Demi Obati Anak yang Sakit, Dokter Ini Rela Mendaki Gunung Pakai APD

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 29 April 2020 | 20:03 WIB
Demi Obati Anak yang Sakit, Dokter Ini Rela Mendaki Gunung Pakai APD
Soi rela mendaki gunung untuk obati anak sakit. (Facebook)

Suara.com - Dedikasi tinggi diperlihatkan oleh Soi, dokter asal Thailand yang rela mendaki gunung dan menyeberangi sungai demi mengobati seorang anak desa yang sakit.

Dokter Soi diketahui bekerja di klinik kesehatan pedesaan di Provinsi Nan. Suatu ketika saat tengah menikmati makan siang sembari membaca file, ia didatangi oleh seorang warga.

Dialihbahasakan dari World of Buzz, Rabu (29/4/2020), warga tersebut melaporkan bahwa ada seorang anak yang menderita demam saat di karantina bersama keluarganya di sebuat tempat.

Mendapati aduan tersebut, Soi pun tak tinggal diam. Saat itu pula, ia berkata ingin mengunjungi anak yang sakit.

Sebagai tindakan pencegahan, Soi memutuskan untuk memakai alat pelindung diri (APD) lengkap dan mengenakan sepatu bot karena tahu harus menyeberangi sungai. Ia juga tak lupa membawa peralatan medis di dalam tas.

Beberapa saat kemudian, Soi berangkat ke desa bersama dengan seorang asisten dengan mengendarai sepeda motor. 

Namun ketika mereka tiba di daerah pedesaan, ternyata jalannya curam dan sempit. Soi pun terpaksa berjalan menyusuri medan setapak, sedangkan asistennya melanjutkan dengan sepeda motor.

Soi rela mendaki gunung untuk obati anak sakit. (Facebook)
Soi rela mendaki gunung untuk obati anak sakit. (Facebook)

Apesnya, saat itu cuaca juga sedang terik-teriknya mencapai suhu 38 derajat celcius. Kondisi ini membuat Soi kewalahan.

Hingga tepat sebelum tiba di lokasi tujuan, Soi merasa kelelahan usai melewati jalan yang sangat curam.

baca juga

Asistennya yang telah mencapai puncak kemudian menanyakan kondisi Soi. Namun, dokter itu mengaku baik-baik saja.

Meski sebenarnya sudah sangat letih, Soi yang tertatih tetap berusaha melanjutkan perjalanan dengan memegang akar pohon di sekitar lokasi.

Sampai pada akhirnya, ia melihat gubuk kecil yang berada di tengah peternakan. Gubung itu ditinggali oleh enam orang yang terdiri dari dua wanita dan empat anak.

Mereka sangat senang melihat kedatangan Soi. Tapi, Soi justru tak bisa menyembunyikan kesedihannya saat melihat warga.

Air matanya mengalir deras dan berusaha ditutupi lewat keramahannya. Ia bertanya kepada anak-anak apakah senang tinggal di are pertanian, dan mereka pun mengiyakannya.

Tak lama, Soi kemudian memeriksa anak yang sakit. Anak itu ternyata mengalami demam dan sakit tenggorokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stres karena Lockdown, Pria Asal Inggris Lempar Istri dari Lantai Tujuh

Stres karena Lockdown, Pria Asal Inggris Lempar Istri dari Lantai Tujuh

News | Rabu, 29 April 2020 | 19:42 WIB

Longgarkan Lockdown, Bangkok Mulai Buka Kembali Restauran Hingga Taman

Longgarkan Lockdown, Bangkok Mulai Buka Kembali Restauran Hingga Taman

News | Rabu, 29 April 2020 | 16:28 WIB

Dokter Foto Telanjang, Protes Kekurangan APD Virus Corona

Dokter Foto Telanjang, Protes Kekurangan APD Virus Corona

News | Rabu, 29 April 2020 | 16:00 WIB

Terjadi Lagi, Satu Dokter UGD Bunuh Diri Karena Tertekan oleh Pekerjaannya

Terjadi Lagi, Satu Dokter UGD Bunuh Diri Karena Tertekan oleh Pekerjaannya

Health | Rabu, 29 April 2020 | 16:56 WIB

Tak Dapat Dana Bantuan Corona, Perempuan Ini Nekat Tenggak Racun Tikus

Tak Dapat Dana Bantuan Corona, Perempuan Ini Nekat Tenggak Racun Tikus

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×