Keanehan Kursus Online Dibongkar, Reaksi Anak Buah Belva Ditertawakan

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Kamis, 30 April 2020 | 15:07 WIB
Keanehan Kursus Online Dibongkar, Reaksi Anak Buah Belva Ditertawakan
Pelatihan online Prakerja dari Skill Academy Ruangguru. (Skill academy)

Suara.com - Tulisan jurnalis senior Agustinus Edy Kristianto yang menceritakan kisahnya membongkar beragam kejanggalan saat mengikuti program pelatihan online Kartu Prakerja, mendapat tanggapan dari pihak penyedia kelas, yakni Ruangguru.

Pihak penyedia kelas pelatihan tersebut menghubungi Agustinus. Ia menyayangkan tindakan sang jurnalis karena dianggap memuat informasi yang tendensius.

"Kalau Anda seorang jurnalis, ya pasti lah akan lulus exam kursus tentang jurnalistik. Mungkin bisa mencoba kelas-kelas lainnya seperti pemograman Android, Bahasa Mandarin, dll." bunyi pesan pihak penyedia pelatihan bernama Monica Merly.

Pesan dari Monica Merly ini dibagikan oleh Agustinus sebagai bukti tanggapan yang sudah diberikan oleh penyedia pelatihan.

Pelatihan online Prakerja dari Skill Academy Ruangguru. (Skill academy)
Pelatihan online Prakerja dari Skill Academy Ruangguru. (Skill academy)

Monica lantas menyinggung mengapa Agustinus tak menyebut instruktur dari kelas yang diikutinya, melainkan justru Adamas Belva.

Monica menjelaskan bahwa instruktur kelas itu padahal adalah seorang jurnalis juga.

Iapun menyebutkan profile instruktur tersebut.Instruktur itu baru 4 tahun berpengalaman dalam dunia tulis menulis jurnalistik. Sementara 2 tahun sebelumnya , dia berkarier sebagai content writer.

Agustinus memiliki alasan tersendiri untuk kasus itu. Dalam tulisannya, Ia memang tidak menyebutkan nama instruktur kelasnya dan latar belakang profesinya.

"Karena saya tahu etika profesi untuk tidak menyinggung reputasi seorang wartawan," kata Agustinus dalam keterangannya (29/4/2020).

baca juga

Agustinus mengaku dirinya juga tidak menyebutkan Ruangguru dalam tulisannya karena perusahaan itu memang telah berizin resmi sebagai lembaga.

Monica lantas melanjutkan respons mengenai sertifikat yang jadi bahan utama Agustinus dalam tulisannya.

"Anda mungkin baru dapat Sertifikat 'Excellence', tapi belum Sertifikat Completion'. Dari kami melaporkan setiap hari kedua status peserta (complete dan lulus exam)," tulis Monica.

Tanggapan Pihak Penyedia Kelas Online. (Facebook/Agustinus Edy Kristianto)
Tanggapan Pihak Penyedia Kelas Online. (Facebook/Agustinus Edy Kristianto)

Namun, Agustinus kembali menegaskan bahwa maksud dari tulisannya adalah memprotes model bisnis prakerja yang menyelipkan kata kompetensi.

"Saya mempermasalahkan model bisnis prakerja dengan membeli video pelatihan Rp 5,6 triliun dari APBN," bunyi keterangan Agustinus.

Jurnalis ini juga menambahkan dirinya tak menyalahkan keterlibatan startup digital pendidikan yang sudah berizin resmi.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat bahwa model bisnis dalam pelaksanaan Karti Prakerja berpotensi merugikan negara.

Sertifikat yang diterima Agustinus dalam pelatihan online Kartu Prakerja. (Facebook/Agustinus Edy Kristianto)
Sertifikat yang diterima Agustinus dalam pelatihan online Kartu Prakerja. (Facebook/Agustinus Edy Kristianto)

"Tindakan yang diduga berpotensi korupsi. Tindakan yang tidak patut secara moral. Tindakan yang tidak patut dari sisi ekonomi/keuangan. Tindakan yang tidak patut secara sosial. Yang semua itu terjadi pada saat pandemi COVID-19.Salam 5,6 Triliun," tutup Agustinus.

Sementara itu, tanggapan dari Monica ini justru mendulang komentar dan tertawaan dari warganet.

Tak jarang di antaranya yang menganggap jawaban tersebut berada di luar topik pembahasan tulisan Agustinus sebelumnya.

Seorang warganet menulis, "That's the pont. Yang kita kritisi sistemnya. Dia sepertinya gagal paham".

"Bagus ditanggapi..walaupun tidak mengeyangkan juga tidak menghilangkan rasa haus" kata wargent lainnya.

Selain itu, seorang pengguna Facebook lainnya menambahkan, "Yang kita kritisi pemanfaatan dana triliun milik negara yg kental aroma korupsi dan kolusi. Namun ada aja orang-orang yang gagal paham terhadap kritik dana 5,6 T tersebut. Dikiranya kita mengritik kualitas lembaga atau Kualitas video pelatihannya.

Atau memang ada wacana menggiring opini masyarakat bahwa yg kita perjuangkan ini anti peningkatan kualitas SDM.

Padahal yg kita inginkan pemanfaatkan keuangan negara utk pos-pos lebih penting dari sekedar buat kursus yg nilainya triliunan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iseng Ikut Kursus Ruangguru di Kartu Prakerja, Edy Ungkap Kejanggalan Ini

Iseng Ikut Kursus Ruangguru di Kartu Prakerja, Edy Ungkap Kejanggalan Ini

News | Kamis, 30 April 2020 | 13:07 WIB

Arteria: Bubarkan Stafsus Milenial, Saya Dulu Muda Tak Rampok Uang Rakyat

Arteria: Bubarkan Stafsus Milenial, Saya Dulu Muda Tak Rampok Uang Rakyat

News | Rabu, 29 April 2020 | 19:15 WIB

DPR ke KPK: Tolong Usut, Ruangguru di Kartu Prakerja itu Korupsi!

DPR ke KPK: Tolong Usut, Ruangguru di Kartu Prakerja itu Korupsi!

News | Rabu, 29 April 2020 | 19:05 WIB

Dua Stafsus Milenial Mengundurkan Diri, PKS: Jokowi Perlu Tanggung Jawab

Dua Stafsus Milenial Mengundurkan Diri, PKS: Jokowi Perlu Tanggung Jawab

News | Jum'at, 24 April 2020 | 14:51 WIB

Bingung Menganggur Karena Corona? Ternak Lele Bisa Menjadi Jawabannya

Bingung Menganggur Karena Corona? Ternak Lele Bisa Menjadi Jawabannya

News | Kamis, 23 April 2020 | 19:54 WIB

Terkini

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:50 WIB

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

News | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

×