Dicari Polisi, Pasien di Bukittinggi Kabur karena Menolak Diisolasi

Agung Sandy Lesmana
Dicari Polisi, Pasien di Bukittinggi Kabur karena Menolak Diisolasi
Ilustrasi--perawat menggunakan masker berjalan usai melakukan pemeriksaan terhadap pasien yang diduga terkena virus Difteri di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Jumat (8/12/2017). [Antara Foto/Muhammad Adimaja]

Dia menyebut jika pasien itu menolak saat hendak dirawat di rumah sakit.

Suara.com - Polisi masih mencari soal warga di Bukittinggi, Padang, Sumatra Barat yang dikabarkan kabur dari rumah sakit.

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso seperti dilansir dari Klikpositif.com--jaringan Suara.com, membantah jika soal informasi yang sempat menghebohkan warga di Sumbar.

Dia menyebut jika pasien itu menolak saat hendak dirawat di rumah sakit.

"Itu bukan kabur ya, tapi dia menolak dirawat," katanya, Selasa (24/3/2020).

Iman menyebut, hingga saat ini pasien tak diketahui keberadaannya dan tengah ditelusuri.

"Masih kami cari, informasi dari Camat MKS, pasien ini datang dengan gejala demam, batuk dan pilek ke Puskesmas, namun saat akan dirujuk, dia malah pulang," katanya.

Sementara, terkait riwayat perjalanan pasien tersebut belum pula diketahui.

"Mungkin ia takut viral atau bagaimana, jadi ia kembali ke rumah, mudah-mudahan ia tak terindikasi (COVID-19)," kata dia.

Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias pada Senin 23 Maret 2020 menyebutkan jika ada pasien yang lari dari rumah sakit.

"Ini tentu jadi masalah bagi kami, harus kita cari, lari dia dari rumah sakit,"kata Wali Kota Bukittinggi.

Informasi yang diterima KLIKPOSITIF, kejadian terkait pasien ini terjadi pada Minggu malam lalu dan tak diketahui keberadaannya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS