Remaja Ini Buat Situs Persebaran Virus Corona Terlengkap di Dunia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 21 April 2020 | 11:00 WIB
Remaja Ini Buat Situs Persebaran Virus Corona Terlengkap di Dunia
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang remaja berusia 17 tahun, bernama Avi Schiffmann asal Washington, Amerika Serikat, berhasil membuat salah satu situs web persebaran virus Corona (Covid-19) terlengkap di dunia.

Remaja yang masih duduk di sekolah menengah itu merilis situs webnya pada Desember 2019. Situs yang sangat sederhana ini mengambil data dari sumber tepercaya seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), dan otoritas kesehatan regional.

Situs yang dapat diakses dengan alamat https://ncov2019.live/data ini menampilkan jumlah orang yang terinfeksi virus di berbagai negara, jumlah kematian, dan jumlah orang yang sembuh.

Situs tersebut akan memperbarui data setiap 10 menit dan tidak menampilkan iklan sama sekali. Tak hanya itu, Schiffmann juga menampilkan data yang diberi kode warna sehingga mudah dipahami.

"Saya pikir itu akan keren jika ada situs web yang menghimpun semua informasi dari semua jenis sumber. Saya ingin membuat sesuatu yang menunjukkan data seakurat mungkin karena ada banyak informasi yang salah," ucap Schiffmann, seperti dilansir laman Metro, Selasa (21/4/2020).

Remaja yang tinggal bersama ibunya di Pulau Mercer itu terus memperbarui situsnya dan meminta umpan balik pengguna untuk menemukan bug dan masalah sistem lainnya.

Pembuat peta persebaran virus corona terlengkap di dunia, Avi Schiffmann. [Twitter]
Pembuat peta persebaran virus corona terlengkap di dunia, Avi Schiffmann. [Twitter]

Lewat Twitternya @AviSchiffmann, ia sempat mencuit tentang perbaikan bug yang ditemukan.

"Situs sudah berfungsi, setelah begadang selama lebih dari 30 jam berturut-turut mencoba untuk memperbaiki bug yang paling rumit. Server telah sepenuhnya dirubah untuk mencegah hal ini terjadi lagi. Beri tahu saya jika ada masalah atau bug yang Anda temukan, saya minta maaf ini terjadi dan saya menghargai semua orang yang tetap mengakses situs saya," cuitnya dalam sebuah utas pada 20 April.

Pembuat peta persebaran virus corona terlengkap di dunia, Avi Schiffmann. [Twitter]
Pembuat peta persebaran virus corona terlengkap di dunia, Avi Schiffmann. [Twitter]

Schiffmann belajar membuat kode sendiri melalui video YouTube dan saat ini ia menghabiskan enam jam sehari untuk memperbarui situsnya. Laman yang dibuatnya telah menjadi salah satu situs pelacakan virus Corona yang paling banyak dilihat di dunia. Hal itu membuat PBB tertarik padanya.

baca juga

"Mereka tertarik pada saya menjadi duta pemuda untuk teknologi. Ini sangat keren," ungkap Schiffmann kepada The Times.

Situs website yang dibuat Schiffmann bukan satu-satunya yang melacak data publik mengenai Covid-19, tetapi situs tersebut memiliki tampilan yang sederhana dan akurasi yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Website Resmi Cek Persebaran Virus Corona di Pulau Jawa

6 Website Resmi Cek Persebaran Virus Corona di Pulau Jawa

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 11:43 WIB

Alhamdulillah, Tiga Daerah Ini Zona Hijau di Tengah Pandemi COVID-19

Alhamdulillah, Tiga Daerah Ini Zona Hijau di Tengah Pandemi COVID-19

News | Jum'at, 10 April 2020 | 05:57 WIB

Peta Sebaran Virus Corona di Surabaya 8 April 2020: Pasien Tewas Bertambah

Peta Sebaran Virus Corona di Surabaya 8 April 2020: Pasien Tewas Bertambah

Jatim | Rabu, 08 April 2020 | 07:09 WIB

Peta Sebaran Corona di Surabaya 7 April 2020: Pasien Sembuh Bertambah

Peta Sebaran Corona di Surabaya 7 April 2020: Pasien Sembuh Bertambah

Jatim | Selasa, 07 April 2020 | 07:20 WIB

Peta Sebaran Virus Corona Surabaya 6 April 2020: Pasien Positif Bertambah

Peta Sebaran Virus Corona Surabaya 6 April 2020: Pasien Positif Bertambah

Jatim | Senin, 06 April 2020 | 07:42 WIB

Satu Pedagang Positif Corona, Pasar Kapasan Surabaya Sementara Ditutup

Satu Pedagang Positif Corona, Pasar Kapasan Surabaya Sementara Ditutup

Jatim | Sabtu, 04 April 2020 | 19:27 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×