Setelah Pasar di Jateng, Penumpang di Angkutan Umum pun harus Jaga Jarak

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 15:25 WIB
Setelah Pasar di Jateng, Penumpang di Angkutan Umum pun harus Jaga Jarak
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Suara.com/Adam Iyasa).

Suara.com - Setelah sukses memberlakukan pengaturan jarak pada pedagang pasar, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, bakal memberlakukan hal serupa di angkutan umum. Sebelumnya, Ganjar menyatakan sangat mengapresiasi ketertiban pedagang di Pasar Salatiga, yang mampu langsung menyesuaikan diri sejak Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) diberlakukan, yaitu membuka lapak secara berjarak.

Ia berharap, aturan ini mampu menekan penyebaran penularan Covid-19 di Jateng.

"Alhamdulillah, Salatiga menata pasarnya dengan bagus, hari ini Demak juga ikut menata. Kemarin wali kota Semarang juga sudah menata di dalam. Mudah-mudahan terus digeser, sehingga kita harus move on, harus mengubah cara hidup kita bahwa kita hari ini hidup berdampingan dengan Covid-19," kata Ganjar, Jateng, Rabu (29/4/2020).

Selain pasar, Ganjar mengatakan, pengaturan jaga jarak juga bakal diterapkan di angkutan umum. Cara-cara tersebut diyakini bakal jadi gaya hidup baru di masyarakat.

"Covid-19-nya tidak berhenti. Kita juga tidak boleh berhenti. Caranya, ayo tetap hidup. Kalau tidak mau PSBB, ayo kita ubah, selalu jaga jarak. Angkutan tidak boleh uyel-uyelan. Nanti akan kita awasi," katanya.

Ganjar mengatakan, pemberlakuan status tersebut mesti mendapat dukungan dari semua pihak. Jika gerakan tersebut tidak didukung dan hanya dilakukan oleh jajarannya, Ganjar khawatir akan terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Jateng. Untuk para pedagang, Ganjar berharap, mereka melakukan inovasi.

"Jadi jangan ada ilmu ngeyel, karena itu sudah diatur. Nah, kamu kan jualannya di hari puasa, dijual lewat online saja dan saling membeli. Kalau kita beli dagangan teman, ini akan saling menguatkan ekonomi kita," katanya.

Ganjar juga mengatakan, telah mendapat protes usai pemberlakuan sistem PKM di Kota Semarang, terutama dari para pedagang cafe dan angkringan. Menurut Ganjar, karena situasi masih menghadapi pandemi, dia berharap masyarakat mengikuti peraturan dan tidak ngeyel.

Setelah diberlakukan PKM, seluruh cafe, restoran, warung bahkan sampai angkringan hanya diizinkan beroperasi maksimal sampai pukul 20.00 WIB. Jika melebihi batas waktu tersebut, maka pedagang yang bersangkutan akan menerima sanksi.

"Baru beberapa hari diterapkan, orang protes sudah ada, dari pedagang angkringan. 'Pak kok jam delapan sudah bubar.' Ya bagus tidak jam tujuh, arena situasinya seperti ini," kata Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negatif Covid-19, 359 ABK MV Explorer Dream Tetap Jalani Karantina di Hotel

Negatif Covid-19, 359 ABK MV Explorer Dream Tetap Jalani Karantina di Hotel

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:22 WIB

Negatif Corona, Puluhan Jemaah Tabligh Kebon Jeruk Boleh Pulang dari Masjid

Negatif Corona, Puluhan Jemaah Tabligh Kebon Jeruk Boleh Pulang dari Masjid

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:07 WIB

Dosennya Gugur Lawan Pandemi Corona, Kisah Ahli Gizi Tergerak jadi Relawan

Dosennya Gugur Lawan Pandemi Corona, Kisah Ahli Gizi Tergerak jadi Relawan

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:06 WIB

Gubernur Jateng Bersyukur, 26 Tenaga Medis di Semarang Sembuh dari Covid-19

Gubernur Jateng Bersyukur, 26 Tenaga Medis di Semarang Sembuh dari Covid-19

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:02 WIB

Tak Dapat Dana Bantuan Corona, Perempuan Ini Nekat Tenggak Racun Tikus

Tak Dapat Dana Bantuan Corona, Perempuan Ini Nekat Tenggak Racun Tikus

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:00 WIB

Bilang Video Lendir Diduga Pasien Corona Hoaks, Pria Ini Ternyata Keliru

Bilang Video Lendir Diduga Pasien Corona Hoaks, Pria Ini Ternyata Keliru

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:08 WIB

Terkini

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:53 WIB

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB