APD Langka, Tenaga Medis di Aceh Pakai Mantel Hujan Tangani Pasien

Chandra Iswinarno

Rabu, 25 Maret 2020 | 08:10 WIB
APD Langka, Tenaga Medis di Aceh Pakai Mantel Hujan Tangani Pasien
Sejumlah tenaga medis di RSUCND Meulaboh memakai mantel. [Portalsatu]

Suara.com - Akibat kelangkaan dan juga mahalnya alat pelindung diri (APD) di Provinsi Aceh, tenaga medis yang berada di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSUCND) Meulaboh menggunakan mantel plastik.

Penggunaan mantel plastik, yang lazim dipakai saat hujan, dipakai untuk menangani pasien terkait Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Aceh Barat.

"Saat ini APD sangat mahal harganya. Selain itu juga sulit diperoleh, sehingga kami pakai mantel untuk pelindung diri ketika menangani pasien," kata seorang perawat di RSUCND Cut seperti dilansir Portalsatu.com-jaringan Suara.com pada Selasa (24/3/2020).

Inisiatif penggunaan mantel tersebut, diakui Cut,terinspirasi dari seorang dokter di luar Aceh Barat.

"Selain simpel, harganya murah dan mudah didapat, semoga bisa menjadi APD," ucapnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini belum ditemukan adanya warga Aceh yang positif terjangkit Virus Corona atau Covid-19.

Namun sebelumnya, Pemerintah Aceh mengumumkan adanya warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Corona yang meninggal. Warga berinisial AA tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Abidin Banda Aceh pada Senin (23/3/2020) sekira pukul 12.45 WIB.

Meski begitu, Pemprov Aceh masih menunggu hasil spesimen swab (sampel lendir) pasien berinisial AA dari laboratorium Balitbang Kemenkes RI di Jakarta.

"Belum (diterima hasil lab)," kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif saat dikonfirmasi portalsatu.com, Selasa (24/3/2020).

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doni Monardo Sebut RS di Daerah Belum Dapat APD, Jokowi: Sudah

Doni Monardo Sebut RS di Daerah Belum Dapat APD, Jokowi: Sudah

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 21:15 WIB

Kaget APD Impor yang Dikirim Buatan Indonesia, Ganjar: Ini Pembelajaran

Kaget APD Impor yang Dikirim Buatan Indonesia, Ganjar: Ini Pembelajaran

Jawa Tengah | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:19 WIB

APD Terbatas, Kadinkes Batam: Jika Sangat Darurat Bisa Gunakan Jas Hujan

APD Terbatas, Kadinkes Batam: Jika Sangat Darurat Bisa Gunakan Jas Hujan

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 07:31 WIB

Dinkes Kepri: Petugas Medis Boleh Pakai Jas Hujan Pengganti APD Corona

Dinkes Kepri: Petugas Medis Boleh Pakai Jas Hujan Pengganti APD Corona

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 06:40 WIB

Terungkap Alasan Perawat Pasien Corona di Sukabumi Pakai Jas Hujan

Terungkap Alasan Perawat Pasien Corona di Sukabumi Pakai Jas Hujan

Jabar | Kamis, 19 Maret 2020 | 19:47 WIB

Disorot! Tenaga Medis Indonesia Pakai Jas Hujan saat Rawat Pasien Corona

Disorot! Tenaga Medis Indonesia Pakai Jas Hujan saat Rawat Pasien Corona

Jawa Tengah | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:39 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB