Sejarah Masuknya Islam di Indonesia

Dany Garjito, Farah Nabilla

Rabu, 29 April 2020 | 16:53 WIB
Sejarah Masuknya Islam di Indonesia
Ilustrasi berdoa, shalat, ibadah. [Shutterstock]

Suara.com - Islam menjadi agama terbesar yang dianut oleh bangsa Indonesia. Pertumbuhannya begitu cepat dan masif. Bahkan, Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara Islam terbesar di dunia.

Lalu bagaimana Islam pertama kali masuk ke Indonesia dan menyebar dengan begitu pesat?

Ada beberapa teori perkembangan Islam di Indonesia yang dikemukakan oleh ahli. Teori yang paling populer adalah teori Gujarat, Persia, dan Arab.

1. Teori Gujarat

Teori masuknya Islam dari Gujarat India ini dikemukakan oleh peneliti di Belanda, seperti Pijnappel, Snouck Hurgronje dan Moquette.

Berdasarkan teori ini diceritakan bahwa orang-orang Islam di Arab melakukan perjalanan ke Gujarat India. Di sana, Islam mazhab Syafi'i berkembang diajakan oleh orang-orang ini.

Lalu, orang-orang dari Gujarat membawanya ke Indonesia.Orang Gujarat sebelumnya telah memiliki hubungan dagang dengan Nusantara, sehingga Islam pun sedikit demi sedikit menyebar diantara kaum pedagang.

Inilah mengapa mazhab di Indonesia dan Gujarat memiliki kesamaan yaitu mazhab Syafi'i.

Sementara itu, Moquetta menuliskan bahwa masuknya Islam dari Gujarat ini diperkuat dengan adanya batu nisan milik Sultan Malik Al-Saleh di Pasai. Batu nisan model serupa juga ditemukan di Semenanjung Malaya, dan Gresik.

baca juga

Batu nisan ini memiliki kesamaan dengan batu nisan yang terdapat di Kambay Gujarat.

2. Teori Mekkah

Teori ini menyebutkan bahwa Islam masjuk ke Indonesia pada abad pertama Hijriah atau abad ke-7 Masehi.

Ulama Buya Hamka mengemukakan bahwa Islam berasal dari tanah Arab atau Mesir yang dibawa para kaum musafir oleh kaum Sufi.

Kaum Sufi ini pernah diungkapkan oeh A. H Johns bahwa mereka sering mengembara ke temat-tempat di dunia untuk mendirikan kumpulan atau tarekat.

Buya menuliskan dalam bukunya Membongkar Kejumudan: Menjawab Tuduhan-Tuduhan Salafi Wahhabi, bahwa Gujarat hanyalah tempat singgah sementaa para pedagang Arab sebelum masuk ke Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Bisa Buka Bersama Di Masjidil Haram, Arab Saudi Pakai Cara ini

Tidak Bisa Buka Bersama Di Masjidil Haram, Arab Saudi Pakai Cara ini

News | Selasa, 28 April 2020 | 17:45 WIB

Belajar Sejarah Islam, Muslim Indonesia Memiliki Banyak Keturunan di Afrika

Belajar Sejarah Islam, Muslim Indonesia Memiliki Banyak Keturunan di Afrika

Video | Selasa, 28 April 2020 | 15:48 WIB

Indonesia Barter 20 Ton Alat Medis dari UAE, Dibayar Pakai Buah dan Sayuran

Indonesia Barter 20 Ton Alat Medis dari UAE, Dibayar Pakai Buah dan Sayuran

News | Selasa, 28 April 2020 | 15:16 WIB

Tips Merawat Kain Batik dari Thamrin City

Tips Merawat Kain Batik dari Thamrin City

Press Release | Selasa, 28 April 2020 | 11:10 WIB

Sepi Saat Ramadan 2020, Masjidil Haram dan Ka'bah Tetap Ketat Dijaga

Sepi Saat Ramadan 2020, Masjidil Haram dan Ka'bah Tetap Ketat Dijaga

News | Selasa, 28 April 2020 | 21:37 WIB

Terkini

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

×