Hasil Survei: Tugas Banyak Buat Perasaan Anak Tak Senang Belajar dari Rumah

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 09 April 2020 | 16:18 WIB
Hasil Survei: Tugas Banyak Buat Perasaan Anak Tak Senang Belajar dari Rumah
Ilustrasi belajar di rumah / kursus online (pixabay)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang memaparkan hasil survei mengenai dampak yang dirasakan oleh anak dari kebijakan pemerintah untuk menerapkan kegiatan belajar dari rumah selama pandemi Covid-19.

Survei tersebut dilangsungkan pada akhir Maret 2020. Hasilnya, hampir seratus persen anak menganggap penerapan belajar dari rumah merupakan program penting. Survei juga menunjukan mayoritas anak mendapatkan dukungan fasilitas untuk menunjang kegiatan belajar.

"Hasil survei online dengan target anak 26 sampai 29 Maret 2020 ditemukan bahwa sebenarnya 99 persen anak menyatakan bahwa belajar di rumah merupakan program yang sangat penting dan 91 persen anak mendapatkan dukungan dari orang tua selama belajar dari rumah," kata I Gusti Ayu dalam rapat virtual dengan Komisi VIII DPR, Kamis (9/4/2020).

Meski mayoritas anak menganggap kegiatan belajar dari rumah sebagai program penting. Namun, tidak sedikit dari mereka yang merasa terbebani.

Sebab, selama tidak ada kegiatan belajar di bersama di sekolah, peserta didik kerap diberikan tugas hampir setiap harinya.

"Walaupun demikian 49 persen anak menyatakan bahwa belajar dari rumah membebani anak dengan tugas yang banyak dan 58 persen anak menyatakan perasaan yang tidak menyenangkan selama menjalani program belajar dari rumah," ujar I Gusti Ayu.

Sebelumnya, I Gusti Ayu mengatakan bahwa perempuan dan anak menjadi kelompok rentan terpapar maupun terdampak akibat pandemi Covid-19.

Salah satu dampak yang menjadi beban bagi perempuan ialah seorang ibu yang harus menemani anaknya selama kegiatan belajar mengajar di rumah.

I Gusti Ayu memaparkan, tidak semua orang tua termasuk ibu memiliki kemampuan dalam memfasilitasi kegiatan belajar anak di rumah. Sehingga hal itu membebankan mereka.

baca juga

"Kebijakan belajar di rumah dapat menjadi beban tersendiri bagi ibu terutama ketika sekolah tidak menyediakan panduan yang cukup atau orang tua tidak memiliki kemampuan maupun sarana dan prasarana yang memadai untuk mengajarkan anak di rumah," kata I Gusti Ayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Budaya Patriarki Tambah Beban Perempuan saat Temani Belajar Anak di Rumah

Budaya Patriarki Tambah Beban Perempuan saat Temani Belajar Anak di Rumah

News | Kamis, 09 April 2020 | 15:52 WIB

Di Rumah Aja, Yuk Belajar Pengucapan Berbagai Merek Mobil

Di Rumah Aja, Yuk Belajar Pengucapan Berbagai Merek Mobil

Otomotif | Selasa, 07 April 2020 | 08:05 WIB

Guru Kreatif, Orang Tua Aktif: Kunci Sukses Anak Belajar di Rumah

Guru Kreatif, Orang Tua Aktif: Kunci Sukses Anak Belajar di Rumah

Your Say | Senin, 06 April 2020 | 13:18 WIB

Bantu Guru Terapkan Belajar Online, Kemendikbud Rilis Situs Guru Berbagi

Bantu Guru Terapkan Belajar Online, Kemendikbud Rilis Situs Guru Berbagi

News | Sabtu, 04 April 2020 | 13:51 WIB

Belajar Online di Rumah saat Pandemi Covid-19

Belajar Online di Rumah saat Pandemi Covid-19

Video | Jum'at, 03 April 2020 | 12:10 WIB

Jangkau Lebih Luas, Rano Karno Usul Aplikasi Rumah Belajar Disiarkan di TV

Jangkau Lebih Luas, Rano Karno Usul Aplikasi Rumah Belajar Disiarkan di TV

News | Kamis, 02 April 2020 | 13:29 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×