Berbatasan Dengan China, ini Cara Vietnam Atasi Corona Tanpa Kasus Kematian

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 24 April 2020 | 19:58 WIB
Berbatasan Dengan China, ini Cara Vietnam Atasi Corona Tanpa Kasus Kematian
Pengendara motor mengenakan masker saat berkendara melewati Opera House di Hanoi, Vietnam, Kamis (23/4/2020). [AFP/Manan Vatsyayana]

Suara.com - Kabar bahagia datang dari Vietnam. Negara komunis tersebut dikabarkan sudah mulai melonggarkan kebijakan lockdown di beberapa daerah.

Pemerintah Vietnam mulai melonggarkan lockdown setelah sepekan terakhir tidak ada kasus baru dan kematian akibat Covid-19. Pelonggaran lockdown ini mulai berlaku sejak Kamis (23/4/2020).

Pencapaian Vietnam ini kemudian menarik perhatian dunia yang dianggap sukses mengendalikan virus, setidaknya sampai saat ini belum ada kasus kematian di Vietnam.

The Telegraph menyoroti langkah Vietnam yang secara geografis, letaknya berbatasan langsung dengan China, yang hanya sejauh 870 mil, serta berpenduduk 95 juta.

"Ia telah berhasil mengendalikan virusnya meskipun kurang mampu dibandingkan dengan pemain-pemain kuat Asia lainnya seperti Korea Selatan dan Taiwan, dan berbatasan 870 mil dengan China," tulis Telegraph pada Jumat (24/04).

Respons cepat yang dilakukan Vietnam dalam menangani virus ini juga menjadi perhatian. Strategi Vietnam berfokus pada target, pelacakan kontak yang ketat dan pengujian pada kelompok kecil Covid-19 sebelum menyebar.

Sejak awal kasus pertama ditemukan pada Januari, Hanoi sudah bergerak. Pada bulan Februari, dilakukan karantina pada lebih dari 10.000 warga di Komune Son Loi di provinsi utara Vinh Phuc setelah terinfeksi dalam jumlah kecil.

Juga diberlakukan karantina 14 hari bagi siapa pun yang tiba di Vietnam dari negara-negara berisiko tinggi. Semua sekolah dan universitas juga sudah diliburkan sejak awal Februari.

Pada Maret ketika ditemukannya cluster besar akibat penerbangan dari Inggris, pemerintah Vietnam langsung melacak dan mengisolasi semua penumpang.

baca juga

Menangguhkan masuknya bebas visa untuk Inggris dan beberapa negara Eropa. Berlanjut dengan penutupan penerbangan dari beberapa negara dan pengumuman lockdown untuk beberapa provinsi.

Kota Hanoi, Provinsi Bac Ninh, Provinsi Ha Giang dan Kota Ho Chi Minh akan mempertahankan beberapa pembatasan kegiatan. Langkah-langkah penjagaan sosial penuh tersebut tetap berlaku hingga Vietnam mengumumkan melonggarkan aturan lockdown hari ini (24/04).

Berdasarkan data dari Johns Hopkins, kasus Covid-19 hingga 23 April 2020, tercatat Vietnam belum memiliki kasus kematian pasien Covid-19 dan baru mengonfirmasi 268 kasus positif corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Bermutasi, Pakar Sebut Tidak Perlu Khawatir atau Takut

Virus Corona Bermutasi, Pakar Sebut Tidak Perlu Khawatir atau Takut

Health | Jum'at, 24 April 2020 | 18:59 WIB

Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia Terbanyak ke-5 di Asia

Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia Terbanyak ke-5 di Asia

Health | Jum'at, 24 April 2020 | 18:45 WIB

PSBB,  Konsumen Mitsubishi Diberi Perpanjangan Garansi dan Servis Gratis

PSBB, Konsumen Mitsubishi Diberi Perpanjangan Garansi dan Servis Gratis

Otomotif | Jum'at, 24 April 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram

Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:34 WIB

Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu

Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:31 WIB

Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah

Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:30 WIB

Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer

Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:29 WIB

Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan

Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:28 WIB

Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional

Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:28 WIB

5 Fakta Menarik Kafka Bintang, Mahasiswa UNHAN yang Jadi MVP Lips Recall COC Season 3!

5 Fakta Menarik Kafka Bintang, Mahasiswa UNHAN yang Jadi MVP Lips Recall COC Season 3!

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:25 WIB

Leang Panninge Perkuat Posisi Sulsel Sebagai Laboratorium Sejarah Manusia Dunia

Leang Panninge Perkuat Posisi Sulsel Sebagai Laboratorium Sejarah Manusia Dunia

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:25 WIB

Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?

Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:25 WIB

7 Warna Cat Dinding Terbaik untuk Kamar Tidur Sesuai Prinsip Feng Shui

7 Warna Cat Dinding Terbaik untuk Kamar Tidur Sesuai Prinsip Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:20 WIB

×