PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

Mohammad Fadil Djailani, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB
PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Foto Bagaskara-Suara.com
baca 10 detik
  • Zulhas siap PAN ikut PT 5% jika disepakati bersama.
  • Viva Yoga sebelumnya menolak PT naik di atas 4%.
  • MK minta perubahan PT 2029 ikuti prinsip proporsionalitas.

Suara.com - Sikap Partai Amanat Nasional (PAN) soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 5 persen mulai menunjukkan perbedaan di internal partai.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan justru membuka ruang bagi partainya untuk menerima berapa pun angka ambang batas parlemen yang nantinya disepakati partai-partai politik koalisi.

Zulhas mengatakan PAN tidak mempermasalahkan jika parliamentary threshold ditetapkan 5 persen, selama keputusan tersebut dihasilkan melalui musyawarah dan kesepakatan bersama.

"Iya, kita begini. Ya. Kita kan koalisi ya, dengan teman-teman Gerindra dan lain-lain. Kita yang penting musyawarah mufakat," ujar Zulhas usai acara HUT PAN ke-28 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Menurut dia, PAN akan mengikuti keputusan bersama terkait besaran ambang batas parlemen. Bahkan, jika seluruh partai sepakat menetapkan PT sebesar 5 persen, PAN menyatakan siap menerima.

"Termasuk soal PT, kami ikut. Tapi harus ada kesepakatan bersama. Itu aja. Itu yang paling penting," katanya.

Ketika kembali ditanya mengenai kemungkinan PT dinaikkan menjadi 5 persen, Zulhas menegaskan tidak ada masalah bagi PAN.

"Ya, asal kesepakatan bulat, kami oke. Kami setuju," tegasnya.

Pernyataan Zulhas tersebut menjadi menarik karena sehari sebelumnya Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyampaikan sikap yang berbeda.

baca juga

Viva Yoga secara terbuka menyatakan PAN keberatan apabila parliamentary threshold dinaikkan lebih dari 4 persen.

"PAN berkeberatan jika Parliamentary Threshold (PT) naik lebih dari 4 persen," ujar Viva Yoga kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).

Viva menegaskan keberatan tersebut bukan karena PAN khawatir gagal memperoleh kursi DPR. Menurutnya, PAN selalu lolos ke Senayan sejak Pemilu 1999 hingga Pemilu 2024.

Ia juga mengaitkan penolakan tersebut dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023.

Dalam putusan tersebut, MK menyatakan ketentuan PT 4 persen konstitusional untuk Pemilu 2024, tetapi penerapannya untuk Pemilu 2029 dan pemilu berikutnya bersifat konstitusional bersyarat. Perubahan besaran ambang batas harus dilakukan dengan berpedoman pada persyaratan yang ditentukan MK.

Salah satu pertimbangan MK berkaitan dengan dampak parliamentary threshold terhadap jumlah suara sah yang tidak terkonversi menjadi kursi. MK menilai sistem pemilu proporsional semestinya meminimalkan suara yang terbuang agar hasil pemilu tidak menjadi semakin tidak proporsional.

Viva menilai perubahan angka PT tidak semestinya didasarkan semata-mata pada kepentingan atau pertimbangan subjektif partai politik. Menurut dia, perubahan harus memperhatikan keterwakilan politik, proporsionalitas, kedaulatan rakyat, keadilan pemilu, penyederhanaan partai secara rasional, serta pencegahan semakin banyaknya suara pemilih yang tidak terkonversi menjadi kursi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:11 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×