Warga Sekitar Masjid Tanjung Priok Geger, Diberi Bantuan Nasi Anjing

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Minggu, 26 April 2020 | 18:57 WIB
Warga Sekitar Masjid Tanjung Priok Geger, Diberi Bantuan Nasi Anjing
Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara digegerkan setelah menerima bantuan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan 'Nasi Anjing', pada masa PSBB virus corona covid-19. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara digegerkan setelah menerima bantuan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan 'Nasi Anjing', pada masa PSBB virus corona covid-19.

Rupa-rupanya,  Nasi Anjing itu adalah akronim dari "Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting".

Sejumlah warga khususnya kaum muslim di sekitar tempat itu sempat merasa dilecehkan oleh adanya bantuan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengemukakan, bantuan tersebut diterima warga di sekitar Masjid Babah Alun, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (26/4/2020) dini hari tadi.

"Tim tiger Polrestro Jakarta Utara yang melaksanakan patroli mendapat informasi dari di sekitar Masjid Babah Alun, Warakas, bahwa ada pembagian makanan siap santap logo kepala anjing," kata Yusri kepada wartawan. 

Yusri menyebut, sejumlah warga khususnya umat muslim di sekitar merasa dilecehkan lantaran diberi bantuan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan 'Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting'.

Pasalnya, mereka berasumsi bahwa makanan yang diberikan merupakan daging anjing.

"Warga yang menerima makanan tersebut merasa dilecehkan dengan asumsi bahwa isi dari bungkusan makanan adalah daging anjing, serta kenapa warga umat muslim diberikan makanan anjing," ujar Yusri. 

Untuk mengantisipasi keributan yang lebih meluas, Yusri menyampaikan pihaknya langsung menyelediki siapa pihak pemberi sumbangan.

baca juga

Dari hasil penyelidikan diketahui sumbangan tersebut disalurkan oleh sebuah komunitas bernama ARK Qahal berpusat di Jakarta Barat.

"Kami juga melakukan pemeriksaan laboratoris daging apa yang terdapat dalam bungkusan tersebut," ungkap Yusri.

Di lain sisi, Yusri menyampaikan polisi turut mendatangi tempat pembuatan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing tersebut.

Setelah diselidiki, ternyata seluruh komposisi makanan tersebut dibuat dengan bahan halal seperti cumi, sosis daging sapi, teri, bukan berisi daging anjing seperti dugaan warga.

"Kami mendatangi tempat pembuatan nasi (berlogo anjing) tersebut dan mendapati bahwa pembuatan nasi dengan bahan halal," ungkap Yusri.

Berdasar pengakuan sang pengirim makanan, pemakaian istilah anjing merujuk pada sifat setia dan mampu bertahan hidup yang dimiliki hewan tersebut.

Selain itu, makanan siap santap tersebut disebut nasi anjing lantaran memiliki porsi yang lebih banyak bila dibandingkan nasi kucing.

"Istilah yang digunakan dengan nama anjing karena menganggap anjing hewan yang setia dan nasi anjing karena porsinya lebih besar sedikit dari nasi kucing dan diperuntukkan untuk orang kecil untuk bertahan hidup," jelas Yusri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Terminal Sepi, Ojek Pangkalan Kelimpungan Cari Penumpang

Gara-gara Terminal Sepi, Ojek Pangkalan Kelimpungan Cari Penumpang

News | Sabtu, 25 April 2020 | 15:17 WIB

Kemenhub Pastikan Tutup Jalan Tikus untuk Mudik Lebaran 2020

Kemenhub Pastikan Tutup Jalan Tikus untuk Mudik Lebaran 2020

Otomotif | Sabtu, 25 April 2020 | 11:25 WIB

Dua Pekan PSBB, Pola Prilaku Sosial Masyarakat Jakarta Berubah

Dua Pekan PSBB, Pola Prilaku Sosial Masyarakat Jakarta Berubah

News | Jum'at, 24 April 2020 | 14:20 WIB

Sosiolog: Kelaparan Warga Ibu Kota karena Kesalahan Pemerintah

Sosiolog: Kelaparan Warga Ibu Kota karena Kesalahan Pemerintah

News | Jum'at, 24 April 2020 | 12:51 WIB

Anies Perpanjang PSBB Jakarta 28 Hari, Sopir Ojol Makin Menjerit

Anies Perpanjang PSBB Jakarta 28 Hari, Sopir Ojol Makin Menjerit

News | Kamis, 23 April 2020 | 17:57 WIB

Habis ke Tanjung Priok Jakarta, Sopir Primajasa Bandung Langsung Corona

Habis ke Tanjung Priok Jakarta, Sopir Primajasa Bandung Langsung Corona

Jabar | Kamis, 23 April 2020 | 14:02 WIB

PSBB Jakarta Fase Kedua, Petugas KRL: Masih Ada Penumpang Ngeyel

PSBB Jakarta Fase Kedua, Petugas KRL: Masih Ada Penumpang Ngeyel

News | Kamis, 23 April 2020 | 12:34 WIB

Terkini

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

×