Jokowi Minta Mendagri Tegur Kepala Daerah yang Tutup Jalan karena Corona

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 02 April 2020 | 12:18 WIB
Jokowi Minta Mendagri Tegur Kepala Daerah yang Tutup Jalan karena Corona
Presiden Joko Widodo tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah medapat laporan ada dua daerah di Indonesia yang menyebabkan distribusi logistik terganggu karena adanya penutupan jalan. Diketahui, penutupan jalan itu dilakukan sejumlah kepala daerah untuk mencegah penularan virus corona atau covid-19.

Hal ini dikatatakan Jokowi dalam Rapat Terbatas tentang Persiapan Menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 melalui Video Conference di Istana Bogor, Kamis (2/4/2020).

"Saya kemarin dapat laporan dari dua daerah, urusan beras agak terganggu, karena jalan yang tertutup. Tolong Pemda diberitahu mengenai hal ini," ujar Jokowi.

Meski demikian, Jokowi tidak menjelaskan dua daerah yang dimaksud. Tetapi, salah satu daerah yang melakukan karantina wilayah atau lockdown adalah Tegal.

Pekerja melakukan proses penurunan beton movable concrete barrier (MBC) saat persiapan penutupan jalan di jalur Pantura Gajah Mada, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (28/3). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah]
Pekerja melakukan proses penurunan beton movable concrete barrier (MBC) saat persiapan penutupan jalan di jalur Pantura Gajah Mada, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (28/3). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah]

Terkait itu, Jokowi meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegur Kepala Daerah yang melakukan penutupan jalan di wilayahnya.

Pasalnya kata Jokowi, penutupan jalan tersebut berdampak pada terhambatnya distrubusi logistik.

"Saya harapkan Mendagri memberi teguran kepada daerah yang blokir jalan-jalannya agar urusan distribusi logistik ini tidak terganggu," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta jajaran menteri terkait agar memastikan ketersediaan distribusi logistik lancar serta kebutuhan pokok bagi masyarakat tersedia di pasar.

"Kemudian juga kita harus memastikan semuanya distribusi logistik ini lancar, kebutuhan pokok tersedia di pasar," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat Corona, Jokowi Beri PR ke Terawan: Permen 2 Hari Harus Selesai!

Darurat Corona, Jokowi Beri PR ke Terawan: Permen 2 Hari Harus Selesai!

News | Kamis, 02 April 2020 | 10:45 WIB

Kendaraan Dilarang Masuk Tol Selama Pembatasan Corona, Mobil Jokowi Boleh

Kendaraan Dilarang Masuk Tol Selama Pembatasan Corona, Mobil Jokowi Boleh

Bisnis | Kamis, 02 April 2020 | 06:55 WIB

Jokowi Digugat Rp 10 Miliar ke Pengadilan, Sembrono Tangani Corona

Jokowi Digugat Rp 10 Miliar ke Pengadilan, Sembrono Tangani Corona

News | Kamis, 02 April 2020 | 07:15 WIB

Jokowi Anggarkan Rp 405,1 Triliun untuk Corona, DPR: Ini Krisis

Jokowi Anggarkan Rp 405,1 Triliun untuk Corona, DPR: Ini Krisis

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 20:41 WIB

Yusril Ihza Mahendra Sebut Jokowi Lamban Putuskan Darurat Kesehatan

Yusril Ihza Mahendra Sebut Jokowi Lamban Putuskan Darurat Kesehatan

News | Rabu, 01 April 2020 | 19:08 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:58 WIB

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 07:50 WIB

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

×