Imbas Corona, Penumpang KRL Berkurang 70 persen

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 25 Maret 2020 | 16:39 WIB
Imbas Corona, Penumpang KRL Berkurang 70 persen
Petugas di Stasiun Bogor memeriksa suhu tubuh penumpang KRL Commuter Line. (Suara.com/Zian Alfath)

Suara.com - Merebaknya Virus Corona atau Covid-19 berimbas pada penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line yang kini menurun drastis. Bahkan, jumlah penumpang hanya tersisa 30 persen dari normalnya.

Kondisi tersebut terjadi lantaran Kepala Daerah se-Jabodetabek kebanyakan menerapkan larangan untuk berkegiatan di luar rumah. Mulai dari kegiatan sekolah hingga perkantoran dihentikan sementara.

VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan jumlah pengguna KRL terus menunjukkan tren menurun dalam dua pekan terakhir. Bahkan, jumlah pengguna KRL telah turun hampir 70 persen dari yang biasanya mencapai 900 ribu hingga 1,1 juta pengguna setiap harinya di waktu normal.

"Pada Senin 23 Maret 2020 volume tercatat 341.252 pengguna, sementara pada Selasa 24 Maret kemarin hanya 292.825 pengguna," ujar Anne melalui keterangan tertulis yang dikutip Suara.com pada Rabu (25/3/2020).

Meski jumlah pengguna terus menurun, berbagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona di KRL Commuter Line diklaim terus ditingkatkan. PT KCI menambah jumlah wastafel di stasiun dengan memasang unit tambahan selain dari yang tersedia di toilet seluruh stasiun.

"Wastafel tambahan ini tersedia antara lain di Stasiun Juanda, Manggarai, Bogor, Bekasi, Jakarta Kota, Tanah Abang, Rangkasbitung, dan akan terus ditambah," jelasnya.

Selain itu, sudah tersedia pula bilik disinfektan di Stasiun Sudirman. Para pengguna yang memerlukan dapat melewati bilik ini saat hendak masuk maupun keluar stasiun.

"Bilik ini juga akan dipasang pada sejumlah stasiun lainnya bekerja sama dengan berbagai pihak," kata Anne.

Selain di stasiun, kata Anne, upaya physical distancing atau menjaga jarak antar pengguna di dalam KRL juga terus ditingkatkan. Ia menghimbau agar para pengguna mengisi bangku tempat duduk panjang di dalam KRL yang berkapasitas tujuh orang cukup dengan maksimum empat orang.

baca juga

"Sementara untuk tempat duduk prioritas sebaiknya diisi paling banyak dua orang tiap tempat duduk. Para pengguna yang berdiri juga akan diarahkan untuk berjarak dan tidak berhadapan satu sama lain," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal KRL Kembali Normal, Penumpang Ikuti Saran Pemerintah untuk Berjarak

Jadwal KRL Kembali Normal, Penumpang Ikuti Saran Pemerintah untuk Berjarak

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:17 WIB

Pengguna KRL Commuter Line Apresiasi Jadwal Kembali Seperti Semula

Pengguna KRL Commuter Line Apresiasi Jadwal Kembali Seperti Semula

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 09:55 WIB

Panen Kritikan, Jadwal Perjalanan KRL Kembali Normal Sore Nanti

Panen Kritikan, Jadwal Perjalanan KRL Kembali Normal Sore Nanti

News | Senin, 23 Maret 2020 | 12:16 WIB

Penumpang Berjubel dan Berdesakan, Jadwal KRL Normal Kembali

Penumpang Berjubel dan Berdesakan, Jadwal KRL Normal Kembali

Bisnis | Senin, 23 Maret 2020 | 11:41 WIB

Menumpuk karena Jam Dibatasi, Penumpang KRL: Risiko Tertular Corona Besar

Menumpuk karena Jam Dibatasi, Penumpang KRL: Risiko Tertular Corona Besar

News | Senin, 23 Maret 2020 | 11:12 WIB

Tambah Jadwal Kereta, Pengguna Commuter Line Diminta Jaga Jarak

Tambah Jadwal Kereta, Pengguna Commuter Line Diminta Jaga Jarak

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 23:00 WIB

Terkini

Emak-emak Demo ke DPR, Desak Gibran Dimakzulkan

Emak-emak Demo ke DPR, Desak Gibran Dimakzulkan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Serial Crazy Rich Asians Resmi Digarap, Michelle Yeoh Bakal Comeback

Serial Crazy Rich Asians Resmi Digarap, Michelle Yeoh Bakal Comeback

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Fenomena Gamer Rage: Saat Caci Maki dan Perundungan di Gim Dianggap Wajar

Fenomena Gamer Rage: Saat Caci Maki dan Perundungan di Gim Dianggap Wajar

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:50 WIB

RI Jadi Produsen Kelapa Terbesar Kedua, Tapi Petani Masih Terjebak Masalah Klasik

RI Jadi Produsen Kelapa Terbesar Kedua, Tapi Petani Masih Terjebak Masalah Klasik

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Rumah Dinas TNI Jadi Sarang Judol, Jenderal Maruli: Ini Sangat Memalukan

Rumah Dinas TNI Jadi Sarang Judol, Jenderal Maruli: Ini Sangat Memalukan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Soal Putusan MK Gibran, NasDem Mulai Jaring Aspirasi DPW Se-Indonesia

Soal Putusan MK Gibran, NasDem Mulai Jaring Aspirasi DPW Se-Indonesia

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Cara Menghilangkan Flek Hitam dengan Jeruk Nipis dan Garam, Apakah Aman?

Cara Menghilangkan Flek Hitam dengan Jeruk Nipis dan Garam, Apakah Aman?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Pelatih Spanyol Bongkar Sisi Lain Juru Taktik Timnas Indonesia John Herdman yang Jarang Disorot

Pelatih Spanyol Bongkar Sisi Lain Juru Taktik Timnas Indonesia John Herdman yang Jarang Disorot

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:38 WIB

Kopdes Dapat Perlakuan Istimewa dari Bulog, Pembelian Beras Tak Terbatas

Kopdes Dapat Perlakuan Istimewa dari Bulog, Pembelian Beras Tak Terbatas

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:37 WIB

×