Hujan Meteor Bakal Nampak di Langit Lampung? Ini Kata Ahli Astronomi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 04 Mei 2020 | 06:53 WIB
Hujan Meteor Bakal Nampak di Langit Lampung? Ini Kata Ahli Astronomi
Ilustrasi hujan meteor (Shutterstock).

Suara.com - Hujan meteor yang berasal dari arah Rasi Aquarius yang diperkirakan puncaknya terjadi pada tanggal 4, 5, dan 6 Mei 2020, sekitar pukul 03.00 dini hari di langit sebelah timur akan bisa dilihat oleh warga Lampung.

Fenomena astronomi berupa hujan meteor tersebut diperkirakan bisa mencapai 34 buah meteor per jamnya.

Dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAK) Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Robiatul Muztaba, atau akrab disapa Aji menjelaskan, saat ini memang sedang masuk dalam rentang waktu fenomena hujan meteor yaitu tanggal 19 April - 28 Mei mendatang.

Sebelumnya, Aji juga menanggapi sebuah fenomena astronomi berupa adanya benda langit yang terekam oleh salah satu warga Lampung Selatan, menyerupai meteor dengan cahaya dan ekor yang panjang melintas dan banyak diperbincangkan warganet.

“Jadi video yang beredar itu bisa saja jadi salah satu pecahan dari meteor itu. Meteor yang bergesekan dengan atmosfer bumi akan menghasilkan proses pembakaran, kalau dilihat dari videonya intensitas pembakarannya cukup besar dan masuk dalam kelompok atau jenis Fireball,” ujar Aji ditulis Senin (4/5/2020).

Dari pengamatan video, Aji menyebut meteor jenis Fireball tersebut habis di atmosfer atau terjadi ledakan dengan intensitas yang kecil. Peristiwa tersebut dalam ilmu astronomi yang biasa disebut Bollide.

“Kalau saja masih ada sisa meteor yang menembus atmosfer hingga ke permukaan bumi, objek itu di sebut juga sebagai meteorit, tapi sepertinya kalau dilihat dari video tersebut meteor habis terbakar di atmosfer bumi,” jelas Aji.

Aji menyampaikan, bahwa fenomena yang terekam salah satu warga tersebut hanyalah peristiwa astronomi biasa. Setiap tahun pasti ada, sehingga masyarakat diminta tetap tenang, dan tidak memunculkan isu-isu yang mengkhawatirkan masyarakat luas.

“Masyakarat jangan khawatir, kondisi langit yang bagus seperti di wilayah Lampung yang masih minim polusi cahaya, membuat masyarakat bisa menikmati dan mengamati bersama fenomena hujan meteor ini di tanggal 4, 5, dan 6 di saat waktu sahur,” ujar Aji.

Berita ini sebelumnya dimuat Saibumi.com jaringan Suara.com dengan judul "Langit Lampung Bakal Dipenuhi Hujan Meteor, Ini Penjelasan Dosen Astronomi ITERA"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akali Larangan Mudik, Imin Naik Mobil Barang ke Lampung, Tarif Rp 900 Ribu

Akali Larangan Mudik, Imin Naik Mobil Barang ke Lampung, Tarif Rp 900 Ribu

Banten | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:33 WIB

Diduga Depresi Saat Corona, Ibu dan Anak Nekat Berjemur Berjam-jam di Jalan

Diduga Depresi Saat Corona, Ibu dan Anak Nekat Berjemur Berjam-jam di Jalan

News | Kamis, 30 April 2020 | 09:05 WIB

Belum Usai Diterjang Corona, 200 Rumah di Tenggamus Terendam Banjir

Belum Usai Diterjang Corona, 200 Rumah di Tenggamus Terendam Banjir

News | Senin, 20 April 2020 | 06:31 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB