Malaysia Tahan 4.189 Orang karena Langgar Aturan Lockdown

Bangun Santoso

Jum'at, 03 April 2020 | 06:30 WIB
Malaysia Tahan 4.189 Orang karena Langgar Aturan Lockdown
Ilustrasi Bendera Malaysia (Shutterstock).

Suara.com - Pemerintah Malaysia telah menahan sebanyak 4.189 individu sepanjang pelaksanaan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) atau isolasi wilayah selama (18/3) hingga (14/4) dalam rangka mencegah virus corona atau COVID-19.

"Sebanyak 1.449 individu telah dituduh di pengadilan (1,087 ditahan dan 1.648 diberi jaminan)," ujar Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri Yakoob dalam pidato khusus di Kuala Lumpur, Kamis (2/4/2020).

Dia menyampaikan penghargaan kepada rakyat Malaysia atas kerja sama yang diberikan kerana tingkat kepatuhan PKP semakin meningkat.

"Rabu malam Polis Diraja Malaysia (PDRM) telah menahan 562 individu berbanding 583 individu pada hari sebelumnya (31 Maret) di perbatasan jalan raya dan patroli PDRM karena melanggar PKP," katanya.

PDRM bersama Angkatan Tentara Malaysia (ATM), telah mengadakan sebanyak 687 Penutupan Jalan Raya dan melakukan pemeriksaan terhadap 380.342 kendaraan.

"PDRM telah melakukan sebanyak 23,256 pemeriksaan dan sebanyak 3,791 tempat juga telah diperiksa oleh PDRM. Jumlah keseluruhan anggota yang bertugas dalam pelaksanaan PKP adalah sebanyak 64,565 orang," katanya.

Dia mengatakan penurunan saat ini sebanyak 3.6 persen kasus penahanan pelanggaran PKP dan jika trend penurunan ini berlanjut PKP akan berhasil dan berharap penularan COVID-19 dapat dikekang.

Sumber: Antara

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah, 24 Pasien Positif Corona di RSPI Dinyatakan Sembuh

Alhamdulillah, 24 Pasien Positif Corona di RSPI Dinyatakan Sembuh

News | Jum'at, 03 April 2020 | 06:18 WIB

Seorang Karyawan Pegadaian Pusat Meninggal karena Virus Corona

Seorang Karyawan Pegadaian Pusat Meninggal karena Virus Corona

News | Jum'at, 03 April 2020 | 06:10 WIB

Pemprov DKI Tambah Dana Penangangan Corona, Total Rp 3 Triliun Lebih

Pemprov DKI Tambah Dana Penangangan Corona, Total Rp 3 Triliun Lebih

News | Jum'at, 03 April 2020 | 05:54 WIB

Mengenal Tamiflu, Obat yang Digunakan Menkes Terawan untuk Atasi Corona

Mengenal Tamiflu, Obat yang Digunakan Menkes Terawan untuk Atasi Corona

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 06:20 WIB

570 Penghuni Panti Jompo di Prancis Meninggal karena Virus Corona Covid-19

570 Penghuni Panti Jompo di Prancis Meninggal karena Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 05:17 WIB

Nihil Kasus Corona, Pemprov Kirim Bantuan APD ke Kepulauan Seribu

Nihil Kasus Corona, Pemprov Kirim Bantuan APD ke Kepulauan Seribu

News | Jum'at, 03 April 2020 | 06:10 WIB

Prediksi BIN, Angka Pasien Corona hingga Akhir Juli Tembus 106.278 Kasus

Prediksi BIN, Angka Pasien Corona hingga Akhir Juli Tembus 106.278 Kasus

News | Jum'at, 03 April 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

×