Lockdown Dibuka, Warga AS Tumpah Ruah di Pantai Kawasan California

Iwan Supriyatna | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Minggu, 26 April 2020 | 13:25 WIB
Lockdown Dibuka, Warga AS Tumpah Ruah di Pantai Kawasan California
Warga memadati pantai di Huntington Beach, California pada 25 April 2020. (Foto: AFP / Apu Gomes)

Suara.com - Warga Amerika dikabarkan tumpah ruah di beberapa pantai di kawasan California pada Sabtu (25/4/2020) lalu, setelah beberapa negara bagian memutuskan untuk melonggarkan kebijakan lockdown dengan membuka akses kembali.

Melansir dair laman Channel News Asia, wilayah seperti Florida, Georgia dan Oklahoma merupakan beberapa negara bagian yang kembali dibuka kembali setelah penerapan lockdown selama satu bulan.

Selain itu, adanya gelombang panas di California juga merupakan salah satu faktor yang membuat masyarakat nekat bertandang ke pantai meski Amerika Serikat kini menjadi negara yang memiliki kasus infeksi Covid-19 tertinggi di dunia.

Ribuan orang nampak memadati area pantai terbuka yang ada di Newport Beach dan Huntington Beach sejak Jumat (24/2) lalu, meski adanya imbauan untuk tetap berada di rumah.

Selain California, masyarakat juga mengunjungi pantai-pantai di Volusia County. Negara bagian yang terkenal dengan pantai Daytona ini, membuka akses pantai bagi pengunjung dengan keterbatasan fisik dan memberlakukan larangan bagi mereka yang ingin berselancar, berenang, bersepeda, dan berjalan-jalan di pantai.

Namun menurut seorang penduduk kawasan Smyrna dekat pantai Daytona, John Overchuck, banyak warga yang melanggar aturan tersebut.

"Aku pergi ke pantai 10 menit yang lalu dan pantainya penuh pengunjung. Harusnya hal ini tidak terjadi," kata Overchuck.

Dirinya khawatir, hal ini dapat mengundang turis-turis lain untuk berkunjung dan memadati kawasan pantai seperti Smyrna dan wilayah-wilayah pantai lain.

Terkait hal ini, Gubernur California Gavin Newson disebutkan telah meminta para warga yang mengunjungi pantai harus tetap menerapkan physical distancing.

Pembukaan beberapa negara bagian ini dilakukan guna membangkitkan perekenomian yang sempat meredup di Amerika Serikat akibat lockdown.

Menyoal hal tersebut, Gubernur New York Andrew Cuomo, memandang pembukaan kembali sektor bisnis ini sebagai hal yang terlalu berisiko.

Senada, Gubernur Rhode Island Gina Raimondo juga menganggap dibukanya kembali lockdown untuk saat ini bukanlah tindakan yang tepat.

"Melanggar aturan social distancing pada titik ini merupakan hal yang egois," kata Raimondo pada keterangannya.

"Jika semua orang hari ini keluar dan melanggar peraturan, saya pasti harus memperpanjang tanggal pembukaan kembali perekonomian," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 dapat Alami Hipoksia Diam, Dokter Temukan Cara Mencegahnya!

Pasien Covid-19 dapat Alami Hipoksia Diam, Dokter Temukan Cara Mencegahnya!

Health | Minggu, 26 April 2020 | 12:15 WIB

India dan Pakistan Longgarkan Kebijakan Lockdown

India dan Pakistan Longgarkan Kebijakan Lockdown

News | Minggu, 26 April 2020 | 11:04 WIB

Usulannya Kontroversial, Donald Trump: Itu Pertanyaan Sarkastik!

Usulannya Kontroversial, Donald Trump: Itu Pertanyaan Sarkastik!

Health | Minggu, 26 April 2020 | 11:16 WIB

Terkini

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:27 WIB

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB