Suara.com - China mulai dihadapkan dengan potensi gelombang kedua kasus infeksi virus corona. Sebab, angka kasus impor terus mengalami peningkatan.
Sementara itu, Inggris mulai menetaokan status lockdown di negaranya selama tiga pekan ke depan. Pasalnya, angka infeksi virus corona mulai tak terkendali di negara itu.
Selain dua kabar tersebut, berikut Suara.com merangkum perkembangan virus corona di negara lainnya sepanjang Selasa (24/3/2020).
1. China Hadapi Gelombang Kedua Kasus Virus Corona, Mayoritas dari Luar Negeri

Muncul gelombang kedua kasus infeksi virus corona baru Covid-19 di China. Negeri Tirai Bambu itu melaporkan ada 78 kasus baru setelah selama sepekan kasus infeksi corona tidak ditemukan.
Dialihbahasakan dari Channel News Asia, Selasa (24/3/2020), menurut laporan Komisi Kesehatan Nasional ada 78 kasus baru virus corona. Tujuh kasus di antaranya meninggal dunia.
2. Ini Tunjangan dari Pemerintah untuk Warga Australia Selama Wabah Corona

Krisis kesehatan yang disebabkan virus corona Covid-19 mulai memberikan ekses terhadap perekonomian Australia.
Baca Juga: Pandeglang Waspada Virus Corona
Antrean di kantor tunjangan sosial atau Centrelink terlihat, saat pemerintah mengumumkan berbagai paket kebijakan ekonomi.
3. Sepekan Hilang, China Laporkan 78 Kasus Baru Positif Corona

Komisi Kesehatan Nasional China kembali melaporkan 78 kasus infeksi virus corona baru Covid-19 di Provinsi Hubei.
Kasus tersebut merupakan kasus pertama setelah sepekan tidak ditemukan kasus baru di wilayah tersebut.