Uni Eropa dan Pemimpin Dunia Siapkan Rp 120 Triliun Basmi COVID-19

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 05 Mei 2020 | 10:20 WIB
Uni Eropa dan Pemimpin Dunia Siapkan Rp 120 Triliun Basmi COVID-19
Markas besar Uni Eropa. [Shutterstock]

Suara.com - Para pemimpin dan organisasi dunia bergabung dalam sebuah kerja sama penggalangan dana yang ditujukan membasmi virus corona yang sudah merenggut ribuan nyawa di dunia.

Dilansir dari Reuters, para pemimpin dan organisasi dunia berkumpul secara virtual pada Senin (04/05), menjanjikan dana sekitar 8 miliar dolar AS atau sekitar Rp 120 triliun untuk membasmi pandemi COVID-19.

Dana besar tersebut ditujukan untuk meneliti, memproduksi, dan mendistribusikan vaksin dan perawatan pasien COVID-19. Tetapi dalam kesempatan ini, Amerika Serikat tidak ikut ambil bagian.

Uni Eropa dan negara-negara non-UE seperti Inggris, Norwegia dan Arab Saudi bertindak sebagai penyelenggara dari kerjasama tersebut. Para pemimpin dari Jepang, Kanada, Afrika Selatan, dan puluhan negara lain juga ikut bergabung.

China sebagai negara yang diyakini asal virus corona, hanya diwakili oleh duta besarnya untuk Uni Eropa.

Kerjasama penggalangan dana ini bukan hanya antar negara atau organisasi dunia, namun juga melibatkan Bank Dunia, Bill and Melinda Gates Foundation dan orang-orang kaya di dunia. Termasuk penyanyi pop Madonna, yang menjanjikan dana 1 juta euro.

"Dalam waktu singkat, kami telah mengumpulkan dana sekitar 8 miliar dolar (Rp 120 triliun) untuk vaksin, diagnostik dan pengobatan COVID-19," ujar ketua Komisi Eropa, Ursula von der Leyen dikutip dari Reuters.

"Ini merupakan langkah awal untuk memulai kerjasama global yang belum pernah terjadi sebelumnya," tambahnya.

Diplomat Uni Eropa tersebut mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak ambil bagian dalam kerjasama ini. Seorang pejabat senior AS menolak untuk mengatakan secara spesifik mengapa Amerika Serikat tidak ikut berpartisipasi.

baca juga

"Kami mendukung upaya jaminan yang dilakukan oleh Uni Eropa ini. Ini merpakan salah satu dari sekian banyak upaya yang sedang dilakukan dan Amerika Serikat berada di garis terdepan," kata pejabat kepada Reuters.

Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg mengatakan ia menyesalkan keputusan Amerika tidak ikut dalam kerjasama tersebut.

"Sangat disayangkan Amerika Serikat tidak ambil bagian," ujarnya.

Solberg mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara, menjanjikan akan menyumbangkan 1 miliar dolar guna mendukung distribusi vaksin yang dikembangkan untuk melawan COVID-19.

Inggris juga akan mengadakan KTT donor secara online pada 4 Juni 2020 untuk GAVI, Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Korea Selatan Siap Buka Kembali Sekolah Minggu Depan

Kabar Baik, Korea Selatan Siap Buka Kembali Sekolah Minggu Depan

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 05:36 WIB

Puluhan Jenazah dengan Bau Menyengat Ditemukan di Truk Mayat di New York

Puluhan Jenazah dengan Bau Menyengat Ditemukan di Truk Mayat di New York

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 04:47 WIB

Menilik Bisnis Peti Jenazah Khusus Covid-19 di Bogor

Menilik Bisnis Peti Jenazah Khusus Covid-19 di Bogor

Jabar | Selasa, 05 Mei 2020 | 05:05 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB