ODP Covid-19, 95 ABK KM Nggapulu Akan Dikarantina di Atas Kapal

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 21 April 2020 | 11:20 WIB
ODP Covid-19, 95 ABK KM Nggapulu Akan Dikarantina di Atas Kapal
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 95 anak buah kapal atau ABK KM Nggapulu akan menjalani karantina mandiri selama 14 hari di atas kapal. Hal itu menyusul adanya 16 ABK yang terindikasi terjangkit virus Corona atau Covid-19 berdasar hasil rapid test.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan KM Nggapulu rencananya akan berlabuh ke Luar Dam Pelabuhan Tanjung Priok. Selanjutnya, selama 14 hari ke depan 95 dari total 111 ABK itu akan menjalani karantina mandiri dengan pengawasan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Anak Buah Kapal atau ABK sebanyak 95 orang akan dikarantina mandiri (ODP) di atas kapal selama 14 hari dan mendapat pengawasan dari KKP Tanjung Priok," kata Yusri kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

Sebelumnya, 16 dari 111 ABK KM Nggapulu terindikasi terjangkit virus Covid-19. Hal itu diketahui berdasar hasil rapid test.

Yusri menuturkan KM Nggapulu mulanya bersandar di Dermaga 106 Pelabuhan Tanjung Priok dari Surabaya pada Senin (20/4/2020) sekira 12.47 WIB.

Sesuai protokoler, selanjutnya tim kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Priok pun melakukan pemeriksaan terhadap 111 ABK dan 161 penumpang KM Nggapulu.

"Hasil pemeriksaan rapid tes ditemukan 16 ABK yang terindikasi Covid-19," ungkap Yusri.

Selanjutnya, sekira pukul 18.30 WIB 16 ABK yang terindikasi terjangkit Covid-19 itu pun langsung dirujuk ke Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat. Menurut Yusri 16 ABK dirujuk ke RS Pelni dengan menggunakan enam unit mobil ambulans.

"Pukul 19.00 WIB, tiba di Rumah Sakit Pelni Petamburan Jakarta Barat diserahterimakan dari Kesehatan KKP Tanjung Priok Bapak Fedik kepada dokter jaga RS Pelni dr. Widia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Tersangka Hoaks Virus Corona di Jabar Tak Ditahan, Ini Alasan Polisi

2 Tersangka Hoaks Virus Corona di Jabar Tak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Jabar | Selasa, 21 April 2020 | 10:33 WIB

Mau Lawan Virus Corona, Pemkab Bogor Kekurangan Tenaga Medis

Mau Lawan Virus Corona, Pemkab Bogor Kekurangan Tenaga Medis

Jabar | Selasa, 21 April 2020 | 10:28 WIB

Panduan CDC Tentang Penggunaan Masker Agar Optimal Cegah Virus Corona

Panduan CDC Tentang Penggunaan Masker Agar Optimal Cegah Virus Corona

Health | Selasa, 21 April 2020 | 10:27 WIB

Terpopuler: 7 Penyebab Bau Kentut, Virus Corona Bertahan di Testis

Terpopuler: 7 Penyebab Bau Kentut, Virus Corona Bertahan di Testis

Health | Selasa, 21 April 2020 | 10:19 WIB

Remaja Ini Buat Situs Persebaran Virus Corona Terlengkap di Dunia

Remaja Ini Buat Situs Persebaran Virus Corona Terlengkap di Dunia

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB