Glenn Fredly dan Kisah Kepeduliannya dengan Penegakkan HAM di Papua

Dany Garjito, Husna Rahmayunita

Kamis, 09 April 2020 | 11:10 WIB
Glenn Fredly dan Kisah Kepeduliannya dengan Penegakkan HAM di Papua
Penyanyi Glenn Fredly tampil di pesta perilisan album barunya berjudul "Romansa Ke Masa Depan" di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Kamis (14/11). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Penyanyi Glenn Fredly meninggal dunia, Rabu (8/9/2020). Kepergian Glenn Fredly yang mendadak meninggalkan duka cita mendalam bagi publik Tanah Air.

Semasa hidup, laki-laki bernama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo dikenal sebagai sosok yang romantis, demokratis dan humanis.

Tak hanya dikenal sebagai musisi bertangan dingin, Glenn juga merupakan aktivis sosial yang kerap menyuarakan isu kemanusiaan.

Beragam aksi solidaritas kerap digaungkan Glenn Fredly semasa hidupnya baik lewat jalur musik maupun terjun langsung membantu mereka yang kesulitan.

Glenn juga dikenang sebagai sosok yang begitu vokal memperjuangkan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia bagian Timur, khususnya Papua.

Ia sempat menuliskan isu amnesti untuk tahanan politik (tapol) di Papua dan Maluku lewat artikel berjudul "Amnesty for prisoners of conscience is urgent" di sebuah surat kabar berbahasa Inggris di Indonesia, Senin (17/9/2018).

Dalam tulisannya itu, Glenn membagikan kisahnya saat bertemu dengan tahanan politik asal Maluku Johan Teterissa yang dituding melakukan aksi makar. Tak lama setelah itu, ia menanyakan nasib para tahanan politik kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya yakin bahwa Presiden Jokowi akan menjalankan pidatonya untuk membebaskan dan memberikan amnesti kepada semua tahanan politik di Papua dan Maluku dalam waktu dekat. Jadi ketika dia ditanya "siapa yang ada di penjara?" dia dengan percaya diri dapat mengatakan bahwa Indonesia tidak lagi memiliki tahanan politik di sana," tulis Glenn.

Kepedulian Glenn akan nasib warga Papua juga ditunjukkan dalam aksinya bermusik. Suatu ketika ia bahkan sampai menangis di atas panggung, meminta agar segala propaganda terhadap Papua dihentikan.

baca juga

Potret Glenn yang menangis itu kemudian diunggah melalui akun Instagram pribadinya (24/11/2019). Ia berharap kepada Jokowi untuk membebaskan warga Papua dari segala bentuk kekerasan.

"Pak Jokowi...tolong hentikan pendekatan militeristik serta bebaskan para tahanan politik seperti yang bapak inginkan dan juga yang pernah bapak sudah lakukan sebelumnya membebaskan para tahanan politik Maluku maupun Papua, pendekatan dialog yang inklusif atas dasar kemanusiaan dan cinta kasih harus terus didorong serta kita junjung tinggi khususnya bagi saudara kita di tanah Papua," tulis Glenn.

Glenn Fredly dan kepeduliannya dengan warga Papua. (Instagram/@glennfredly309)
Glenn Fredly dan kepeduliannya dengan warga Papua. (Instagram/@glennfredly309)

"Please pak, jangan biarkan ada korban akibat kekerasan jatuh lagi di tanah Papua baik dari sipil maupun militer.. Papua adalah tanah perdamaian yang sudah selayaknya memiliki hak demikian dan cara penyelesaian masalah Papua adalah wajah serta martabat kita semua sebagai Indonesia.. Tuhan memberkati kita semua," imbuhya.

Pengacara Hak Asasi Manusia (HAM) Veronica Koman pun mengungkap bahwa Glenn selalu total menunjukkan solidaritasnya untuk penegakkan HAM di Papua. Veronica turut berbelasungkawa atas meninggalnya Glenn Fredly yang dianggapnya sebagai sahabat para aktivis.

"Sedih sekali atas kepergian Glenn Fredly, artis dengan bakat dan jiwa kemanusiaan luar biasa, sahabat para aktivis. Ia pernah 2 kali tanya ke saya ia bisa bantu apa, ketika terjadi penangkapan massal terhadap mahasiswa Papua, atas peristiwa yang berbeda. Rest in Power," tulis Veronica Koman lewat unggahan di akun Facebooknya.

Seperti diketahui, musisi Glenn Fredly meninggal dunia di Rumah Sakit Setia Mitra Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 18.00 WIB.

Glenn Fredly meninggalkan seorang istri yang juga artis bernama Mutia Ayu dan seorang bayi yang baru saja berusia 40 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Keramaian karena Corona, Melly Goeslaw Tak Melayat Glenn Fredly

Hindari Keramaian karena Corona, Melly Goeslaw Tak Melayat Glenn Fredly

Entertainment | Kamis, 09 April 2020 | 08:37 WIB

Ditanya soal Melayat ke Glenn Fredly, Ini Jawaban Armand Maulana

Ditanya soal Melayat ke Glenn Fredly, Ini Jawaban Armand Maulana

Entertainment | Kamis, 09 April 2020 | 08:28 WIB

Sakit Meningitis, Glenn Fredly Tertutup ke Keluarga

Sakit Meningitis, Glenn Fredly Tertutup ke Keluarga

Entertainment | Kamis, 09 April 2020 | 08:24 WIB

Glenn Fredly Meninggal Dunia, Kenang Lagi Lika-liku Perjalanan Cintanya

Glenn Fredly Meninggal Dunia, Kenang Lagi Lika-liku Perjalanan Cintanya

Lifestyle | Kamis, 09 April 2020 | 08:35 WIB

Glenn Fredly Meninggal karena Meningitis, Ketahui Faktor-Faktor Risikonya!

Glenn Fredly Meninggal karena Meningitis, Ketahui Faktor-Faktor Risikonya!

Health | Kamis, 09 April 2020 | 08:34 WIB

Berkaca dari Glenn Fredly, Ketahui Ancaman Meningitis pada Orang Dewasa!

Berkaca dari Glenn Fredly, Ketahui Ancaman Meningitis pada Orang Dewasa!

Health | Kamis, 09 April 2020 | 08:16 WIB

Terkini

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:35 WIB

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:30 WIB

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:15 WIB

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kaltim | Jum'at, 06 November 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:04 WIB

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

PKB Apresiasi Kapolri soal Penanganan Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Listyo Sigit

PKB Apresiasi Kapolri soal Penanganan Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Listyo Sigit

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Ube dan Matcha Berpadu dengan Kopi, Jadi Inspirasi Menu Minuman Creamy

Ube dan Matcha Berpadu dengan Kopi, Jadi Inspirasi Menu Minuman Creamy

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 06:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 06:00 WIB

×