Perjalanan Pesawat Ketika COVID-19 Berakhir, Pemeriksaan Makin Diperketat

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 04 Mei 2020 | 11:55 WIB
Perjalanan Pesawat Ketika COVID-19 Berakhir, Pemeriksaan Makin Diperketat
Seragam Pramugari Modis di Dunia, foto sebagai ilsutrasi (Instagram.com/@garuda.indonesia)

Suara.com - Masih terlalu dini untuk memutuskan kapan perjalanan internasional akan dimulai kembali setelah wabah virus corona. Argentina, misalnya, memperpanjang larangan terbang hingga September.

Namun, bagaimana kondisi perjalanan ke luar negeri ketika wabah COVID-19 berakhir? Inilah beberapa gambaran yang dilansir dari BBC News.

Mulai dari bandara, akan ada banyak aturan yang ketat mengenai pemeriksaan kondisi kesehatan penumpang. Mulai dari masuk ke bandara hingga masuk ke dalam pesawat.

Sebagai contoh bandara di London, telah memperkenalkan aturan jarak satu hingga  dua meter dan hand sanitiser yang tersedia di seluruh bandara.

Di Amerika Serikat, Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) mengatakan wisatawan harus mencuci tangan selama 20 detik sebelum dan sesudah proses pemeriksaan keamanan di bandara.

Di Bandara Internasional Hong Kong, sedang diuji sebuah perangkat disinfektan seluruh tubuh. Bandara ini mengatakan, dapat membersihkan penumpang hanya dalam waktu 40 detik, menggunakan semprotan yang membunuh bakteri dan virus pada kulit dan pakaian.

James Thornton, kepala eksekutif kelompok perjalanan Intrepid, mengatakan proses pemeriksaan di bandara kemungkinan akan memakan waktu lebih lama karena lebih ketat.

Di Dalam Pesawat

Jika biasanya dalam perjalanan menggunakan pesawat terbang penumpang akan bertemu dengan pramugari dengan paras cantik. Namun ketika selesai wabah COVID-19 ini, paras itu terhalang oleh masker. Begitu juga dengan para penumpang yang diwajibkan mengenakannya.

baca juga

Sebagian besar maskapai penerbangan akan meningkatkan prosedur pembersihan pada semua sisi di pesawat. Termasuk pada meja, kursi penumpang, sandaran kursi, dan sabuk pengaman yang akan disemprot cairan disinfektan.

Sebagai contoh Korean Air, maskapai tersebut kabarnya berencana memfasilitasi awak kabin menggunakan alat pelindung diri (APD), sarung tangan dan masker mata.

Seorang pilot maskapai penerbangan Tui Airways, mengatakan bahwa menyebar penumpang (tidak boleh berdekatan) di pesawat merupakan hal yang masuk akal, sehubungan dengan pedoman jaga jarak yang ada, namun hal tersebut bisa membuatnya jadi 'sangat mahal' dari segi biaya.

"Mengosongkan sepertiga kursi berarti maskapai terbang dalam kondisi rugi. Tetapi Saya percaya kita akan melihat kembali penerbangan ke destinasi-destinasi menjelang akhir musim (COVID-19)," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Sawit Bakal Merugi 3 Bulan ke Depan Akibat Corona, Buruh Jadi Korban

Bisnis Sawit Bakal Merugi 3 Bulan ke Depan Akibat Corona, Buruh Jadi Korban

News | Senin, 04 Mei 2020 | 08:17 WIB

Kisah 4 Orang di 3 Benua Meninggal di Hari yang Sama Akibat Corona

Kisah 4 Orang di 3 Benua Meninggal di Hari yang Sama Akibat Corona

News | Senin, 04 Mei 2020 | 08:01 WIB

Harga Ayam Anjok Akibat Corona, Peternak Minta Pemerintah Tanggung Jawab

Harga Ayam Anjok Akibat Corona, Peternak Minta Pemerintah Tanggung Jawab

News | Senin, 04 Mei 2020 | 07:42 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB