3 Pesan Lucu Tapi Menohok Komika Bintang Emon soal Cegah Virus Corona

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Selasa, 24 Maret 2020 | 13:03 WIB
3 Pesan Lucu Tapi Menohok Komika Bintang Emon soal Cegah Virus Corona
Haidar Bagir puji pesan menohok Bintang Emon soal corona. (Twitter/@Haidar_Bagir)

Suara.com - Video komika Bintang Emon menyampaikan pesan soal bahaya virus corona Covid-19 viral di media sosial baru-baru ini.

Warganet menyoroti gaya bicara Bintang Emon yang kocak, namun menohok ketika memberikan imbauan kepada khalayak.

Video tersebut mulanya diunggah oleh akun Twitter @bintangemon pada Sabtu (22/3/2020). Tak lama, rekaman berdurasi 2 menit 20 detik itu ramai dibagikan ulang oleh warganet.

Salah satunya cendekiawan muslim Haidar Bagir melalui akun Twitter pribadinya. Ia memuji aksi Bintang Emon yang disebut sebagai sosol cerdas dan baik hati.

"Sudah mulai viral, nih. Saya posting lagi biar lebih viral. Anak muda cerdas dan baik hati (Ada yang tahu siapa dia?)," tulis Haidar Bagir, seperti dikutip Suara.com, Selasa (24/3/2020).

Lebih lanjut, Haidar Bagir pun menyebut Bintang Emon cocok diangkat menjadi pendamping juru bicara pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19, mewakili kalangan anak muda.

"Boleh diangkat jadi juru bicara pemerintah untuk anak-anak muda, mendampingi Pak Ahmad Yurianto," ungkapnya, memungkasi.

Sejak dibagikan, cuitan Haidar Bagir itu telah mendapat lebih dari 21 ribu retweets dan 49,8 likes.

Sementara, untuk lebih jelasnya berikut pesan Bintang Emon soal bahaya virus Covid-19.

baca juga

1. Ingatkan Publik Jaga Kesehatan: Yang Ngeyel Dicipok Innova

Yang masih memiliki kewajiban untuk ke luar rumah, mohon hati-hati, kesehatannya dijaga. Dan untuk temen-temenku yang masih suka bilang, 'Elah Tang, santai aja, nyawa kita di tangan Tuhan', wet Paman Boboho, kalau emang itu prinsip ente, noh lu jongkok tengah jalan tol sambil bilang 'nyawa kita di tangan Tuhan' kalau nggak dicipok Inova lu.

Emang nyawa kita di tangan Tuhan, cuma kan harus usaha kitanya, ada ikhtiar sebelum tawakal. Nah makanya lu pas pelajaran agama, jangan main QQ, kagak masuk di kepala lu. 'Tapi gue nggak apa-apa Tang kalau meninggal', ya gue juga nggak apa-apa kalau lu meninggal.

Haidar Bagir puji pesan menohok Bintang Emon soal corona. (Twitter/@Haidar_Bagir)
Haidar Bagir puji pesan menohok Bintang Emon soal corona. (Twitter/@Haidar_Bagir)

Asal lu meninggal jasad lu nguap gitu, ngilang. Lah lu kalau meninggal karena ngeremehin Ccrona, yang lain bisa kena. Yang mandiin lu, yang nguburin lu, orang catering tahlilan lu, kena. Ya Allah jahat banget lu. Dia nggak ngerti apa-apa, cuma ngebungkusin lemper doang, kena.

2. Social distancing Mestinya Dituruti

Beda cerita kalau lu udah waspada gitu kan. Pasti ada penanganannya. Kita juga kalau diarahin buat social distancing, yang bisa ngikutin ya nurut tolong. Ada orang batuk, udah ngindarin tuh. Jangan ada yang batuk lu tegor, 'Wet batuk pak haji?' Yah lu kena corona lu. Jangan sampe meninggal karena bercanda.

Udah ada kan porsinya masing-masing nih, dokter nyembuhin, pemerintah ngatur, kita pasien nurut sama arahan. Lu kalau pasien bandel, dokternya ngambek, kita sembuhnya gimana bos? Kalau masuk angin doang mah dikerokin beres, lah crona? Dikerokin, yang ngerokin ikut corona juga.

Beda corona mah. Biar kata gejalanya batuk-batuk nih, lu minumin obat batuk, obat batuknya bingung, 'Ya Allah ini bukan jobdesc gue' obat batuknya yang kena corona tuh

3. Liburan Bisa Nanti-nanti, Pucak Nggak Bakal Jadi Pendek

Udah di rumah dulu, liburan nanti-nanti mah bisa. Lu nggak ke mall sekarang tuh nggak apa-apa, itu mall nggak bakal berubah jadi kantin, enggak. Lu nggak ke puncak sekarang juga puncak nggak bakal jadi pendek, tetep aja kita kalau ke sana nanjak-nanjak juga.

Ayo mari kita sama-sama lawan corona. Nih corona didiemin lama-lama ngelunjak nih. Corona kalau bentukannya orang udah gue kelepak dari dulu.

Dalam Kondisi Darurat, Hotline Kemenkes Kini Bisa Panggil Ambulans. (Instagram/@kemenkes_ri)
Dalam Kondisi Darurat, Hotline Kemenkes Kini Bisa Panggil Ambulans. (Instagram/@kemenkes_ri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UN Ditiadakan, DPR-Kemendikbud Timbang Kelulusan Siswa dari Nilai Raport

UN Ditiadakan, DPR-Kemendikbud Timbang Kelulusan Siswa dari Nilai Raport

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:43 WIB

Biozek Rapid Test COVID-19, Alat Uji Cepat Corona, Akurat dan Terjangkau

Biozek Rapid Test COVID-19, Alat Uji Cepat Corona, Akurat dan Terjangkau

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:39 WIB

Diminta Jusuf Kalla, Pemprov DKI Bangun Rumah Sakit Darurat di Markas PMI

Diminta Jusuf Kalla, Pemprov DKI Bangun Rumah Sakit Darurat di Markas PMI

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:35 WIB

Pemeriksaan Corona Hasil Patungan, DPR Bakal Sumbangkan Sisa Rapid Test

Pemeriksaan Corona Hasil Patungan, DPR Bakal Sumbangkan Sisa Rapid Test

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:28 WIB

Terkini

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB