Sebelum Tutup Sementara, Warga Serbu Sejumlah Gerai Bubble Tea di Singapura

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 22 April 2020 | 21:28 WIB
Sebelum Tutup Sementara, Warga Serbu Sejumlah Gerai Bubble Tea di Singapura
Minuman bubble tea. (Pixabay/HIROAKI KANEDA)

Suara.com - Antrean mengular terlihat di depan sejumlah gerai bubble tea di Singapura pada Selasa (21/4/2020), sehari sebelum toko-toko ini tutup sementara akibat pandemi virus corona.

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura (MTI), menerapkan kebijakan penutupan sementara bagi gerai makanan, minuman, dan salon mulai 21 April tengah malam, hingga 4 April mendatang.

Melansir dari The Straits News, penutupan sementara ini dilakukan guna mendukung progran pengetatan bisnis selama periode circuit breaker Singapura, yang kini diperpanjang hingga 1 Juni mendatang.

Warga yang ingin membeli minuman bubble untuk terakhir kalinya sebelum adanya penutupan sementara pun berbondong-bondong menyambangi sejumlah gerai bubble tea populer seperti LiHo dan Gongcha.

Lebih dari 40 orang dikabarkan terlibat antrean panjang di depan gerai bubble tea LiHodi Yishun Avenue. Masyarakat dari berbagai kalangan, tumpah ruah menanti racikan bubble tea terakhir.

Panjangnya antrean dan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan segelas bubble tea pun tak lantas menyurutkan antusiasme pembeli. Hal ini pun membuat layanan pesan antar kebanjiran orderan.

Ilustrasi Antrean Panjang. (Pixabay.com/freestocks-photos)
Ilustrasi Antrean Panjang. (Pixabay.com/freestocks-photos)

Seorang supir layanan pesan antar, Alih Haikal, mengaku mendapakan banyak orderan dan sejak sore dirinya telah terlibat antrean di berbagai gerai bubble tea.

Lamanya menunggu orderan, sambung Alif Haikal, bisa mencapi lebih dari 25 menit. Padahal, di hari biasa, hanya dibutihkan sekitar 5 menit saja untuk mengantre.

"Sejak pukul 5 sore saya sudah mengantre untuk mendapatkan 2 gelas bubble tea dari berbagai gerai. Mulanya saya tak terlalu memikirkan, hingga akhirnya saya dengar bahwa toko ini akan tutup pada Rabu," kata dia.

baca juga

Meski mendapatkan cukup banyak pemasukan saat di hari Selasa, namun Alif tetap khawatir penutupan sementara mulai Rabu ini akan berimbas pada pendapatannya.

"Sekitar 50 persen orderan yang saya dapat berasal dari gerai minuman. Penutupam ini pasti akan memberikan dampak bagi orang-orang seperti saya," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontak dengan Penderita Covid-19, 20 Pekerja Asing Dikunci di Kamar Asrama

Kontak dengan Penderita Covid-19, 20 Pekerja Asing Dikunci di Kamar Asrama

News | Rabu, 22 April 2020 | 18:39 WIB

Sehari Naik 1.000 Kasus Corona, Singapura Dibayangi Ledakan Pandemi

Sehari Naik 1.000 Kasus Corona, Singapura Dibayangi Ledakan Pandemi

News | Rabu, 22 April 2020 | 14:15 WIB

Singapura Lockdown, Toko Belanja Online Kewalahan Terima Lonjakan Pesanan

Singapura Lockdown, Toko Belanja Online Kewalahan Terima Lonjakan Pesanan

News | Selasa, 21 April 2020 | 14:48 WIB

Terkini

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

×