Imbas Wabah Corona, 800 Buruh di KBN Cakung Dirumahkan Tanpa Upah

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 10 April 2020 | 13:27 WIB
Imbas Wabah Corona, 800 Buruh di KBN Cakung Dirumahkan Tanpa Upah
Ilustrasi. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP) mencatat sekitar 800 buruh pabrik garmen di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Cakung, Jakarta sudah dirumahkan akibat pandemi virus corona COVID-19. Namun, mereka dirumahkan tanpa upah.

Ketua FBLP Jumisih melaporkan bahwa per tanggal 10 Maret 2020 salah satu perusahaan di KBN Cakung sudah menghentikan produksi selama 2 pekan, akibatnya buruh diliburkan tanpa upah.

"Mulai tanggal 10 April 2020, manajemen PT Amos Indah Indonesia yang berlokasi di KBN Cakung Jakarta Utara menyetop produksinya dan merumahkan 800-an buruhnya selama 2 minggu. Alasan merumahkan karena ordernya berkurang sejak pandemi Covid-19," kata Jumisih kepada Suara.com, Jumat (10/4/2020).

Menurut Jumisih, para buruh ini sudah bertahun-tahun menghasilkan pendapatan besar untuk perusahaan, namun di tengah situasi darurat ini perusahaan justru tidak mau mengeluarkan tabungannya untuk menghidupi buruh.

"Penimbunan pendapatan itu kan sudah berlipat dari tahun ke tahun ya, sekarang saatnya kasih yang terbaik untuk buruh-buruh yang selama ini sudah mengabdikan jiwa raganya untuk bisa ekspor impor dan memperlancar usaha pengusaha," tegasnya.

Selain itu, hal ini sangat juga akan berdampak ke buruh lain; satu perusahaan bisa menerapkan hal tersebut maka semua perusahaan di KBN Cakung bisa saja mengikutinya, dia berharap pemerintah bisa menengahi hal ini.

"Pemerintah harus hadir di tengah situasi seperti ini, jangan dilepaskan urusan antara buruh dan pengusaha bersiteru di lapangan, ini kan akan banyak sekali perusahaan yang menerapkan pola ini," ucapnya.

Jumisih menilai Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Pelindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 tidak tegas, dalam implementasinya di pabrik, buruh tak didampingi pemerintah saat berjuang menuntut haknya dari perusahaan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Driver Ojol Minta Larangan Angkut Penumpang Dicabut Atau Diberi Rp 100 Ribu

Driver Ojol Minta Larangan Angkut Penumpang Dicabut Atau Diberi Rp 100 Ribu

News | Jum'at, 10 April 2020 | 13:19 WIB

Hasil Tes Swab Negatif Corona, 7 Siswi Setukpa Polri Dibolehkan Pulang

Hasil Tes Swab Negatif Corona, 7 Siswi Setukpa Polri Dibolehkan Pulang

News | Jum'at, 10 April 2020 | 13:15 WIB

Masjid Ditutup, Pengemudi Ojol Tunaikan Salat Zuhur Pengganti Salat Jumat

Masjid Ditutup, Pengemudi Ojol Tunaikan Salat Zuhur Pengganti Salat Jumat

Jabar | Jum'at, 10 April 2020 | 13:12 WIB

Alamak, Ilmuwan Sebut Angka Asli Kasus Virus Corona Sudah Puluhan Juta!

Alamak, Ilmuwan Sebut Angka Asli Kasus Virus Corona Sudah Puluhan Juta!

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 13:07 WIB

Pakar: Jangan Cabut Lockdown ketika Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan

Pakar: Jangan Cabut Lockdown ketika Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 13:24 WIB

Kecuali Sopir Ojol! Pemotor di Jakarta Boleh Berbocengan, Ini Syaratnya

Kecuali Sopir Ojol! Pemotor di Jakarta Boleh Berbocengan, Ini Syaratnya

News | Jum'at, 10 April 2020 | 12:17 WIB

Kemenag: Untuk Lebaran Tahun Ini, Umat Muslim Jangan Mudik

Kemenag: Untuk Lebaran Tahun Ini, Umat Muslim Jangan Mudik

News | Jum'at, 10 April 2020 | 12:09 WIB

Terkini

Perluas Kesempatan Kerja Global, KUR Dioptimalkan untuk Dukung Pekerja Migran

Perluas Kesempatan Kerja Global, KUR Dioptimalkan untuk Dukung Pekerja Migran

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:41 WIB

Bahlil Sebut Negara Cuan Gede Jika Ekspor SDA Tak Transit

Bahlil Sebut Negara Cuan Gede Jika Ekspor SDA Tak Transit

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:40 WIB

Kalung Emas Direbut Jambret saat Jalan Pagi, Pria di Sawah Besar Terjatuh

Kalung Emas Direbut Jambret saat Jalan Pagi, Pria di Sawah Besar Terjatuh

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:39 WIB

Anak Rentan jadi Target Utama Perekrutan Kelompok Radikal di Ruang Digital

Anak Rentan jadi Target Utama Perekrutan Kelompok Radikal di Ruang Digital

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 19:35 WIB

Jokowi dan Ajudan Pastikan Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo Besok

Jokowi dan Ajudan Pastikan Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo Besok

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:35 WIB

Wastra Nusantara Jadi Identitas Modest Fashion Indonesia, Siap Tembus Pasar Global

Wastra Nusantara Jadi Identitas Modest Fashion Indonesia, Siap Tembus Pasar Global

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 19:32 WIB

Usai Penggerebekan Narkoba, Bangunan Liar di Kampung Bahari Dibongkar

Usai Penggerebekan Narkoba, Bangunan Liar di Kampung Bahari Dibongkar

Foto | Rabu, 04 November 2026 | 19:28 WIB

Pelindo Perkuat Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan melalui Dashboard ACS

Pelindo Perkuat Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan melalui Dashboard ACS

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:28 WIB

Soroti Retaknya Hubungan Elite Politik, Prabowo Didesak Bongkar Aktor Intelektual Kasus Penyadapan

Soroti Retaknya Hubungan Elite Politik, Prabowo Didesak Bongkar Aktor Intelektual Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:26 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya

Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:25 WIB

×