Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
Ilustrasi ASN di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Kebijakan bekerja dari rumah bagi ASN setiap hari Jumat sejak April membantu penghematan biaya transportasi dan makan harian.
  • Dini, seorang ASN kementerian, berhasil menghemat pengeluaran pribadi sebesar Rp400 ribu per bulan berkat kebijakan WFH tersebut.
  • Pekerja mengantisipasi gangguan keluarga dan distraksi rumah dengan mengisolasi diri di ruangan khusus demi menjaga produktivitas kerja.

Suara.com - Kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) setiap hari Jumat yang berlaku bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak April lalu, membawa dampak signifikan terhadap pengeluaran harian. Salah satunya dirasakan oleh Dini, seorang ASN di salah satu kementerian.

Dini mengaku kebijakan ini sangat membantu dalam menekan biaya transportasi dan uang makan harian. Dalam satu hari WFH, ia bisa menghemat pengeluaran antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.

“Bisa hemat kira-kira Rp50-100 ribu sehari. Kalau digabung sebulan jadi kira-kira Rp400k ribu. Lumayan banget,” ujar Dini kepada suara.com Jumat (8/5/2026).

Trik Hindari Gangguan Keluarga

Meski bekerja dari rumah, Dini tetap berupaya menjaga profesionalitas. Untuk memberi pengertian kepada anggota keluarga di rumah, ia memilih untuk mengisolasi diri di dalam ruangan tertentu selama jam kerja berlangsung.

Langkah ini diambil agar orang tua atau anggota keluarga lainnya memahami bahwa dirinya sedang bertugas dan tidak bisa diganggu layaknya sedang berada di kantor.

“Masuk kamar atau ruangan lain yang aman sesuai jam kerja. Keluar cuma buat makan dan ke toilet. Tutup pintu kamar kalo perlu. Jadi orang tua tau kita beneran kerja,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran jam kerja yang menjadi tidak teratur atau overwork saat WFH, Dini memiliki strategi sendiri. Ia tetap mendisiplinkan diri dengan menganggap suasana rumah sama seperti di kantor agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

“Jangan terlalu banyak buang waktu untuk melakukan hal lain selain kerjaan. Anggap saja seperti di kantor. Bisa kan pulang tepat waktu,” tambah Dini.

Meski merasakan manfaat secara finansial, ia tidak menampik bahwa skema WFH ini memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait fokus saat bekerja.

Bagi ASN yang sudah berkeluarga, gangguan atau distraksi di rumah menjadi ujian utama dalam menjaga produktivitas.

“Menantang karena banyak distraksi, terutama buat yang udah berkeluarga,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri

JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:19 WIB

Geger Guru Honorer Dilarang Mengajar 2027, Dihapus atau Diangkat?

Geger Guru Honorer Dilarang Mengajar 2027, Dihapus atau Diangkat?

Liks | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

Unik! ASN Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Hemat BBM

Unik! ASN Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Hemat BBM

Foto | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:43 WIB

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:34 WIB

Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku

Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:32 WIB

Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK

Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:27 WIB