Sejarah Kerajaan Mataram Islam

Dany Garjito, Farah Nabilla

Kamis, 30 April 2020 | 16:01 WIB
Sejarah Kerajaan Mataram Islam
Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. (solopos)

Suara.com - Kerajaan Mataram Islam terbentuk di wilayah Pulau Jawa pada abad ke-16, tepatnya pada tahun 1582.

Kerajaan Mataram Islam atau yang disebut dalam Bahasa Jawa Nagari Kasultanan Mataram merupakan kerajaan berbasis pertanian dengan menerapkan ajaran Islam.

Pusat Pemerintahan Kasultanan Mataram Islam terletak di wilayah Kuthagedhe yang berada di Kota Yogyakarta sekarang.

Dalam buku Menelusuri Jejak Mataram Islam di Yogyakarta karya Wiranata Sujarweni, kerajaan ini bermula dari keberhasilan Dhanang Sutawijaya yang mengalahkan Aria Penangsang dalam sebuah pertempuran. Sebagai hasilnya, Sutawijaya mendapatkan Hutan Mentaok dari Sultan Hadi Wijaya yang awalnya dimiliki oleh Sutawijaya, yakni Ki Ageng Pamanahan.

Sutawijaya yang memegang Hutan Mentaok kemudian mendapat gelar Panembahan Senopati. Lokasi Hutan Mentaok sebelumnya berada di kawasan Banguntapan, lalu kemudian pusat pemerintahannya berada di Kotagede.

Setelah Sutawijaya meninggal, kekuasaan diturunkan pada putranya Prabu Hanyakrawati. Namun, Hanyakrawati hanya memerintah sebentar karena wafat saat berburu di hutan Krapyak.

Atas kejadian tersebut, Hanyakrawati mendapat sebutan Susuhan Seda Krapyak yang berarti Raja yang wafat di Krapyak.

Kekuasaan kemudian berada di tangan putra Haknyakrawati yaitu Adipari Martopuro. Lagi-lagi kekuasaan tak bertahan lama. Karena sakit, tahta kemudian diserahkan pada Mas Rangsangpada.

Di masa inilah, Kesultanan Mataram mencapai kejayaannya. Raden Mas Rangsang atau yang dikenal sebagai Sultan Agung memerintah pada 1613-1645.

baca juga

Sultan Agung berhasil melakukan ekspansi dan menguasai hampir seluruh wilayah di tanah Jawa.

Ia juga melakukan perlawanan kepada VOC dengan bekerja sama bersama Kesultanan Banten dan Kesultanan Cirebon.

Seusai wafatnya Sultan Agung, tahta kerajaan diserahkan kepada Amangkurat I. Di masa ini, lokasi keraton dipindahkan ke Plered. Selain itu, gelar sultan pun diganti menjadi sunan.

Jika Sultan Agung sangat anti-VOC, Amangkurat I justru berteman dengan VOC. Hal ini menyebabkan perpecahan dalam Kerajaan Mataram Islam.

Keraton kemudian dipindahkan lagi ke Kartasura.

Jika diurutkan, pengganti Amangkurat I adalah Amangkurat II, lalu Amangkurat III, kemudian Pakubuwana I, Amangkurat IV, dan Pakubuwana II.

Menurut Ki Sabdacarakatama dalam bukunya Sejarah Keraton Yogyakarta, perpecahan karena VOC masih terjadi hingga Pakubuwana III naik tahta. Pada masa ini, wilayah Mataram dibagi menjadi Kasultanan Ngayogyakarta dan Kasunanan Surakarta pada tahun 1755.

Pembagian wilayah ini tertuang dalam pejanjian Giyanti. Nama ini diambil dari lokasi penandatanganan di Giyanti sebelah daerah Salatiga. Dari sini lah bagaimana kerajaan Mataram Islam mengalami keruntuhannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Corona Alumni Gowa Ogah Diisolasi, Malah Tepergok Pulang Tarawih

Pasien Corona Alumni Gowa Ogah Diisolasi, Malah Tepergok Pulang Tarawih

News | Kamis, 30 April 2020 | 08:50 WIB

10 Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkatnya

10 Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkatnya

News | Rabu, 29 April 2020 | 18:53 WIB

Sejarah Masuknya Islam di Indonesia

Sejarah Masuknya Islam di Indonesia

News | Rabu, 29 April 2020 | 16:53 WIB

Belajar Sejarah Islam, Muslim Indonesia Memiliki Banyak Keturunan di Afrika

Belajar Sejarah Islam, Muslim Indonesia Memiliki Banyak Keturunan di Afrika

Video | Selasa, 28 April 2020 | 15:48 WIB

7 Kerajaan Islam di Indonesia

7 Kerajaan Islam di Indonesia

Your Say | Selasa, 21 April 2020 | 18:12 WIB

Terkini

4 Zodiak Paling Beruntung 30 Juli 2026, Peluang dan Rezeki Menanti di Akhir Bulan

4 Zodiak Paling Beruntung 30 Juli 2026, Peluang dan Rezeki Menanti di Akhir Bulan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:37 WIB

BRI Percepat Transformasi Demi Perkuat Fundamental dan Value Creation

BRI Percepat Transformasi Demi Perkuat Fundamental dan Value Creation

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:36 WIB

Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka

Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:33 WIB

BRI dan Danantara Perkuat Transformasi untuk Pertumbuhan Perekonomian Rakyat yang Berkelanjutan

BRI dan Danantara Perkuat Transformasi untuk Pertumbuhan Perekonomian Rakyat yang Berkelanjutan

Lampung | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:32 WIB

Indosat Perkuat Jatim, 14 Juta Pelanggan dan Trafik Data Naik 9,6 Persen

Indosat Perkuat Jatim, 14 Juta Pelanggan dan Trafik Data Naik 9,6 Persen

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:30 WIB

BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat

BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat

Kaltim | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:27 WIB

5 Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Utamakan Kandungan Anti Aging

5 Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Utamakan Kandungan Anti Aging

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:25 WIB

Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite

Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite

Kalbar | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:24 WIB

Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik

Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:23 WIB

BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI

BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:20 WIB

×