Array

Gus Nadir: Corona Sulit Diputus Jika Pejabat - Oposisi Masih Merasa Pilpres

Jum'at, 03 April 2020 | 16:35 WIB
Gus Nadir: Corona Sulit Diputus Jika Pejabat - Oposisi Masih Merasa Pilpres
Seorang pekerja menggunakan masker terdiam di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Rais Syuriah PCINU Australia Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir menyindir para pejabat pemerintahan dan oposisi terkait pandemi virus corona di Indonesia.

Misalnya, kata dia, pejabat maupun kaum oposisi seolah memanfaatkan situasi pandemi sebagai ajang untuk kampanye Pilpres 2024.

Hal ini diungkapkan oleh Gus Nadir melalui akun Twitter miliknya @na_dirs. Awalnya sebuah akun Twitter @irfan_nuruddin yang berkomentar mengenai penanganan virus corona.

Menurut pengguna akun Twitter @irfan_nuruddin, penyebaran virus corona akan sulit dihentikan apabila para pemangku agama masih egois dan sering mencari muka di hadapan Tuhan.

"Wabah corona ini sulit diputus apabila para pemangku agama masih egois dan lebih suka mencari muka pada Tuhan. Tenan. Tapi apabila terjadi plot twist, mereka akan paling maju berteriak 'itu berkat amal ibadahku dan para jamaah'" tulis @irfan_nuruddin seperti dikutip Suara.com, Jumat (3/4/2020).

Cuitan @irfan_nuruddin (twitter.com/irfan_nuruddin)
Cuitan @irfan_nuruddin (twitter.com/irfan_nuruddin)

Tak lama berselang, Gus Nadir membalas cuitan tersebut. Gus Nadir menambahkan wabah virus corona akan sulit dihilangkan apabila para pejabat dan oposisi menjadikannya sebagai ajang kampanye.

"Plus para pemangku kebijakan dan oposisi masih merasa seolah ini masa kampanye Pilpres. Padahal Pilpres sudah berlalu dan Pilpres 2024 masih jauh," ungkap Gus Nadir.

Cuitan Gus Nadir (Twitter/na_dirs)
Cuitan Gus Nadir (Twitter/na_dirs)

Gus Nadir menilai sisi kemanusiaan orang-orang sudah tumpul. Ia mengibaratkannya seperti ujung sarung yang tak terlihat.

"Sisi kemanusiaan kita menjadi tumpul seolah ujung sarung tak lagi terlihat," ungkapnya.

Baca Juga: Alasan Sekjen MUI Mengharamkan Mudik di Tengah Pandemi Covid-19

Catatan Redaksi: Kami mengubah judul artikel ini  setelah mendapat protes dari Nadirsyah Hosen, Sabtu (4/4/2020). Sebab, judul yang lama mengandung kesalahan berupa salah pengutipan. Atas hal tersebut, redaksi meminta maaf kepada Gus Nadir dan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI