Dampak Corona: Ribuan Karyawan Pabrik Sepatu di Tangerang Kena PHK Massal

Reza Gunadha | Ruhaeni Intan | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 21:27 WIB
Dampak Corona: Ribuan Karyawan Pabrik Sepatu di Tangerang Kena PHK Massal
PHK massal pabrik sepatu di Tangerang (Instagram).

Suara.com - Ribuan karyawan pabrik sepatu PT Shang Yao Fung dipecat lantaran pandemi corona covid-19 yang tak kunjung usai.

Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal itu diketahui oleh publik seusai video rekamannya tersebar luas di media sosial.

"Salah satu dampak corona perusahaan memutuskan hubungan kerja kepada seluruh karyawan dan karyawati. Lekaslah pulih bumiku. Lekaslah pulih ibu pertiwiku," tulis akun @lambe_turah via Instagram.

Berdasarkan video yang beredar pada hari Rabu (29/4/2020), terlihat ribuan karyawan PT Shang Yao Fung berbaris rapi di halaman pabrik.

Wajah mereka tampak lesu ketika mendengar pengumuman dari pihak manajemen terkaitnya adanya PHK massal yang akan dilakukan secara bertahap.

"Pelaksanaan PHK massal ini akan dilakukan bertahap. Tahap pertama akan dilakukan di hari Rabu pada tanggal 13 Mei 2020 sebanyak kurang lebih 1800 karyawan," kata salah seorang perwakilan manajemen.

Sementara itu, menurut pihak manajemen, PHK massal itu dilakukan lantaran perusahaan akan memperluas ekspansi ke Jawa Tengah tepatnya kabupaten Brebes. 

PHK massal pabrik sepatu di Tangerang (Instagram).
PHK massal pabrik sepatu di Tangerang (Instagram).

"PHK massal ini adalah sebagai salah satu langkah perusahaan dalam rangka menjaga daya saing dengan perusahaan sejenis maksudnya dalam rangka menjaga persaingan antara pabrik sepatu perusahaan sejenis dan pengembangan usaha dengan cara membuka fasilitas perusahaan yang lebih besar di daerah Jawa Tengah," kata perwakilan manajemen.

Dikutip dari Makassar Terkini -- jaringan Suara.com, Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah sebelumnya mengatakan ada sekitar 3.693 karyawan di kota Tangerang yang terpaksa dirumahkan akibat wabah covid-19.

"Total ada 3.693 orang angkatan kerja yang terdampak covid-19," katanya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.042 karyawan dikenai PHK massal sementara sisanya yaitu sebanyak 651 orang karyawan dirumahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

VW Golf Mulai Diproduksi Lagi, Volkswagen Tekankan Protokol Covid-19

VW Golf Mulai Diproduksi Lagi, Volkswagen Tekankan Protokol Covid-19

Otomotif | Rabu, 29 April 2020 | 09:31 WIB

Masih Pandemi Covid-19, Mazda Lanjutkan Gembok Pabrik Hingga Mei

Masih Pandemi Covid-19, Mazda Lanjutkan Gembok Pabrik Hingga Mei

Otomotif | Selasa, 28 April 2020 | 20:30 WIB

Media Sosial Setia Temani Hamka Hamzah saat Ngabuburit

Media Sosial Setia Temani Hamka Hamzah saat Ngabuburit

Bola | Selasa, 28 April 2020 | 17:25 WIB

Dampak Corona: Krisis Ekonomi Terasa di Lebanon, Warga dan Aparat Bentrok

Dampak Corona: Krisis Ekonomi Terasa di Lebanon, Warga dan Aparat Bentrok

News | Selasa, 28 April 2020 | 17:12 WIB

KBM Online Diperpanjang, 400 Guru Honorer Jogja Gigit Jari Tak Dapat Honor

KBM Online Diperpanjang, 400 Guru Honorer Jogja Gigit Jari Tak Dapat Honor

Jogja | Selasa, 28 April 2020 | 18:25 WIB

99% Biro Wisata di Jogja Tutup Akibat Wabah Virus Corona

99% Biro Wisata di Jogja Tutup Akibat Wabah Virus Corona

Jogja | Selasa, 28 April 2020 | 13:17 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB