Bikin Deg-degan, Dokter Hamil 8 Bulan Masih Layani Pasien Corona

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 07 Mei 2020 | 16:03 WIB
Bikin Deg-degan, Dokter Hamil 8 Bulan Masih Layani Pasien Corona
Ilustrasi dokter memakai APD. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Hamil 8 bulan tak membuat seorang dokter bedah di RS rujukan Covid-19 RSU Islam Harapan Anda, Kota Tegal, Jawa Tengah berhenti melayani pasien virus corona. Ia masih terus bertugas meski prediksi kelahiran buah hatinya semakin mendekat demi merawat pasien corona.

Dokter bedah itu ialah dr. Luna Fitria Kusuma yang sedang hamil anak keduanya. Luna berbagi kisah saat ia melayani pasien corona di RS dalam acara Mata Najwa bertajuk 'Cerita Pahlawan Kesehatan' yang tayang di TransTV pada Rabu (7/5/2020) malam.

Luna membagikan pengalamannya dalam memproteksi diri agar tak terinfeksi virus corona saat sedang melayani pasien corona.

"Tentunya menggunakan APD. Kalau APD ada tiga level, itu akan selalu dipakai. Hanya saja level APD-nya disesuaikan dengan apa yang dihadapi saat di rumah sakit," kata Luna seperti dikutip Suara.com, Kamis (7/5/2020).

Dokter bedah hamil 8 bulan masih layani pasien corona (Youtube/matanajwa)
Dokter bedah hamil 8 bulan masih layani pasien corona (Youtube/matanajwa)

Tak hanya APD, ia juga membuat protokol tambahan untuk memastikan dirinya benar-benar bersih sebelum pulang ke rumah dan bertemu sang anak yang baru berusia 3 tahun.

Hingga usia kehamilannya yang memasuki bulan ke-8, sang suami yang berprofesi sebagai dokter spesialis kandungan itu terus memberikan dukungan dan mengizinkannya untuk praktik di RS.

"Sejauh ini masih mengizinkan, tapi mungkin ANC (pemeriksaan kehamilan) selanjutnya mau dilihat lagi bagaimana," ungkapnya.

Dokter bedah hamil 8 bulan masih layani pasien corona (Youtube/matanajwa)
Dokter bedah hamil 8 bulan masih layani pasien corona (Youtube/matanajwa)

Luna juga membagikan video saat dirinya sedang mengenakan APD yang berlapis-lapis. Video tersebut membuat pembawa acara Najwa Shihab merasa deg-degan.

"Dok, mengenakan APD-nya saja harus dibantu. Kemudian lihat dokter dengan perut besar harus menggunakan APD. Saya melihatnya deg-degan, dok," ujar Najwa.

Mendengar respons Najwa, Luna langsung tertawa. Menurutnya, APD merupakan bagian dari support system yang wajib digunakan.

"Nggak apa-apa, Mba Nana. Itu sudah support system yang harus dipakai supaya lebih optimal dalam mengerjakan semuanya," ungkap Luna.

Najwa tak sanggup membayangkan rasanya saat harus mengenakan APD yang berlapis-lapis. Terlebih Luna dalam kondisi sedang hamil besar.

"Memang dibandingkan praktkk ketika sebelum ada pandemi lebih mudah berkeringat. Tapi saya yakin tenaga kesehatan lain juga merasakan hal yang sama. Memang itu hal yang harus dilakukan," jawab Luna.

"Dokter Luna bicaranya ringan, santai, dan tersenyum bikin kita jadi tenang. Walaupun saya tetap deg-degan," ungkap Najwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalih Biar Irit Tagihan saat Corona, Pemprov DKI Matikan Lampu Jalan

Dalih Biar Irit Tagihan saat Corona, Pemprov DKI Matikan Lampu Jalan

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 15:44 WIB

Pelatihan untuk Korban PHK Karena Corona

Pelatihan untuk Korban PHK Karena Corona

Foto | Kamis, 07 Mei 2020 | 15:13 WIB

Kasus Virus Corona Turun, Jerman Buka Kembali Toko dan Sekolah

Kasus Virus Corona Turun, Jerman Buka Kembali Toko dan Sekolah

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 15:30 WIB

Ratusan Polisi India Dinyatakan Positif Corona, 4 Orang Meninggal

Ratusan Polisi India Dinyatakan Positif Corona, 4 Orang Meninggal

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 15:01 WIB

Bansos Tahap 2 Tetap Sembako, Pemprov DKI: BLT Tidak Segampang Itu

Bansos Tahap 2 Tetap Sembako, Pemprov DKI: BLT Tidak Segampang Itu

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 14:28 WIB

Terkini

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:37 WIB

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:18 WIB

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:17 WIB

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:02 WIB

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:13 WIB