Pengemis Dadakan Dibawa ke GOR Tanah Abang yang Juga Tempat Isolasi Corona

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 26 April 2020 | 22:19 WIB
Pengemis Dadakan Dibawa ke GOR Tanah Abang yang Juga Tempat Isolasi Corona
Penampakan pengemis dadakan atau manusia gerobak di Jalan Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2020). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Pengemis dadakan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang terjaring razia akan diinapkan selama satu hari di gelanggang olahraga setempat. Namun, tempat itu ternyata juga lokasi isolasi bagi para pasien terkait corona.

Hal ini diungkap oleh Camat Tanah Abang, Yassin Passaribu. GOR itu menjadi salah satu dari sekian tempat isolasi di Jakarta Pusat.

"Ya GOR isolasi pasien," kata Yassin saat dihubungi, Minggu (26/4/2020).

Kendati demikian, ia menyebut sampai saat ini belum ada satupun pasien yang ditempatkan di GOR itu.

Karena itu, untuk sementara tempat itu dijadikan penampungan bagi tuna wisma.

"Buat isolasi tapi karena belum ada, sementara juga kita giat PSBB, pemantauan PSBB ya kita bawa ke sana," jelasnya.

Rencananya tempat itu menjadi lokasi karantina bagi pasien yang dalam status orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Ia menyebut pasien positif corona covid-19 tak diinapkan di lokasi itu.

"Positif enggak. Positif di wisma atlet," kata dia.

Sebelumnya, sekumpulan pengemis dadakan yang menempati trotoar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat kembali dirazia. Sebanyak 28 orang diangkut oleh para petugas.

baca juga

Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu mengatakan pihaknya melakukan razia yang termasuk dalam giat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Sabtu (25/4/2020) dini hari. Saat itu ada 25 orang yang diangkut.

"Giat patroli pengawasan PSBB di wilayah Kecamatan Tanah Abang malam ini, 25 warga yang tidur di luar (trotoar) ditertibkan," ujar Yassin saat dihubungi.

Setelahnya, pada Minggu (26/4/2020), ada lagi tambahan yang dibawa petugas. Sehingga totalnya menjadi 28 orang.

"Totalnya 28. 25 ada pertama masuk, tiga tambahan," jelasnya.

Yassin mengatakan para tunawisma itu dibawa ke Gelanggang Olahraga Karet Tengsin. Mereka diberikan tempat tinggal sementara, konsumsi, dan pengecekan kesehatan.

"Di sana kan disiapkan makananya, tidurnya, kita kasih paket sembako, enggak ada duit, periksa Kesehatan, segala macam," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Sekitar Masjid Tanjung Priok Geger, Diberi Bantuan Nasi Anjing

Warga Sekitar Masjid Tanjung Priok Geger, Diberi Bantuan Nasi Anjing

News | Minggu, 26 April 2020 | 18:57 WIB

Pengemis Dilepaskan Lagi, Camat Tanah Abang: Mereka Hanya Minta-minta

Pengemis Dilepaskan Lagi, Camat Tanah Abang: Mereka Hanya Minta-minta

News | Minggu, 26 April 2020 | 15:20 WIB

28 Pengemis Dadakan Kembali Diangkut dari Trotoar Tanah Abang

28 Pengemis Dadakan Kembali Diangkut dari Trotoar Tanah Abang

News | Minggu, 26 April 2020 | 13:30 WIB

Gara-gara Terminal Sepi, Ojek Pangkalan Kelimpungan Cari Penumpang

Gara-gara Terminal Sepi, Ojek Pangkalan Kelimpungan Cari Penumpang

News | Sabtu, 25 April 2020 | 15:17 WIB

Kemenhub Pastikan Tutup Jalan Tikus untuk Mudik Lebaran 2020

Kemenhub Pastikan Tutup Jalan Tikus untuk Mudik Lebaran 2020

Otomotif | Sabtu, 25 April 2020 | 11:25 WIB

Tiga Bulan di Trotoar karena Corona, Mantan ART: Dua Hari Tak Makan

Tiga Bulan di Trotoar karena Corona, Mantan ART: Dua Hari Tak Makan

News | Sabtu, 25 April 2020 | 06:40 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×