Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Vania Rossa

Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB
Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar
Ilustrasi Petugas SPPG menyiapkan makanan program MBG. (ANTARA)
baca 10 detik
  • Dapur SPPG Pasir Pauh di Pariaman ditutup sementara pada 15 September 2026 akibat dugaan keracunan makanan program MBG.
  • Sebanyak 128 siswa mengalami gejala keracunan, dan empat orang masih dirawat intensif di rumah sakit hingga Selasa sore.
  • Dinas Kesehatan telah mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium oleh BPOM Padang guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.

Suara.com - Dugaan keracunan makanan yang dialami 128 siswa di Kota Pariaman, Sumatera Barat, membuat operasional salah satu dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Pauh yang memasok makanan untuk MTsN 1 Kota Pariaman dan lima sekolah lainnya ditutup sejak Selasa (15/9/2026). Penghentian dilakukan setelah sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan seusai menyantap makanan MBG pada Senin (14/9/2026).

Para siswa dilaporkan mengalami gejala berupa pusing, mual, muntah hingga sesak napas. Hingga Selasa sore, empat siswa masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan membutuhkan bantuan oksigen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rudy Reprenaldi Rilis, mengatakan sampel makanan telah diambil untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

"Dapur ditutup sementara sampai masalah ini clear. Sampel makanan sudah diambil untuk dicek di laboratorium BPOM Padang. Hasilnya diperkirakan keluar sekitar enam hari ke depan," ujar Rudy, dikutip dari ANTARA.

Untuk sementara, pemerintah daerah menghentikan penyaluran MBG dari dapur tersebut sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Pengawasan makanan MBG diminta diperketat

Kasus ini juga mendorong evaluasi terhadap pengawasan makanan yang dibagikan kepada siswa.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pariaman, Zahardi, meminta pengawasan terhadap dapur penyedia MBG diperketat. Menurut dia, makanan yang diberikan kepada siswa harus memenuhi standar kebersihan dan mutu.

baca juga

"Sebagai program prioritas pemerintah, MBG sangat bermanfaat bagi anak bangsa. Namun, pelaksanaannya mesti dievaluasi, terutama terkait pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari," kata Zahardi.

Ia menambahkan, keberlanjutan penyaluran MBG di sekolah-sekolah di bawah naungan Kemenag nantinya diserahkan kepada keputusan masing-masing sekolah dan orangtua murid.

Sementara itu, penanganan medis terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan masih berlangsung. Pemerintah daerah juga masih menunggu hasil uji sampel dari BPOM Padang sebelum dapat memastikan penyebab kejadian tersebut.

SPPG sebut ada makanan untuk dicicipi guru

Di sisi lain, pihak SPPG Pasir Pauh menyatakan telah menyediakan satu porsi makanan khusus bagi penanggung jawab atau guru di setiap sekolah.

Kepala SPPG Pasir Pauh, Mutiara Ihsani, mengatakan makanan tersebut disiapkan untuk menjalani uji organoleptik sebelum makanan dibagikan kepada siswa. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi, rasa dan aroma makanan.

Namun, menurut Mutiara, mekanisme tersebut tidak dilakukan oleh penanggung jawab di MTsN 1 Kota Pariaman.

"Untuk MTsN 1 semua omprengan sudah dikirim. Cuma PIC dari MTsN tidak melakukan uji organoleptik. Mereka tidak mencoba omprengan untuk guru," ujar Mutiara saat ditemui di SPPG Pasir Pauh, Senin (14/9/2026).

Hasil pemeriksaan BPOM nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa sekaligus menjadi dasar evaluasi terhadap pelaksanaan dan pengawasan penyediaan makanan MBG di sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Terkini

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

×