ODP Virus Corona di Ibu Kota Negara Baru Pengganti Jakarta Terus Bertambah

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 26 Maret 2020 | 16:29 WIB
ODP Virus Corona di Ibu Kota Negara Baru Pengganti Jakarta Terus Bertambah
Peta wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. [Google Maps/captured]

Suara.com - Sebanyak 69 warga Kabupaten Penajam Paser Utara - Ibu Kita Negara Baru di Kalimantan Timur berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (COVID-19). Jumlah tersebut berdasarkan data Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Penajam Paser Utara yang rilis, Kamis (26/3/2020).

ODP virus corona di Kabupaten Penajam Paser Utara sebelumnya terdata 59 orang hingga saat ini tercatat 69 orang atau bertambah 10 orang.

"Data ODP yang tercatat sampai hari ini sebanyak 69 orang," jelas Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara, Arnold Wayong ketika ditemui di Penajam.

Warga yang tercatat berstatus ODP virus corona tersebut masing-masing di Kecamatan Penajam 39 orang, Kecamatan Waru satu orang, 23 orang di Kecamatan Babulu dan Kecamatan Sepaku enam orang.

"Kami pastikan ODP itu terus dipantau secara khusus setiap hari oleh petugas yang ada di puskesmas dan dilaporkan perkembangannya ke Dinas Kesehatan," ujar Arnold Wayong.

Hingga saat ini juga tercatat sebanyak delapan warga Kabupaten Penajam Paser Utara dengan ststus ODP virus corona sudah dinyatakan negatif COVID-19 dan masa pemantauan sudah selesai. Delapan warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang sebelumnya masuk dalam ODP virus corona tersebut menurut Arnold Wayong, dinyatakan bebas COVID-19 dan selesai dipantau pada Selasa (24/3/2020).

Dari delapan warga yang dinyatakan negatif virus corona dan masa pemantauan sudah selesai itu, dua di antaranya sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Jadi sampai sekarang warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang PDP virus corona atau terduga dan positif terjangkit COVID-19 nihil atau tidak ada," ucap Arnold Wayong.

"Kami minta masyarakat untuk tenang dan tetap waspada dengan menjaga kesehatan diri serta kebersihan lingkungan sekitar," tambah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.

baca juga

Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan dan menginformasikan, apabila ada keluarga atau tetangga yang terkena gejala COVID-19. Warga dapat menghubungi nomor telepon 0821.5751.6261 dan 0821.5781.6663 menyangkut virus corona. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pikirkan Bantuan untuk Virus Corona, Maia Estianty Tak Bisa Tidur

Pikirkan Bantuan untuk Virus Corona, Maia Estianty Tak Bisa Tidur

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2020 | 16:27 WIB

Sehari Setelah Hari Raya Nyepi, Kota Denpasar Tetap Sepi

Sehari Setelah Hari Raya Nyepi, Kota Denpasar Tetap Sepi

Jatim | Kamis, 26 Maret 2020 | 16:26 WIB

Pedro Sumbangkan Ini Guna Bantu Perangi Virus Corona

Pedro Sumbangkan Ini Guna Bantu Perangi Virus Corona

Bola | Kamis, 26 Maret 2020 | 16:25 WIB

Jalan di Jakarta Mulai Lengang, Anies: Saya Apresiasi yang Tetap di Rumah

Jalan di Jakarta Mulai Lengang, Anies: Saya Apresiasi yang Tetap di Rumah

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 16:22 WIB

Terkini

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

×