CEK FAKTA: Benarkah Kiai di Banten Dipaksa Rezim Disuntik Ketahanan Virus?

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Senin, 04 Mei 2020 | 15:17 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Kiai di Banten Dipaksa Rezim Disuntik Ketahanan Virus?
Konten hoax mengenai seorang kyai yang menolak disuntik di Banten. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar video melalui pesan berantai di aplikasi obrolan WhatsApp tentang seorang kyai di Banten yang menolak untuk disuntik dengan dalih ketahanan tubuh dari virus.

Video tersebut disertai dengan sebuah pesan pendek dengan narasi sebagai berikut:

Cepat atau lambat program rezim utk pengetesan covid-19 ke para kyai sudah di lakukan...rezim memaksa para kyai utk di suntik dgn dalih utk ketahanan tubuh dari virus..kyai di banten ini tegas menolak!!..

Dalam video tersebut terlihat seorang lelaki berpakaian gamis putih tengah berdepat dengan seseorang yang diduga petugas.

Konten hoax mengenai seorang kyai yang menolak disuntik di Banten. (Turnbackhoax.id)
Konten hoax mengenai seorang kyai yang menolak disuntik di Banten. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah video tersebut merupakan seorang kyai yang menolak disuntik untuk ketahanan tubuh?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, video tersebut bukan terjadi di Banten, melainkan di Nusa Tenggara Barat.

Pria bergamisputih tersebut merupakan pasien positif covid-19 di NTB yang tengah diupayakan petugas untuk diisoasi usai melakukan salat tarawih di masjid.

Dari laporan Suara.com, video tersebut merupakan sebuah rekaman pasien positif Covid-19 yang merupakan eks jamaah Tabligh Gowa, Sulawesi Selatan, beredar di media sosial. Dia bersikeras tinggal di rumah dan ogah dibawa ke rumah sakit untuk diisolasi.

baca juga

Belakangan diketahui berinisial S (57), laki-laki ini merupakan pasien positif Covid-19 nomor 229. Dia berasal dari Kelurahan Cakranegara Barat, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

S diketahui pernah mengikuti Ijtima Ulama Sedunia di Gowa beberapa pekan yang lalu. Dalam video berdurasi 60 detik tersebut, S berdebat alot dengan beberapa tim Satgas Covid-19 dan petugas lain.

Melansir dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Kamis (30/4/2020), petugas mengenakan alat pelindung diri (APD). Perdebatan terjadi saat petugas membujuk S untuk diisolasi.

Sontak, S yang berpakaian jubah dan berpeci putih tampak berdiri di sebuah gerbang dan menjelaskan sesuatu kepada petugas, bahwa dirinya dalam keadaan sehat.

“Ini tidak ada tanda-tanda orang sakit Pak, tidak bisa kayak gini, ini dirusak nama Islam kalau begini,” ketus S membantah tim Satgas Covid-19 yang terekam dalam video.

Alumni Tabligh Gowa marah-marah saat hendak dibawa petugas.[Instagram/@instalombok_]
Alumni Tabligh Gowa marah-marah saat hendak dibawa petugas.[Instagram/@instalombok_]

Camat Cakranegara, Erwan pun membenarkan peristiwa yang terjadi pada Rabu 29 April 2020 tersebut. S, kata Erwan, awalnya dinyatakan positif Covid-19 sesuai informasi dari Pemprov NTB pada Rabu.

Namun, setelah pemeriksaan swab, S tidak melapor kepada kaling atapun lurah, sehingga tidak ada yang mengetahui bahwa S positif corona dan harus diisolasi.

Petugas kemudian datang ke rumah S, tapi pasien ini tidak berada di kediamannya. S diketahui berada di masjid Lingkungan Karang Kemong sedang melaksanakan shalat tarawih.

Erwan sempat bersitegang dengan S karena pasien ini enggan menuruti perintah dari tim Covid-19. S merasa dirinya tidak terpapar virus corona.

“Sempat bersitegang dengan kami karena dia menganggap sehat tidak ada gejala,” kata Erwan saat dikonfirmasi Terkini.id, Kamis (30/4/2020).

Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya S melunak dan mengikuti arahan dari Satgas Covid-19 untuk diIsolasi di RSUD Mataram.

Kesimpulan

Konten yang beredar di WhatApp mengenai video yang diklaim sebagai pemaksn rezim kepada seorang kyai agar disuntik dengan dalih ketahanan tubuh dari virus adalah hoax. Informasi tersebut masuk dalam karegori false content atau konten yang salah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Mobil Hanyut karena Banjir Bandang di Cilegon Banten Hari Ini

2 Mobil Hanyut karena Banjir Bandang di Cilegon Banten Hari Ini

Banten | Senin, 04 Mei 2020 | 14:46 WIB

Pintu Tol Cilegon Barat Ditutup karena Diterjang Banjir Parah

Pintu Tol Cilegon Barat Ditutup karena Diterjang Banjir Parah

Banten | Senin, 04 Mei 2020 | 13:44 WIB

Banjir Hebat Landa Cilegon, Banten

Banjir Hebat Landa Cilegon, Banten

Banten | Senin, 04 Mei 2020 | 13:39 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Terjadi Penangkapan Maling Berkepala Anjing di Klaten?

CEK FAKTA: Benarkah Terjadi Penangkapan Maling Berkepala Anjing di Klaten?

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 18:41 WIB

CEK FAKTA: Benarkah TKA Asal China Datang ke Indonesia Bawa Amunisi?

CEK FAKTA: Benarkah TKA Asal China Datang ke Indonesia Bawa Amunisi?

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:11 WIB

Terkini

8 Cara Mengunci Kelembapan Ekstra pada Kulit Lansia tanpa Memicu Gatal

8 Cara Mengunci Kelembapan Ekstra pada Kulit Lansia tanpa Memicu Gatal

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 11:09 WIB

Komandan Elite Houthi Tewas dalam Serangan Udara, Selat Bab el-Mandeb Jadi Medan Panas

Komandan Elite Houthi Tewas dalam Serangan Udara, Selat Bab el-Mandeb Jadi Medan Panas

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:07 WIB

KAI Commuter Tambah Empat Perjalanan Lintas Bogor Mulai Senin

KAI Commuter Tambah Empat Perjalanan Lintas Bogor Mulai Senin

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:56 WIB

Houthi Serang Arab Saudi, Selat Bab el-Mandeb Terancam, Pakar: Bahaya bagi Jalur Dagang Asia-Eropa

Houthi Serang Arab Saudi, Selat Bab el-Mandeb Terancam, Pakar: Bahaya bagi Jalur Dagang Asia-Eropa

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 10:56 WIB

Punya Usaha Kuliner? Begini Cara Daftar GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood

Punya Usaha Kuliner? Begini Cara Daftar GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 10:53 WIB

Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho

Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:50 WIB

Tiffany Young Bikin Haru di Konser Jakarta, Nyanyi Lagu SNSD hingga Rayakan 10 Tahun Karier Solo

Tiffany Young Bikin Haru di Konser Jakarta, Nyanyi Lagu SNSD hingga Rayakan 10 Tahun Karier Solo

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 10:49 WIB

3 Day Cream Niacinamide Lokal Murah di Bawah 50 Ribu, Bikin Wajah Cerah Sesuai Review

3 Day Cream Niacinamide Lokal Murah di Bawah 50 Ribu, Bikin Wajah Cerah Sesuai Review

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 10:45 WIB

Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:42 WIB

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Minggu, 20 September 2026 | 10:26 WIB

×