Ibadat Jumat Agung, Hanya Bapa Suci Berikan Penghormatan Salib

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 11 April 2020 | 09:55 WIB
Ibadat Jumat Agung, Hanya Bapa Suci Berikan Penghormatan Salib
Paus Fransiskus menyampaikan berkahnya dalam seremoni Jalan Salib Jumat Agung (Via Crucis) di Alun-alun Santo Petrus Vatikan (10/4/2020), masa lockdown Tahta Suci Vatikan serta Italia untuk menghentikan penyebaran pandemi Covid-19 [AFP/Pool/Andrew Medichini].

Suara.com - Rangkaian Trihari Suci atau Paschal Triduum 2020 di Tahta Suci Vatikan berlangsung menggunakan protokol pencegahan Virus Corona atau Covid-19. Dimulai Kamis Putih (9/4/2020), Jumat Agung (10/4/2020), dan Sabtu Suci (11/4/2020), seluruhnya dilaksanakan tanpa kehadiran umat secara fisik. Demikian pula misa sebelum tiga hari suci, yaitu Minggu Palma (5/4/2020) dan sesudahnya, pada Minggu Paskah esok (12/4/2020).

Misa Jumat Agung 2020 berlangsung di Basilika Santo Petrus, dan liturgi dipimpin oleh Bapa Suci Paus Fransiskus. Acara ini disiarkan langsung kepada umat Kristiani seluruh dunia melalui live streaming.

Dalam Adorasi Salib Suci hanya Paus Fransiskus yang diperkenankan untuk memuliakan Salib, misa Jumat Agung 2020 [Vatican News].
Dalam Adorasi Salib Suci hanya Paus Fransiskus yang diperkenankan untuk memuliakan Salib, misa Jumat Agung 2020 [Vatican News].

Berlangsung secara khidmat, dalam Adorasi Salib Suci hanya Paus Fransiskus yang diperkenankan untuk memuliakan Salib dengan cara mengecup. Sekali lagi, inilah protokol yang diberikan terkait pencegahan Covid-19. Sementara khotbah yang disampaikan Pastor Raniero Cantalamessa dari Rumah Tangga Kepausan berisikan refleksi menyikapi pandemi global Covid-19.

Seperti dikutip dari Vatican News, antara lain dipaparkan, "Tuhan memiliki rencana untuk kesejahteraan kita, dan bukan celaka, bahkan di tengah-tengah pandemi Virus Corona. Kita simak dampaknya, dibandingkan menilik penyebab dan unsur-unsur negatif yang kita dengar setiap hari lewat berita yang menyedihkan. Dengan sikap lebih berhati-hati, akan membantu kita memahami. Tuhan adalah sekutu kita, bukan sekutu virus.

Buah positif dari krisis kesehatan ini adalah perasaan solidaritas. Kapan: dalam ingatan umat manusia, pernahkah orang-orang dari semua bangsa merasa diri mereka begitu bersatu, begitu setara, sehingga hanya ada lebih sedikit konflik pada saat ini? Virus tidak mengenal batas. Dalam sekejap, ia telah meruntuhkan semua hambatan, perbedaan ras, bangsa, agama, kekayaan, dan kekuasaan.

Sebagaimana Bapa Suci telah memberikan nasihat bagi kita, hendaknya jangan menyia-nyiakan kesempatan ini. Mari berusaha agar tidak ada yang sakit, tidak banyak kematian, sehingga pekerjaan mulia tenaga bidang kesehatan tidak menjadi sia-sia."

Paus Fransiskus dalam Misa Jumat Agung untuk memperingati Sengsara dan Wafat Yesus, di Basilika Santo Petrus, Vatikan  (10/4/2020) di masa lockdown Tahta Suci Vatikan serta Italia untuk menghentikan penyebaran pandemi Covid-19 [AFP/Pool/Andrew Medichini].
Paus Fransiskus dalam Misa Jumat Agung untuk memperingati Sengsara dan Wafat Yesus, di Basilika Santo Petrus, Vatikan (10/4/2020) di masa lockdown Tahta Suci Vatikan serta Italia untuk menghentikan penyebaran pandemi Covid-19 [AFP/Pool/Andrew Medichini].

Selanjutnya, Bapa Suci Paus Fransiskus memimpin prosesi Jalan Salib atau Via Crucis yang dilangsungkan sekitar satu setengah jam usai Ibadat Jumat Agung. Sebagai representasi, terdapat dua kelompok  pembawa salib. Yaitu narapidana dari Due Palazzi serta Direktorat Kesehatan dan Kebersihan Vatikan.

Disebut pertama, kelompok dipilih mengingat Bapa Suci menaruh perhatian besar terhadap kondisi para tahanan di pelbagai penjara di seluruh dunia, dan kedua, adalah kelompok yang menjadi garda terdepan di Tahta Suci Vatikan dalam memerangi Covid-19.

Mereka menuju 14 stasi atau perhentian yang menggambarkan saat-saat terakhir dari peristiwa Sengsara, Kematian, dan Pemakaman Yesus Kristus.  Melintasi jalur yang ditandai dengan obor, dan prosesi diawali dengan membawa sebuah salib hitam dari alun-alun Santo Petrus, sebelum tiba di teras Basilika Santo Petrus.

baca juga

Usai pembawaan salib mengenang Sengsara dan Wafat Yesus, Bapa Suci Paus Fransiskus memberikan berkat, bagi umat Kristiani di seluruh penjuru dunia.

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kegiatan Kegerejaan Ditiadakan, Misa Trihari Suci Lewat Streaming

Kegiatan Kegerejaan Ditiadakan, Misa Trihari Suci Lewat Streaming

News | Jum'at, 10 April 2020 | 12:32 WIB

Paus Fransiskus: Covid-19 Adalah Reaksi Alam terhadap Krisis Ekologis

Paus Fransiskus: Covid-19 Adalah Reaksi Alam terhadap Krisis Ekologis

Tekno | Kamis, 09 April 2020 | 07:15 WIB

Berikan Berkat Khusus, Ini Doa Paus Fransiskus bagi Pandemi Corona

Berikan Berkat Khusus, Ini Doa Paus Fransiskus bagi Pandemi Corona

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:40 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×