Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bantuan Sembako di Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Erick Tanjung

Sabtu, 25 April 2020 | 14:02 WIB
Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bantuan Sembako di Jakarta
Ilustrasi bantuan sembako untuk warga Jakarta. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kelaparan mulai mengancam sejumlah warga Ibu Kota di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Khususnya warga DKI Jakarta yang bekerja di sektor informal atau berpenghasilan harian yang kekinian kehilangan penghasilan akibat tidak bisa beraktivitas.

Permasalahan lainnya adalah bantuan sembako dari pemerintah tidak merata dan terkadang tidak tepat sasaran. Banyak warga miskin yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan tak dapat bantuan.

Seperti yang dialami Muhammad Fadil (43). Sejak pemerintah menerapkan PSBB ia tak bisa menjajakan dagangan kopinya.

Fadil yang hari-harinya jualan kopi keliling menggunakan sepedanya di kawasan Sunter, Jakarta Utara, kini kehilangan penghasilan. Warga RT 02/5 Cempaka Baru, Kemayoran ini berharap mendapat bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun sayangnya Fadil tak dapat bantuan.

"Jualan sekarang susah, banyak pintu gerbang komplek di tutup, enggak boleh lewat. Pelanggan saya biasanya ojol, kini ojol ngumpul tiga orang saja langsung dibubarin aparat," kata Fadil kepada Suara.com, Sabtu (25/4/2020).

Fadil menuturkan, pekan lalu sempat ada pembagian paket sembako bantuan dari donatur. Namun ia tak dapat, alasan Ketua RT O2, Slamet Hariyanto pembagian sembako secara bergantian.

Sedangkan pembagian sembako yang dari Pemprov DKI Jakarta atau tepatnya dari Kelurahan Cempaka Baru mendapat giliran pada 18 April 2020. Namun, lanjut Fadil, setelah ditunggu-tunggu warga pada 18 April bantuan tak kunjung datang.

Menurut Ketua RT 02, bantuan sembako di Kelurahan itu diundur pada 23 April, tapi juga tidak ada setelah dinanti-nati warga.

"Bagaimana ini pemerintah, kata Ketua RT tanggal 18 April lalu diundur jadi tanggal 23 April, tapi sampai sekarang tidak ada bantuan itu datang," ujarnya.

baca juga

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Naim (55). Ia mengeluhkan bantuan sembako yang dijanjikan pemerintah tak kunjung datang. Padahal ia sekeluarga sangat membutuhkan bantuan sembako.

"Sembako enggak tau kapan keluarnya, enggak jelas. Padahal kondisi begini orang kayak kami ini butuh beras," kata dia.

Naim sehari-hari berprofesi tukang jahit di rumahnya. Sejak PSBB jarang orang yang datang untuk menjahit pakaian.

"Sekarang susah, biasanya setiap hari ada saja yang datang untuk permak pakaian. Sekarang sepi, orang untuk makan saja susah, enggak ada yang jahit baju atau celana," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Ramadan, BPKH Bagikan Ribuan Paket Sembako pada yang Membutuhkan

Jelang Ramadan, BPKH Bagikan Ribuan Paket Sembako pada yang Membutuhkan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2020 | 19:38 WIB

Tak Masuk Daftar Penerima Sembako, Tukang Ojol Adu Jotos dengan Ketua RT

Tak Masuk Daftar Penerima Sembako, Tukang Ojol Adu Jotos dengan Ketua RT

News | Kamis, 23 April 2020 | 15:14 WIB

Besok Puasa, Sembako Gula dan Minyak Goreng Langka di Bandung

Besok Puasa, Sembako Gula dan Minyak Goreng Langka di Bandung

Jabar | Kamis, 23 April 2020 | 12:50 WIB

Cara Gangster Beradaptasi dengan Corona, Bagikan Sembako sampai Bunuh Orang

Cara Gangster Beradaptasi dengan Corona, Bagikan Sembako sampai Bunuh Orang

News | Kamis, 23 April 2020 | 08:05 WIB

Berjejal, Pembagian Sembako oleh Istri-istri DPRD Dikritik, Videonya Viral

Berjejal, Pembagian Sembako oleh Istri-istri DPRD Dikritik, Videonya Viral

News | Rabu, 22 April 2020 | 21:29 WIB

Bagikan Sembako Gratis, Kades Biduan Cantik Pakai Uang Hasil Manggung

Bagikan Sembako Gratis, Kades Biduan Cantik Pakai Uang Hasil Manggung

Jatim | Rabu, 22 April 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

×