600 Dokter di Prancis Seret PM ke Pengadilan, Dicap Tak Becus Hadapi Corona

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 24 Maret 2020 | 09:05 WIB
600 Dokter di Prancis Seret PM ke Pengadilan, Dicap Tak Becus Hadapi Corona
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]

Suara.com - Sekitar 600 dokter Prancis di bawah gabungan kolektif C 19, menuntut mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Agnez Buzyn dan Perdana Menteri (PM) Edouard Philippe. Tuntutan itu terkait dengan penanganan pemerintah terhadap wabah corona di Perancis.

Mengalihbahasakan dari Europost, tuntutan tersebut dilayangkan ke Pengadilan Kehakiman Republik. Kehakiman tersebut merupakan lembaga hukum satu-satunya yang mengurusi perkara terkait pemerintah.

Para tenaga medis menilai bahwa pemerintah seharusnya menyimpan masker, mengadakan tes, dan bahan medis lainnya yang diperlukan saat informasi wabah di negara tetangga muncul. Namun menurut para dokter, pemerintah tidak melakukan apapun.

Dengan anggapan itu, kolektivitas dokter menuding pemerintah dengan sebutan "Pemerintah Bohong".

Apalagi mantan Menkes Agnez Buzyn yang mengundurkan diri pada Januari mengaku pada majalah Le Monde bahwa sebenarnya ia sudah tahu tetang corona yang mungkin akan datang.

Apabila tuntutan tersbeut disetujui oleh pengadilan, maka mantan Menkes dan Perdana Menteri Prancis akan dipenjara dua tahun dengan denda 30.000 Euro atau sekitar Rp 509 juta.

Menurut Menteri Kesehatan yang baru, Olvier Veran, pemerintah telah membeli 250 juta lebih masker dan 86 juta peralatan kesehatan yang sudah disimpan di gudang.

"Ada masalah di benak setiap orang, yaitu masker dan peralatan pelindung," kata Veran menjelaskan.

"Tanggung jawab saya sebagai menteri adalah melakukan segalanya untuk memastikan bahwa barang-barang tersebut bisa dapat dikirimkan secara berkala," kata Veran menambahi.

baca juga

Menurut Direktorat Jenderal Kesehatan, Prancis memiliki kapasitas produksi enam juta masker per minggu.

"Otoritas publik dan semua yang terlibat dalam jaringan produksi nasional harus bergabung untuk menyediakan 15 juta masker yang kami butuhkan setiap hari," tulis beberapa dokter dan personel bedah lainnya dalam siaran pers.

"Negara mengandalkan kami untuk menghadapi pandemi ini, tetapi kami tidak bisa mengambil risiko terlalu banyak, kami masih sama rentannya dengan orang lain," tambah mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Pemkab Banyumas Larang Salat Jamaah di Masjid selama Wabah Corona

Resmi! Pemkab Banyumas Larang Salat Jamaah di Masjid selama Wabah Corona

Jawa Tengah | Senin, 23 Maret 2020 | 19:20 WIB

Sama-sama Pandemi, COVID-19 dan TBC Wajib Ditangani dengan Serius

Sama-sama Pandemi, COVID-19 dan TBC Wajib Ditangani dengan Serius

Health | Senin, 23 Maret 2020 | 19:16 WIB

Jauh-jauhan karena Corona, Penyidik KPK Dipisah Tembok saat Periksa Saksi

Jauh-jauhan karena Corona, Penyidik KPK Dipisah Tembok saat Periksa Saksi

News | Senin, 23 Maret 2020 | 19:16 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar

Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:54 WIB

BCA Raup Laba Bersih Rp45,2 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 4,2 Persen

BCA Raup Laba Bersih Rp45,2 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 4,2 Persen

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Review Drama Thailand Hua Jai Sila: Plot Balas Dendam dan Dark Romance yang Brutal

Review Drama Thailand Hua Jai Sila: Plot Balas Dendam dan Dark Romance yang Brutal

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Makam Leluhur di Toraja Terbakar, Fadli Zon Murka: Biadab!

Makam Leluhur di Toraja Terbakar, Fadli Zon Murka: Biadab!

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:36 WIB

4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah

4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Komnas HAM Soroti Sejumlah Poin dalam Draf Revisi UU HAM

Komnas HAM Soroti Sejumlah Poin dalam Draf Revisi UU HAM

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Kementan Belum Tahu Berapa Luas Lahan Pertanian Terdampak Karhutla

Kementan Belum Tahu Berapa Luas Lahan Pertanian Terdampak Karhutla

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

TEN Resmi Jadi Duta Global, Kampanye Barunya Angkat Gaya Hidup Modern

TEN Resmi Jadi Duta Global, Kampanye Barunya Angkat Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Beban Eksternalitas MBDK pada Publik

Beban Eksternalitas MBDK pada Publik

Opini | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:29 WIB

×