alexametrics

Sepi karena Wabah Corona, Pedagang Sepatu Keliling Nangis Bingung Cari Uang

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita
Sepi karena Wabah Corona, Pedagang Sepatu Keliling Nangis Bingung Cari Uang
Maman, pedagangan sepatu menangis dagangan sepi. (Instagram/@actforhumanity)

"Sehari-hari aja kan bingung jadinya. Bingung nyarinya, kalau gak usaha entar gimana coba?," kata Maman.

Suara.com - Wabah virus corona covid-19 memberikan dampak besar bagi kalangan rakyat kecil. Seperti Maman, seorang penjual sepatu yang kini hidup susah karena bingung mencari uang.

Kepada Tim Aksi Cepat Tanggap, Maman yang hidup sebatang kara mengaku dagangannya kini sepi pembeli akibat wabah virus corona.

Hal itu membuatnya bersedih hari, karena ia tidak memiliki peghasilan untuk menyambung hidup sehari-hari.

"Sekarang kan jualan sepatu nggak ada yang beli, lagi pada libur. Sedih itu. Ya habis kita makan dari mana?" ungkap Maman, seperti dikutip Suara.com dari unggahan video @actforhumanity, Kamis (16/4/2020).

Baca Juga: Mendag Pastikan Beras Tak Akan Langka di Saat Pandemi Corona

Maman bahkan sampai berurai air mata menceritakan kesulitan hidup yang dialami.

"Sehari-hari aja kan bingung jadinya. Bingung nyarinya, kalau gak usaha entar gimana coba?" kata Maman sembari menghapus air matanya.

Maman, pedagangan sepatu menangis dagangan sepi. (Instagram/@actforhumanity)
Maman, pedagangan sepatu menangis dagangan sepi. (Instagram/@actforhumanity)

Tangis laki-laki paruh baya itupun sedikit terobati setelah Iim Aksi Cepat Tanggap memberikan bantuan makanan. Maman bersyukur dan mengucap terima kasih ketika mendapat pemberian tersebut.

"Dapat bantuan makanan, alhamdulillah akhirnya seneng banget. Ada yang nolongin saya makan, terima kasih banyak."

"Ini yang ngasih memberi saya, biar panjang umur, murah rezeki segala maksud dan tujuannya tercapai," kata Maman, memungkasi.

Baca Juga: Telegram Mabes Polri: Bersiap Hadapi Kerusuhan di Tengah Wabah Corona

Kisah maman ini seketika mendapat perhatian warganet yang ramai memberikan dukungan.

Komentar