Bupati Konawe Ungkap Rayuan Menteri Luhut soal 500 TKA China Masuk RI

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Jum'at, 01 Mei 2020 | 21:06 WIB
Bupati Konawe Ungkap Rayuan Menteri Luhut soal 500 TKA China Masuk RI
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengungkap ucapan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, terkait kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China.

Untuk diketahui, 500 TKA asal China itu rencananya akan dipekerjakan di PT Virtue Dragon Nickel Industrial Park di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara yang tak lain wilayah kekuasan Kery.

Dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Jumat (1/5/2020), Kery mengatakan sebenarnya pihaknya telah menolak kedatangan TKA China tersebut.

Mengingat saat ini negara tengah fokus menekan penyebaran corona dan memutuskan untuk mengunci wilayah dari kedatangan asing.

Ia mengaku tidak pernah menerima surat resmi mengenai kedatangan TKA China di Sulawesi Tenggara.

Pernyataan terebut, disampaikan Kery dalam video unggahan kanal YouTube Talk Show Tv One belum lama ini.

"Saya tidak pernah menerima pemberitahuan resmi. Saya cuma tahu dari pemberitaan saja dari wartawan. Mudah-mudahan kita sepakat menolak. Tapi jangan ada lagi TKA yang sembunyi-sembunyi masuk. Karena ini yang kita khawatirkan," ucapnya.

Sementara saat ditanya mengenai akses masuk TKA China, Kery merasa kecolongan karena mereka lewat jalur laut yang minim pengawasan.

"Biasanya kecolongan kita itu di laut. Tapi ini kan di laut, siapa yang mau mantau," sambungnya.

baca juga

Tak cukup sampai di situ, Kery kemudian menyinggung janji yang diucapkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) kepadanya.

Ia menyebutkan, LBP pernah menjajikan bantuan terkait kedatangan TKA China. Namun, Kery mengaku hingga kini kompensasi yang dijanjikan belum juga dipenuhi.

"Menko Maritim (Luhut) katakan, 'sudah Ker, apa yang kau minta kami siapkan' tapi sampai sekarang kenyataannya juga belum ada, bagaimana kita ini?" kesal Kery.

Lebih lanjut, Kery menyayangkan sikap perusahaan yang mempekerjakan TKA China karena enggan memberikan bantuan kepada warga di Bupati Konawe.

Ia menyebut bukan bantuan yang didapatkan melainkan justru banyak pekerja yang dirumahkan sehingga menambah PR pemerintah setempat.

Kery mengaku bahkan dirinya sampai menyurai pemerintah China untuk mendapat tapi tidak mendapat balasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Dibilang Nyerah soal TKA China, Fadli Zon: Bukan Nyerah Tapi Takluk

RI Dibilang Nyerah soal TKA China, Fadli Zon: Bukan Nyerah Tapi Takluk

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 15:24 WIB

Kemenaker Tak Bisa Menolak TKA, Aturan-aturan ini Alasannya

Kemenaker Tak Bisa Menolak TKA, Aturan-aturan ini Alasannya

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 11:23 WIB

Senin Besok Said Didu Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut

Senin Besok Said Didu Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut

News | Kamis, 30 April 2020 | 22:22 WIB

Menko Luhut Binsar Panjaitan Resmi Laporkan Said Didu ke Bareskrim Polri

Menko Luhut Binsar Panjaitan Resmi Laporkan Said Didu ke Bareskrim Polri

News | Kamis, 30 April 2020 | 21:53 WIB

Kasus Said Didu dan LBP Diungkit, Tagar #CidukSaidDidu Bergema

Kasus Said Didu dan LBP Diungkit, Tagar #CidukSaidDidu Bergema

News | Kamis, 30 April 2020 | 21:57 WIB

Terkini

Swiss Ingin Penerbangan Langsung dari Jakarta, Sebut Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan

Swiss Ingin Penerbangan Langsung dari Jakarta, Sebut Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:35 WIB

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:35 WIB

Ganjil Genap Jakarta Diusulkan Berlaku Penuh Seharian, Mobil Listrik Wajib Patuh

Ganjil Genap Jakarta Diusulkan Berlaku Penuh Seharian, Mobil Listrik Wajib Patuh

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:34 WIB

Geger di DPRD DIY, Foto Gibran Diturunkan, Forum Kebangsaan Desak Pemakzulan

Geger di DPRD DIY, Foto Gibran Diturunkan, Forum Kebangsaan Desak Pemakzulan

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 15:33 WIB

Jokowi Hadir di Sidang Pembuktian Ijazah! Polisi Pasang Pengamanan Lapis 3, Pengunjung Dibatasi 80

Jokowi Hadir di Sidang Pembuktian Ijazah! Polisi Pasang Pengamanan Lapis 3, Pengunjung Dibatasi 80

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:30 WIB

Witch on the Holy Night Dapat Adaptasi Manga, Mulai Serialisasi 11 November

Witch on the Holy Night Dapat Adaptasi Manga, Mulai Serialisasi 11 November

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:30 WIB

Menjaga Nalar dan Integritas Anak di Tengah Polemik Ijazah

Menjaga Nalar dan Integritas Anak di Tengah Polemik Ijazah

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:28 WIB

Ini Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Bebas SLS dan Alkohol

Ini Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Bebas SLS dan Alkohol

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:25 WIB

Peneliti Temukan Material Mirip Plastik pada Sarang Lebah yang Mudah Terurai

Peneliti Temukan Material Mirip Plastik pada Sarang Lebah yang Mudah Terurai

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:21 WIB

Drama Penyadapan di Istana: Elite Sibuk Berperang, Rakyat Tetap Jadi Korban

Drama Penyadapan di Istana: Elite Sibuk Berperang, Rakyat Tetap Jadi Korban

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:20 WIB

×