Suara.Com
Selasa, 24 Maret 2020 | 07:06 WIB
Singapura Tolak Pulangkan Jasad Warganya yang Berstatus PDP Corona di Batam
Ilustrasi mayat perempuan (shutterstock)

Suara.com - Satu mayat warga negara asing (WNA) asal Singapura berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Corona, yang sebelumnya dirawat di salah satu rumah sakit daerah Batam Kepulauan Riau, ditolak untuk dikembalikan ke negara tersebut.

Penolakan tersebut dilakukan oleh pemerintah negara setempat, kondisi tersebut akhirnya membuat keluarganya memutuskan jenazahnya dikuburkan di Batam bersama dua jasad pasien PDP lainnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi seperti dikutip dari Batamnews.co.id-jaringan Suara.com pada Senin (23/3/2020). Meski demikian, Didi mengemukakan korban yang dimakamkan di Batam negatif Virus Corona.

"Tiga orang meninggal sebelumnya negatif semua," ujarnya.

Didi mengemukakan, WNA asal Singapura yang dikuburkan di Batam berinisial ALS. Sedangkan dua jasad lainnya diketahui bekerja sebagai buruh migran dan satu lainnya, wanita lansia berusia 70 tahun yang diketahui meninggal pada Minggu (22/3/2020) malam.

"Para pasien diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia. Masuk kategori PDP karena juga mengalami gejala pnuemonia. Ketiga pasien ini semuanya pernah dirawat di RSBP Batam," kata Didi.

Meski negatif Corona, Didi menjelaskan proses pemakaman tetap berdasarkan Uu karantina atau sama perlakuannya dengan pasien positif Covid-19.

Dalam prosedurnya, jenazah harus dilapisi dengan plastik (wrapping) dan kemudian dimasukkan dalam peti, lalu dilapisi dengan plastik lagi. Ketiga jenazah tersebut harus dimakamkan empat jam setelah dinyatakan meninggal dunia.

Proses pemakamannya pun harus dilakukan oleh petugas yang ditunjuk, tanpa ada prosesi pemakaman yang biasa dilakukan.

Baca Juga: Pendeta di Batam Meninggal Corona, 25 Jemaat Dikabarkan Menolak Diisolasi

"Tetapi PDP yang ketiga ini tidak langsung dimakamkan malam itu juga, karena tidak ada petugas gali kubur." ujarnya.

Meski begitu, Didi memastikan jenazah tersebut langsung dikubur setelah mendapat kepastian pada pagi harinya.

"Jadi jenazah dilapisi plastik kemudian dimasukkan ke freezer, dan pagi tadi (Senin, 23 Maret 2020) sudah dimasukkan dalam peti, dilapisi plastik baru setelah itu dimakamkan."

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI